PBB Galang Bantuan Dana 861 Juta Dolar AS untuk Irak

Adhitya Himawan

Senin, 01 Februari 2016 | 00:17 WIB
PBB Galang Bantuan Dana 861 Juta Dolar AS untuk Irak
Warga Irak yang tengah mengungsi akibat aksi ISIS di Mosul, saling berpelukan saat merayakan Idul Fitri di kamp pengungsian, di pinggiran Arbil, Jumat (17/7/2015). [Reuters/Azad Lashkari]

Suara.com - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Minggu (31/1/2016), meluncurkan imbauan baru agar dunia internasional mengumpulkan dana bantuan kemanusiaan senilai 861 juta dolar AS (sekitar Rp11,9 triliun) untuk membantu rakyat Irak yang menderita karena perang dan pengungsian.

Kekerasan, termasuk perang dahsyat dengan kelompok pejihad ISIS, telah memaksa 3,3 juta penduduk Irak mengungsikan diri dalam dua tahun terakhir ini. Sementara itu, warga Suriah yang mengungsikan diri ke Irak karena peperangan di negaranya telah mencapai sekitar 250.000 orang.

"Kami ingin menggunakan dana ini untuk menjangkau 7,3 juta orang. Mereka ini adalah pihak yang paling rentan di Irak," kata koordinator kemanusiaan PBB untuk Irak, Lise Grande, pada jumpa pers di Baghdad.

"Prioritas utama kami adalah menjangkau orang-orang yang paling mengalami kesusahan dan memberikan bantuan berupa apapun yang bisa membuat mereka bertahan -makanan, uang tunai, tempat berteduh, air," kata Grande.

Harga minyak yang jatuh telah secara drastis mengurangi pendapatan dari minyak, yang menjadi tumpuan Irak dalam membangun pendanaan. Itu berarti bahwa Irak tidak mampu menanggung biaya bagi penanganan krisis kemanusiaan.

"Kebutuhan keluarga-keluarga pengungsi jauh lebih besar dibandingkan kemampuan kami, dan karena itu kami memerlukan dukungan dari negara-negara donor," kata Jassem Mohammed al-Jaff, menteri Irak urusan migrasi dan pengungsi, saat jumpa pers.

Irak berencana mengeluarkan lebih dari 1,5 miliar dolar untuk bantuan kemanusiaan pada 2016. Namun, rencana itu terkendala ketiadaan dana 891 juta, yang kemudian diminta PBB untuk dikumpulkan oleh dunia internasional, demikian menurut PBB.

"Pemerintah terpojok karena harga minyak begitu rendah, dan karena itulah kami meminta masyarakat internasional untuk beramal," kata Grande.

Kelompok ISIS telah menguasai banyak wilayah di utara dan barat Baghdad pada 2014 dan pasukan pemerintah Irak bergelut untuk memukul mundur para jihadis.

Jumlah pengungsi Irak diperkirakan akan semakin meningkat pada 2016 sementara pasukan Irak berjuang untuk mengambil kembali kendali di wilayah-wilayah di provinsi Anbar dan Nineveh.

"Tergantung pada intensitas pertempuran serta skala kekerasan pada bulan-bulan mendatang, 11 juta warga Irak, bahkan mungkin 12 hingga 13 juta, diperkirakan membutuhkan beberapa jenis bantuan kemanusiaan pada akhir 2016," kata PBB. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Harga Minyak Dunia Melandai Tipis di Tengah Tensi Timur Tengah

Harga Minyak Dunia Melandai Tipis di Tengah Tensi Timur Tengah

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:07 WIB

Rupiah Kian Letoi, BI Bilang MSCI dan Konflik Timteng Jadi Biang Kerok

Rupiah Kian Letoi, BI Bilang MSCI dan Konflik Timteng Jadi Biang Kerok

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:33 WIB

Rupiah Sentuh Rekor Terburuk Sepanjang Masa, Analis Ramal Tembus Rp19.000

Rupiah Sentuh Rekor Terburuk Sepanjang Masa, Analis Ramal Tembus Rp19.000

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:29 WIB

Pigai Bantah Dino Patti Djalal Soal Presiden Dewan HAM PBB: Mana Ada Kerja Kemlu!

