Array

Bunga Bangkai Mekar di Kebun Raya Cibodas

Tomi Tresnady Suara.Com
Kamis, 28 Januari 2016 | 01:23 WIB
Bunga Bangkai Mekar di Kebun Raya Cibodas
Bunga bangkai atau bernama latin Amorphophallus titanum [shutterstock]

Suara.com - Bunga bangkai (amorphophallus titanum) setinggi 2,5 meter kembali mekar di Kebun Raya Cibodas (KRC), Cianjur, Jawa Barat. Bunga tersebut merupakan hasil persemaian biji dari induknya yang ditanam di Vak I.B.28.

Dwi Novia, staf Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) di Kebun Raya Cibodas mengatakan bunga bangkai yang tumbuh dan mekar di kebun raya tersebut merupakan hasil eksplorasi di Sungai Manau Kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) Sumatera Barat tahun 2000.

"Bunga bangkai ini pertama kali mekar di KRC setelah 14 tahun disemai, di mana di lokasi yang sama awalnya ada 25 spesimen di luar induknya yang ditanam. Hingga saat ini, sudah ada 3 anakan yang mekar," katanya.

Ia menuturkan, jika tidak ada yang melempar bagian spandik bunga tersebut dapat memiliki ketinggian lebih dari 3 meter. Namun ulah tangan tidak bertanggungjawab, spandik bunga tersebut menjadi bengkok dan ketinggian bunga hanya sampai 2,5 meter ketika diukur pertama kali.

"Insiden pelemparan ini membuat bunga menjadi stres dan tidak bisa berkembang sempurna. Hal yang sama juga terjadi tahun lalu, dimana spandik bunga yang mekar dilempar hingga patah," katanya.

Sementara mekarnya bunga bangkai raksasa tersebut, menarik perhatian pengunjung yang datang ke tempat wisata berhawa pegunungan itu, dimana sebagian besar pengunjung mengabadikan bunga tersebut dengan kamera handphonenya.

"Kami mengutuk aksi pelemparan yang dilakukan orang tidak bertanggungjawab karena membuat bunga bangkai ini tidak mekar sempurna. Kami merasa beruntung datang kesini bersamaan dengan mekarnya bunga bangkai raksasa yang biasa hanya kami lihat di televisi," kata Ima (36) seorang pengunjung warga Semplak-Bogor.

Informasi dari pengelola KRC, bunga bangkai akan sempurna mekar selama satu pekan, selanjutnya bunga tersebut akan layu dan membusuk berganti fase ke fase generativ berbunga, face dorman atau istirahat dan selanjutnya ke fase vegetativ atau berdaun. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI