Harapan Rio Tampil di F1 Temui Ganjalan Birokrasi

Rizki Nurmansyah

Rabu, 03 Februari 2016 | 14:31 WIB
Harapan Rio Tampil di F1 Temui Ganjalan Birokrasi
Pembalap Rio Haryanto saat di Balai Kota DKI, Jakarta, Selasa (27/10/2015). [Suara.com/Dwi Bowo Raharjo]

Suara.com - Harapan Rio Haryanto untuk segera turun di kejuaraan balap mobil paling bergengsi di dunia, Formula 1, temui sedikit hambatan. Bantuan dana Rp100 miliar dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang dijanjikan untuk Rio, kini terkendala masalah birokrasi.

Sekretaris Kemenpora (Sesmenpora) Alfitra Salamm menjelaskan secara administrasi mekanisme pemberian bantuan bagi pembalap Indonesia berusia 23 tahun itu sudap siap. Hanya saja, masalah pencariannya harus mendapatkan persetujuan dari DPR.

"Secara administrasi sudah. Kita yang mengusulkan. Tapi semuanya tergantung DPR, bisa diterima atau malah sebaliknya," katanya di sela pelantikan pejabat eselon III dan IV di lingkungan Kemenpora, Rabu (3/2/2016).

Dana bantuan yang disiapkan bagi Rio untuk membela Tim Manor berasal dari APBN yang pencairannya melalui Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat. Pihak Kemenpora pun menyadari proses pencairan dana ini membutuhkan waktu yang panjang.

Untuk itu, Alfitra berharap Tim Manor bisa memahami sistem birokrasi di Indonesia dan mau menampung hasrat Rio turun di arena jet darat tersebut.

"Kemenpora tidak mungkin menalangi dana tersebut. Untuk itu, kami terus mencarikan formulasi lain, termasuk menggandeng pihak swasta," jelas Alfitra.

Terkait bantuan dari swasta, Alfitra memaparkan dalam waktu dekat akan melakukan pertemuan dengan pihak swasta untuk menggalang dana bagi Rio. Hal itu dilakukan karena batas waktu pembayaran yang ditentukan Tim Manor sudah semakin dekat.

Sebenarnya, Rio telah mendapat dukungan dari Pertamina sebesar 5,2 juta euro. Namun, dana tersebut juga belum bisa dicairkan karena masih menunggu dana pendamping.

Meski begitu, dana tersebut juga terhitung masih kurang. Karena untuk bisa tampil di kursi balap Tim Manor selama semusim dibutuhkan dana sekitar 15 juta euro.

Untuk metode pembayarannya bisa dilakukan secara bertahap selama musim kompetisi F1 berlangsung. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jelang Musim Baru F1, Niki Lauda: Hati-hati dengan Vettel

Jelang Musim Baru F1, Niki Lauda: Hati-hati dengan Vettel

News | Selasa, 02 Februari 2016 | 11:57 WIB

Vettel: Tahun Ini Ferrari Harus Juara

Vettel: Tahun Ini Ferrari Harus Juara

News | Selasa, 02 Februari 2016 | 11:15 WIB

Jadi Tidaknya Rio Haryanto ke F1 Ditentukan Pekan Depan

Jadi Tidaknya Rio Haryanto ke F1 Ditentukan Pekan Depan

News | Kamis, 28 Januari 2016 | 01:16 WIB

KONI Kucurkan Rp100 Miliar Agar Rio Berlaga di F1

KONI Kucurkan Rp100 Miliar Agar Rio Berlaga di F1

News | Sabtu, 23 Januari 2016 | 19:54 WIB

Terkini

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:02 WIB

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:18 WIB

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

×