Array

Eropa-ASEAN Kerja Sama Tangani Terorisme

Ardi Mandiri Suara.Com
Rabu, 27 Januari 2016 | 06:07 WIB
Eropa-ASEAN Kerja Sama Tangani Terorisme
Ledakan dan penembakan di sekitar kawasan Sarinah, Jalan M. H. Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (14/1). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Uni Eropa (UE) melalui pembukaan kantor perwakilan untuk ASEAN di Jakarta, berharap mampu mengembangkan kerja sama dalam menangani terorisme.

"Ke depannya kami akan membuat peta jalan kerja sama mengenai masalah terorisme, juga untuk mencegah ideologi ekstrem dan radikalisasi di dalam kawasan Uni Eropa serta ASEAN," tutur Duta Besar UE untuk ASEAN Francisco Fontan Pardo di Jakarta, Selasa.

Menyadari bahwa terorisme merupakan ancaman serius bagi kawasan Eropa serta Asia, Direktur Mitra Wicara ASEAN Kementerian Luar Negeri RI Derry Aman mengatakan bahwa selama ini UE dan ASEAN telah mengupayakan langkah-langkah konkret untuk menangani terorisme.

"Kami bekerja sama melalui pendekatan politik. Berdasarkan komitmen yang kami sepakati dalam tahap pembicaraan antarpemerintah negara-negara anggota, kami mencoba menerapkannya dalam sebuah langkah konkret," ujar dia.

Selain terorisme, ASEAN dan Uni Eropa juga menghadapi tantangan kemanusiaan, ASEAN dengan kasus pengungsi Rohingnya dari Myanmar yang sempat menjadi isu utama pada 2015, sedangkan Uni Eropa dengan kasus banjir pendatang yang berasal dari Timur Tengah, terutama Suriah.

Seperti diketahui, para pendatang ilegal tersebut terpaksa menyelamatkan diri dari konflik, perang, dan penderitaan di negaranya.

Menanggapi hal tersebut, Duta Besar Francisco menyatakan bahwa Uni Eropa sangat kritis dan memiliki perhatian besar terkait isu kemanusiaan.

"Kami menjunjung tinggi kesepakatan HAM internasional, karena itu kami selalu meningkatkan dialog dan kerja sama untuk memastikan pemenuhan HAM dalam lingkup global, terutama di kawasan UE dan ASEAN sebagai salah satu mitra kami," katanya.

Sementara itu, Derry Aman berpendapat Indonesia, sebagai negara yang juga terkena imbas membeludaknya arus pengungsi Rohingnya, dapat belajar dari beberapa negara Eropa tentang penanganan pendatang.

"Dalam konteks kerja sama ASEAN-UE, kami bisa belajar banyak dari pengalaman warga Eropa yang menangani ribuan pengungsi. Selama ini UE telah membuktikan diri sebagai rekan kerja sama yang baik untuk ASEAN, dan saya berharap kerja sama saling menguntungkan ini bisa terus berlanjut," ujarnya.

Selain untuk menangani berbagai tantangan dalam proses perkembangan kedua kawasan, pembukaan kantor perwakilan UE untuk ASEAN juga dimaksudkan untuk memperkuat kerja sama antarkawasan dan menyediakan kerangka kerja sektoral yang lebih koheren.

Untuk mendukung integrasi ASEAN dan Sekretariat ASEAN, UE mengalokasikan dana lebih dari 170 juta Euro selama periode 2014-2020. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan 100 juta Euro dari yang diberikan UE pada periode 2007-2013. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI