Pakar Minta Indonesia Tolak Bantuan Asing untuk Berantas Teror

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Senin, 25 Januari 2016 | 14:11 WIB
Pakar Minta Indonesia Tolak Bantuan Asing untuk Berantas Teror
Jenazah korban bom Sarinah untuk dibawa ke ruang instalasi forensik di RS Bhayangkara Polri, Jakarta, Jumat (15/1). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Pakar Hukum Internasional Universitas Sumatera Utara (USU) Prof Suhaidi mengingatkan Indonesia sebaiknya menolak tawaran asing dalam penanganan terorisme. Karena Indonesia masih mampu menangani sendiri dan belum perlu bantuan pihak lain.

"Kita harus mempertimbangkan kembali niat baik sejumlah negara untuk ikut menuntaskan terorisme di Tanah Air," kata Suhaidi di Medan, Senin (25/1/2016).

Menurut dia, berbagai lembaga negara dan instansi tekait lainnya di Indonesia masih mampu menyelesaikan permasalahan yang menyangkut terorisme dan belum perlu melibatkan bantuan dari negara-negara tetangga.

"Pemerintah Indonesia melalui aparat keamanan, yakni Polri, TNI, BIN dan lainnya masih mampu bekerja sama untuk menuntaskan masalah teroris, serta tidak perlu campur tangan pihak asing," ujar Suhaidi.

Dia menyebutkan pascaledakan dan penembakan yang dilakukan terduga terorisme di Jalan MH Thamrin Jakarta pada Kamis (14/1/2016) siang, dalam waktu beberapa jam saja, aparat kepolisian telah berhasil menuntaskan kasus tersebut. Polisi dinilai berhasil.

Bahkan petugas keamanan dalam waktu yang cukup singkat berhasil melumpuhkan terduga teroris yang melakukan penyerangan ke pos polisi yang tidak berapa jauh dari lokasi pusat perbelanjaan Sarinah.

"Ini bentuk keseriusan dan profesionalisme Polri dalam menuntaskan kasus-kasus terorisme yang terjadi di Indonesia," kata mantan Pembantu I Dekan Fakultas Hukum USU itu.

Suhaidi menambahkan Indonesia tidak boleh didikte negara luar dalam penanganan terorisme karena cara-cara yang dilakukan pihak asing jelas tidak sama dengan Indonesia.

"Cara pandang negara asing tentang siapa yang dianggap teroris, bisa saja menimbulkan perbedaan sehingga penanganan kasus tersebut tidak dapat dituntaskan seperti yang diharapkan. Indonesia masih mampu menyelesaikan sendiri kasus terorisme tersebut," kata dosen Pascasarjana USU itu.

Sebelumnya, sejumlah negara antara lain Amerika Serikat, Australia, Singapura, Malaysia menawarkan bantuan untuk menangani masalah terorisme yang terjadi pascaledakan dan penembakan di persimpangan Jalan MH Thamrin Jakarta pada Kamis (14/1/2016) siang. Negara-negara tersebut menawarkan bantuan dari sisi teknis. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Politisi PKS: Pesantren Ajarkan Cinta Tanah Air, Bukan Radikal

Politisi PKS: Pesantren Ajarkan Cinta Tanah Air, Bukan Radikal

News | Senin, 25 Januari 2016 | 13:51 WIB

Teror Bom Laos Tewaskan 2 Warga Cina

Teror Bom Laos Tewaskan 2 Warga Cina

News | Senin, 25 Januari 2016 | 10:36 WIB

Blog Serupa Bahrunnaim.com Muncul Lagi

Blog Serupa Bahrunnaim.com Muncul Lagi

News | Minggu, 24 Januari 2016 | 20:45 WIB

Ridlwan Habib: Peta Baru Jaringan Teroris Indonesia, Hingga Dunia

Ridlwan Habib: Peta Baru Jaringan Teroris Indonesia, Hingga Dunia

wawancara | Senin, 25 Januari 2016 | 07:00 WIB

Dewan Pers: Pemberitaan Terorisme 5 Jam Pertama Kacau

Dewan Pers: Pemberitaan Terorisme 5 Jam Pertama Kacau

News | Minggu, 24 Januari 2016 | 14:50 WIB

Tanggapan Pemimpin Dunia Atas Ledakan Bom Thamrin

Tanggapan Pemimpin Dunia Atas Ledakan Bom Thamrin

News | Minggu, 24 Januari 2016 | 09:46 WIB

Luhut: TNI akan Dilibatkan untuk Atasi Ancaman Terorisme

Luhut: TNI akan Dilibatkan untuk Atasi Ancaman Terorisme

News | Sabtu, 23 Januari 2016 | 06:21 WIB

Pakar 'Kelas Wahid' Digandeng untuk Revisi UU Terorisme

Pakar 'Kelas Wahid' Digandeng untuk Revisi UU Terorisme

News | Sabtu, 23 Januari 2016 | 04:03 WIB

Ini Identitas dan Peran 6 Tersangka Bom Thamrin

Ini Identitas dan Peran 6 Tersangka Bom Thamrin

News | Sabtu, 23 Januari 2016 | 06:01 WIB

Polisi Tetapkan 18 Tersangka Kasus Teroris, Semua Sudah Ditahan

Polisi Tetapkan 18 Tersangka Kasus Teroris, Semua Sudah Ditahan

News | Jum'at, 22 Januari 2016 | 20:24 WIB

Terkini

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:15 WIB

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:18 WIB

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:10 WIB

Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental

Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:09 WIB

Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan

Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:54 WIB

Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati

Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:35 WIB

Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya

Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:58 WIB

Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak

Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:47 WIB

Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita

Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:38 WIB

Yuk Liburan ke Surabaya! Jelajahi Panggung Budaya Terbesar Tahun Ini di Perayaan HJKS ke-733

Yuk Liburan ke Surabaya! Jelajahi Panggung Budaya Terbesar Tahun Ini di Perayaan HJKS ke-733

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:30 WIB