Lima Tewas Akibat Badai Salju di Jepang

Ririn Indriani

Senin, 25 Januari 2016 | 08:35 WIB
Lima Tewas Akibat Badai Salju di Jepang
Ilustrasi salju di Shirakawago, Jepang. (Shutterstock)

Suara.com - Lima orang tewas dan sejumlah orang lagi cedera, saat banyak wilayah Jepang Barat dan Tengah pada Minggu (24/1/2016) mengalami turunnya salju paling lebat di beberapa kota besar dan kecil.

Salju tersebut mengakibatkan gangguan besar pada jaringan transportasi; ratusan penerbangan dibatalkan dan layanan "kereta peluru" dihentikan. Keadaan diperkirakan bertambah parah sepanjang Senin (25/1/2016).

Pemerintah lokal menyatakan seorang perempuan meninggal setelah jatuh dari atap rumahnya saat ia berusaha membersihkan salju, demikian laporan Xinhua.

Di Prefektur Tochigi, seorang lelaki tewas dalam kecelakaan lalu-lintas yang berkaitan dengan cuaca. Di Prefektur Nigata, dua orang menemui ajal setelah jatuh ke dalam saluran irigasi sesudah kegiatan pembersihan salju dan seorang lelaki ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di bawah timbunan salju.

Media setempat melaporkan di seluruh negeri tersebut, lebih dari 100 orang telah cedera akibat kondisi cuaca ekstrem, sebagian cedera setelah tabrakan mobil berantai di satu jalan di Prefektur Fukuoka.

Enam remaja diselamatkan dari Gunung Kusembu, yang memiliki ketinggian 850 meter dan membentang di Prefektur Fukuoka dan Saga; mereka terjebak akibat cuaca ekstrem dan harus diselamatkan oleh petugas pemadam dari dekat puncak gunung itu.

Lembaga Meteorologi Jepang (JMA) menyatakan salju sejauh ini turun di Prefektur Nagasaki dan Kashogima di bagian barat-daya negeri tersebut, dan temperatur di Ibu Kota Prefektur Okinawa, Naha, turun di bawah sembilan derajat Celsius dibandingkan dengan temperatur rata-rata Januari, 16 derajat Celsius.

Sementara itu, di Kunigami, yang juga adalah Prefektur paling selatan di Jepang, temperatur di wilayah sub-tropies tersebut merosot sampai 3,9 derajat Celsius, hingga pukul 20.00 Ahad, kata Badan Meteorologi Jepang.

Nagasaki, menurut JMA, menerima salju paling banyak dalam sejarah --17 centimeter, sedangkan Kagoshima menghadapi salju setebal 10 centimeter dan Prefektur Saga tujuh centimeter, kata lembaga cuaca itu.

Namun salju paling tebal turun di Jepang Barat, dan media lokal sebelumnya melaporkan Kota Kecil Kitahiroshima di Hiroshima menerima salju setebal 74 centimeter dalam waktu cuma 24 jam.

Kota Pantai Suzu di Prefektur Ishikawa, menyaksikan salju setebal 35 centimeter dalam waktu yang sama.

JMA menyatakan cuaca sangat dingin diperkirakan berlanjut di bagian tengah dan barat Jepang sampai Senin, dan salju setebal 70 centimeter diperkirakan turun di Hokuriku, bagian barat-laut Honshu, serta 60 centimeter di Tohoku, dan 50 centimeter di Kanto-Koshin, termasuk Prefektur Tokyo, Yamanashi serta Nagano.

Badan prakiraan cuaca tersebut mengeluarkan peringatan mengenai gangguan lebih lanjut pada jaringan transportasi setelah bandar udara regional membatalkan ratusan penerbangan sementara layanan kereta sangat terganggu. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Badai Salju Monster Tewaskan 12 Orang di AS

Badai Salju Monster Tewaskan 12 Orang di AS

News | Minggu, 24 Januari 2016 | 08:30 WIB

Terkini

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 06:00 WIB

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

MK Hapus Presidential Threshold, Surya Paloh Dengar Wacana Syarat Baru: Minimal Dukungan 2 Fraksi

MK Hapus Presidential Threshold, Surya Paloh Dengar Wacana Syarat Baru: Minimal Dukungan 2 Fraksi

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

×