Pigai Bantah Dino Patti Djalal Soal Presiden Dewan HAM PBB: Mana Ada Kerja Kemlu!

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:16 WIB

Indonesia Bidik Resolusi PBB soal Ekonomi Kreatif Setelah SDGs 2030

Indonesia Bidik Resolusi PBB soal Ekonomi Kreatif Setelah SDGs 2030

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 12:44 WIB

Gagasan Batik-Style Diplomacy: Saatnya Indonesia Bawa Resolusi Konflik Baru ke PBB

Gagasan Batik-Style Diplomacy: Saatnya Indonesia Bawa Resolusi Konflik Baru ke PBB

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 16:10 WIB

PBB, PPP, dan Partai Elang Gugat UU Pemilu ke MK, Minta Suara Partai Kecil Tetap Dihitung

PBB, PPP, dan Partai Elang Gugat UU Pemilu ke MK, Minta Suara Partai Kecil Tetap Dihitung

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:12 WIB

Prabowo Terima Sekjen PBB Antonio Guterres di Hambalang, Bahas Tantangan Global

Prabowo Terima Sekjen PBB Antonio Guterres di Hambalang, Bahas Tantangan Global

Video | Senin, 19 Oktober 2026 | 17:05 WIB

Guterres dan Menlu Arrmanatha Bertemu di Kemlu, Bahas Tantangan Global

Guterres dan Menlu Arrmanatha Bertemu di Kemlu, Bahas Tantangan Global

Foto | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:25 WIB

Nginap di Hambalang, Sekjen PBB dan Prabowo Diskusi Soal Palestina hingga Iklim

Nginap di Hambalang, Sekjen PBB dan Prabowo Diskusi Soal Palestina hingga Iklim

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 07:37 WIB

Terkini

Yusril Jamin Transparansi Kasus Penyadapan Ilegal: Jangan Ragu Polri Sidik Polri

Yusril Jamin Transparansi Kasus Penyadapan Ilegal: Jangan Ragu Polri Sidik Polri

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:23 WIB

Suara.com hingga NU Online Sabet Penghargaan Bergengsi, Ini Daftar Juara AMSI Awards 2026

Suara.com hingga NU Online Sabet Penghargaan Bergengsi, Ini Daftar Juara AMSI Awards 2026

Jogja | Selasa, 03 November 2026 | 21:16 WIB

Prabowo dan Sejumlah Menteri Diduga Disadap, Bagaimana dengan Gibran?

Prabowo dan Sejumlah Menteri Diduga Disadap, Bagaimana dengan Gibran?

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:15 WIB

Jenderal Listyo Sigit Cs Tersangka Penyadapan Presiden, DPR Minta Proses Hukum Transparan

Jenderal Listyo Sigit Cs Tersangka Penyadapan Presiden, DPR Minta Proses Hukum Transparan

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:14 WIB

Tanpa Shin Tae-yong, Persija Gagal Kalahkan PSMS Medan di League Cup

Tanpa Shin Tae-yong, Persija Gagal Kalahkan PSMS Medan di League Cup

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 21:11 WIB

Sadap Telepon Presiden, Jenderal Listyo Sigit Cs Bisa Dijerat Pasal Makar?

Sadap Telepon Presiden, Jenderal Listyo Sigit Cs Bisa Dijerat Pasal Makar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:09 WIB

Sehari Sebelum Jadi Tersangka Penyadapan, Listyo Sigit Prabowo Pegang Obat Flu dan Batuk

Sehari Sebelum Jadi Tersangka Penyadapan, Listyo Sigit Prabowo Pegang Obat Flu dan Batuk

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:09 WIB

5 Krim Malam untuk Flek Hitam pada Usia 40 Tahun ke Atas

5 Krim Malam untuk Flek Hitam pada Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 21:05 WIB

Ulasan Love in Contract: Menguji Arti Komitmen Lewat Bisnis Nikah Kontrak

Ulasan Love in Contract: Menguji Arti Komitmen Lewat Bisnis Nikah Kontrak

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 21:00 WIB

Baru Ditetapkan Tersangka, Mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo Langsung Ditahan

Baru Ditetapkan Tersangka, Mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo Langsung Ditahan

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:59 WIB

×