Badai Salju Monster Tewaskan 12 Orang di AS

Ririn Indriani | Suara.com

Minggu, 24 Januari 2016 | 08:30 WIB
Badai Salju Monster Tewaskan 12 Orang di AS
Hujan salju lebat melanda sejumlah negara bagian di AS. (Reuters)

Suara.com - Badai salju telah melumpuhkan bagian timur Amerika Serikat (AS), sehingga memaksa makin banyak kota besar ditutup pada Sabtu (23/1/2016) dan menewaskan 12 orang selain membuat ribuan orang terjebak di jalan serta bandar udara.

Menurut dinas prakiraan cuaca lokal, Badai Musim Dingin Jonas bergerak ke arah Northeast pada Sabtu, dengan badai salju atau kondisi yang mendekati badai salju terus menyerang wilayah itu. Banjir yang tak pernah terjadi sebelumnya di pantai dan angin kencang dengan kecepatan lebih dari 112 kilometer per jam diramalkan menerpa sebagian daerah pantai.

Peringatan mengenai badai salju masih diberlakukan pada Sabtu buat sebanyak 38 juta orang di Virginia Utara, Washington DC, Baltimore, Philadelphia dan New York City.

Sejauh ini, gubernur 11 negara bagian AS telah mengumumkan keadaan darurat sementara salju tebal, angin dengan kekuatan topan dan banjir pantai tak memperlihatkan tanda akan reda.

Di Washington DC, topan telah membuat salju bertumpuk setebal 13 inci, atau 33 centimeter, kata Wali Kota Distict of Columbia Murial Bowser dalam satu taklimat di Washington.

Salju setebal 10 inci (25,4 centimeter) lagi diperkirakan turun selain angin kencang dalam beberapa jam, kata Bowser.

Sejauh ini, tak ada laporan mengenai korban jiwa di Washington DC, kata polisi setempat, sebagaimana diberitakan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Ahad pagi. Namun, di negara bagian yang ebrada di jalur topan, sedikitnya 12 orang tewas akibat cuaca ekstrem, kebanyakan karena kecelakaan lalu lintas.

Topan tersebut terus bergerak melewati Washington DC dan Maryland serta Delaware, lalu bergerak menuju New York, Connecticut, Rhode Island serta Massachusetts Tenggara sampai Sabtu malam waktu setempat, kata Lembaga Meteorologi Nasional AS.

Tak lama setelah tengah hari pada Sabtu, Gubernur New York Andrew Cuomo mengumumkan larangan bepergian di New York City. Menurut larangan itu, semua kendaraan yang bukan kendaraan darurat tak boleh berada di jalan setelah pukul 14.39 Easter Time.

Wali Kota New York Bill de Blasio mengatakan dalam satu taklimat bahwa polisi akan menerapkan larangan tersebut. Ia juga mendesak Broadway Theater dan restoran segera tutup.

"Tiba waktunya untuk menutup kegiatan dan memberi pegawai mereka hak untuk pulang secepatnya," kata De Blasio.

De Blasio, yang menyebut topan itu "salah satu badai salju terburuk dalam sejarah New York City", mengatakan topan tersebut, yang diperkirakan takkan berhenti sampai Ahad, dapat membuat salju bertumpuk sampai 30 inci (76 centimeter) di kota itu.

Ia juga membuka kemungkinan penutupan layanan kereta bawah tanah, dan mengatakan kemungkinan penutupan tersebut "tak terbayangkan". Namun, De Blasio mengatakan tampaknya penutupan tak dilakukan pada saat ini.

Di Washington DC, sistem metro di kota itu ditutup mulai Jumat sampai Minggu.

Di seluruh East Coast AS, ribuan pengendara motor terjebak di jalanan licin pada Jumat larut malam dan Sabtu. Saat topan terus berkecamuk, lebih dari 85 juta orang di sedikitnya 20 negara bagian terpengaruh. (Antara/Xinhua-OANA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Amukan Badai Salju

Amukan Badai Salju

Foto | Selasa, 27 Januari 2015 | 20:48 WIB

Badai Salju Landa AS, Aktivitas Warga Lumpuh Total

Badai Salju Landa AS, Aktivitas Warga Lumpuh Total

News | Selasa, 27 Januari 2015 | 20:36 WIB

Terkini

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:05 WIB

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 19:21 WIB

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:40 WIB

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:21 WIB

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:33 WIB

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:25 WIB

Momentum Hardiknas, BEM SI Gelar Demo di Patung Kuda Kritisi Soal Pendidikan

Momentum Hardiknas, BEM SI Gelar Demo di Patung Kuda Kritisi Soal Pendidikan

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 16:34 WIB

Soal Video Amien Rais yang Singgung Teddy Hilang di YouTube, Ketum Partai Ummat: Tanya Pemerintah

Soal Video Amien Rais yang Singgung Teddy Hilang di YouTube, Ketum Partai Ummat: Tanya Pemerintah

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 16:10 WIB

Amien Rais Santai Bakal Dipolisikan, Ketum Partai Ummat: Hukum Jangan Jadi Alat Pukul Politik!

Amien Rais Santai Bakal Dipolisikan, Ketum Partai Ummat: Hukum Jangan Jadi Alat Pukul Politik!

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 15:45 WIB

Kritik Penanganan Kasus Andrie Yunus, Megawati: Kok Masuknya ke Pengadilan Militer? Pusing Saya

Kritik Penanganan Kasus Andrie Yunus, Megawati: Kok Masuknya ke Pengadilan Militer? Pusing Saya

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 15:19 WIB