Pengacara: Masinton Dekati Ibu Staf Cantik Ajak Damai

Siswanto, Ummi Hadyah Saleh

Selasa, 02 Februari 2016 | 19:24 WIB
Pengacara: Masinton Dekati Ibu Staf Cantik Ajak Damai
Direktur LBH Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan (Apik) Ratna Batara Munti menjadi pengacara Dita Aditya (27) [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Direktur LBH Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan Ratna Batara Munti mengatakan Dita Aditya (27) menjadi korban penganiayaan sebanyak dua kali yang dilakukan oleh anggota Komisi III Fraksi PDI Perjuangan Masinton Pasaribu.

"Ini tepat yang dilakukan korban, karena ini kedua kali, yang pertama dimaafkan dan kejadian lagi. Karena memang kelakuan kekerasan itu tipikal, kalau sudah sekali bisa berulang kali. Kejadian pertama tanggal 17 November 2015," ujar Ratna yang merupakan pengara staf ahli DPR itu usai melapor ke pimpinan Mahkamah Kehormatan Dewan di gedung Nusantara II, DPR, Jakarta, Selasa (2/2/2016).

Setelah kasus ini mencuat, Masinton mulai mencoba mengajak damai keluarga Dita agar kasus tersebut tidak panjang.

"Sudah ada itikad baik, dia (Masinton) mendekati ibunya (Dita), katanya jangan diramaikan, tapi diselesaikan secara kekeluargaan," katanya.

Ketika ditanya, kenapa sampai terjadi pemukulan, Ratna memberikan penjelasan.

"Ada relasi yang dibangun, ada relasi kekuasaan, pekerjaan yang sangat rentan. Ini sangat sarat abuse of power untuk mengontrol orang," tuturnya.

Lebih jauh, Ratna menyesalkan tidak adanya perjanjian kontrak kerja antara Dita dan anggota DPR.

"Anggota DPR tidak boleh semena-mena kalau sudah selesai jam kerja. Asisten pribadi harus dilindungi dengan kontrak kerja. Jika asisten pribadi mengalami tindakan harus berhak mendapatkan bantuan hukum," katanya.

Peristiwa itu terjadi pada 21 Januari 2016 malam. Kejadiannya setelah Masinton menjemput Dita di Camden, Cikini, Jakarta Pusat. Pemukulan terjadi di dalam mobil usai terjadi perdebatan.

Dita merupakan Sekretaris Biro Perempuan dan Anak DPW Partai Nasional Demokrat DKI Jakarta.

Di berbagai kesempatan, Masinton membantah sengaja memukul Dita.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengacara Bantah Ada Asmara Staf Cantik dengan Masinton

Pengacara Bantah Ada Asmara Staf Cantik dengan Masinton

News | Selasa, 02 Februari 2016 | 17:45 WIB

Staf Cantik Laporkan Masinton, MKD Harus Berani Tegakkan Etika

Staf Cantik Laporkan Masinton, MKD Harus Berani Tegakkan Etika

News | Selasa, 02 Februari 2016 | 16:31 WIB

Staf Cantik Laporkan Masinton ke MKD Agar Dihukum

Staf Cantik Laporkan Masinton ke MKD Agar Dihukum

News | Selasa, 02 Februari 2016 | 15:28 WIB

Bareskrim Polri Segara Periksa Staf Ahli Masinton

Bareskrim Polri Segara Periksa Staf Ahli Masinton

News | Selasa, 02 Februari 2016 | 15:27 WIB

Dita Telat Lapor, Masyarakat Diminta Cermat Nilai Kasus Masinton

Dita Telat Lapor, Masyarakat Diminta Cermat Nilai Kasus Masinton

News | Selasa, 02 Februari 2016 | 15:02 WIB

Ketua DPR Pantau Kasus Penganiayaan Staf Ahli oleh Masinton

Ketua DPR Pantau Kasus Penganiayaan Staf Ahli oleh Masinton

News | Selasa, 02 Februari 2016 | 12:28 WIB

Terkini

Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal

Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:45 WIB

Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha

Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:40 WIB

Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib

Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 15:58 WIB

'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!

'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 15:10 WIB

Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga

Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 14:15 WIB

Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng

Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:29 WIB

Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua

Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:21 WIB

Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen

Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:15 WIB

Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?

Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:45 WIB

Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi

Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:34 WIB