ISIS Ancam Balas Dendam di Malaysia

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Senin, 25 Januari 2016 | 16:31 WIB
ISIS Ancam Balas Dendam di Malaysia

Suara.com - Kelompok Radikal ISIS mengancam akan melakukan aksi balas dendam di Malaysia. Ancaman itu dikatakan lewat video oleh kelompok jaringan ISIS di Malaysia.

Dalam video itu, ada dua orang yang berbicara dengan bahasa melayu Malaysia. Dia menyebut kelompoknya bernama Katibah Nusantara. Kelompok ini jaringan ISIS Malaysia-Indonesia.

Judul video itu "Mesej Awam Kepada Malaysia" atau artinya Pesan Publik untuk Malaysia.

"Jika Anda menangkap kami, kami hanya akan meningkat jumlahnya. Tetapi jika Anda membiarkan kami, kita akan lebih dekat dengan tujuan kami untuk membawa kembali aturan Khalifah," begitu salah seorang mengenakan pakaian serba hitam bicara.

"Mereka yang menuduh kami sebagai Khawarij (pembangkang), Daesh (nama lain untuk IS) dan bahkan sebagai agen Mossad sebenarnya Syiah dan sekutunya. Kami tidak akan pernah tunduk kepada sistem demokrasi pemerintahan. Karena kami hanya akan mengikuti aturan Allah."

Di video itu, orang tersebut mengajak kelompok lain untuk bersatu melawan pemerintah yang mempunyai hukum di luar Allah. Salah satunya mereka mengajak kelompok Somalia Al-Shabaab.

BACA JUGA: 

Selfie Gaya Salat, 8 Remaja Ini Dinilai Lecehkan Islam

Video itu berdurasi lebih dari 1 menit.

Kepada The Star, Analis Terorisme Malaysia, Datuk Ayob Khan memandang ancaman itu serius. Bahkan mengancam negara.

"Ini lebih lanjut membuktikan bahwa IS, terutama kelompok Katibah, memandang negara kita sebagai sekuler. Dengan demikian membuat pemerintah dan rakyat sebagai target," kata dia kepada The Star.

The Star menyebut, otak pengeboman Sarinah Jakarta pekan lalu, Bahrun Naim adalah bagian dari 'pejuang' Katibah Malaysia di Indonesia. (The Star)

BERITA MENARIK LAINNYA: 

Polisi Beberkan Kenapa Teman Mirna Diperiksa Ulang

Netizen Minta Nikita Nikahi Dhani, Feby dan Franky Menikah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pakar Minta Indonesia Tolak Bantuan Asing untuk Berantas Teror

Pakar Minta Indonesia Tolak Bantuan Asing untuk Berantas Teror

News | Senin, 25 Januari 2016 | 14:11 WIB

Politisi PKS: Pesantren Ajarkan Cinta Tanah Air, Bukan Radikal

Politisi PKS: Pesantren Ajarkan Cinta Tanah Air, Bukan Radikal

News | Senin, 25 Januari 2016 | 13:51 WIB

Teror Bom Laos Tewaskan 2 Warga Cina

Teror Bom Laos Tewaskan 2 Warga Cina

News | Senin, 25 Januari 2016 | 10:36 WIB

Ridlwan Habib: Peta Baru Jaringan Teroris Indonesia, Hingga Dunia

Ridlwan Habib: Peta Baru Jaringan Teroris Indonesia, Hingga Dunia

wawancara | Senin, 25 Januari 2016 | 07:00 WIB

Dewan Pers: Pemberitaan Terorisme 5 Jam Pertama Kacau

Dewan Pers: Pemberitaan Terorisme 5 Jam Pertama Kacau

News | Minggu, 24 Januari 2016 | 14:50 WIB

Terkini

Nama Djaka Budi Utama Masuk Surat Dakwaan Kasus Bea Cukai, KPK Akan Telusuri Keterlibatannya?

Nama Djaka Budi Utama Masuk Surat Dakwaan Kasus Bea Cukai, KPK Akan Telusuri Keterlibatannya?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:29 WIB

Di Balik Ledakan Belanja Online, Mengapa Transisi Kemasan Ramah Lingkungan Masih Berliku?

Di Balik Ledakan Belanja Online, Mengapa Transisi Kemasan Ramah Lingkungan Masih Berliku?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:23 WIB

Gus Ipul Wanti-wanti Pengelola Sekolah Rakyat: Jangan Sampai Aset Negara Jadi Masalah

Gus Ipul Wanti-wanti Pengelola Sekolah Rakyat: Jangan Sampai Aset Negara Jadi Masalah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:14 WIB

Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda

Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:46 WIB

Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?

Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:39 WIB

Menaker: Sertifikasi Kompetensi Jadi Bukti Formal Penting Bagi Lulusan Magang

Menaker: Sertifikasi Kompetensi Jadi Bukti Formal Penting Bagi Lulusan Magang

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:26 WIB

6 Fakta di Balik Bebasnya Piche Kota Indonesian Idol dari Tahanan Kasus Dugaan Pemerkosaan

6 Fakta di Balik Bebasnya Piche Kota Indonesian Idol dari Tahanan Kasus Dugaan Pemerkosaan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:20 WIB

Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang

Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:15 WIB

Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor

Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:03 WIB

Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!

Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:43 WIB