Ditekan, Merkel Bahas Pembatasan Pengungsi Suriah dengan Turki

Esti Utami | Suara.com

Selasa, 09 Februari 2016 | 08:15 WIB
Ditekan, Merkel Bahas Pembatasan Pengungsi Suriah dengan Turki
Kanselir Jerman Angela Merkel. (Shutterstocks)

Suara.com - Kanselir Jerman Angela Merkel pekan ini dijadwalkan melawat ke Ankara untuk membahas gelombang pengungsi Suriah bersama perdana menteri Turki.

Kunjungan itu dilakukan pada saat ia berupaya menghentikan gelombang pengungsi ke Uni Eropa (EU).

Menurut juru bicaranya, Merkel direncanakan bertemu dengan Perdana Menteri Ahmet Davutoglu pada Senin untuk membahas penerapan lebih lanjut rencana EU-Turki, yang disepakati pada November dalam upaya menurunkan jumlah pencari suaka, yang membanjiri Eropa setahun belakangan.

Kedua pemimpin itu akan membicarakan beberapa rencana yang belum diterapkan, serta cara membuat kemajuan dalam mengurangi perpindahan gelap dan menggantinya dengan perpindahan sah, kata juru bicara Steffen Seibert pada akhir pekan lalu.

Seibert mengatakan Berlin terutama masih mengkhawatirkan banyaknya orang yang menyelundup ke perairan Turki, tempat puluhan pengungsi tenggelam pada minggu-minggu terakhir ini.

Pertemuan Merkel dengan Davutoglu itu menjadi yang kedua dalam satu bulan. Sebelumnya, mereka bertemu di Berlin pada 22 Januari. Pada kesempatan itu, kedua pemimpin menandatangani kesepakatan untuk "melakukan apapun dalam menurunkan jumlah pengungsi" yang menyeberang ke EU.

Berdasarkan atas kesepakan November itu, Ankara setuju menurunkan jumlah pendatang ke EU, namun antara 2.000 hingga 3.000 orang masih berdatangan setiap hari di Yunani dari Turki.

Uni Eropa, Rabu, akhirnya mencapai kesepakatan soal bagaimana mendanai kesepakatan bantuan senilai 3,3 miliar dolar AS. Jerman menjadi negara dengan iuran terbesar, yaitu senilai 427 juta euro, diikuti dengan Inggris (327 juta) dan Prancis (309) 309 juta, kata sumber EU.

Merkel berada di bawah tekanan politik untuk membuat jatah pengungsi. Namun, hingga kini, Merkel tidak goyah kendati jumlah pencari suaka, yang tiba di Jerman, pada 2015 mencapai 1,1, juta orang. (Antara/AFP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Akhir Era Assad: Gelombang Kepulangan Pengungsi Suriah Dimulai

Akhir Era Assad: Gelombang Kepulangan Pengungsi Suriah Dimulai

Video | Sabtu, 16 Agustus 2025 | 12:05 WIB

Era Baru Suriah? 81.000 Pengungsi di Turki Pilih Kembali ke Tanah Air

Era Baru Suriah? 81.000 Pengungsi di Turki Pilih Kembali ke Tanah Air

News | Kamis, 30 Januari 2025 | 07:05 WIB

Eksodus Pengungsi: 52 Ribu Warga Suriah Tinggalkan Yordania Menuju Suriah

Eksodus Pengungsi: 52 Ribu Warga Suriah Tinggalkan Yordania Menuju Suriah

News | Senin, 13 Januari 2025 | 11:55 WIB

Kondisi Aman di Suriah? 18.000 Pengungsi Pulang Kampung dari Yordania usai Assad Lengser

Kondisi Aman di Suriah? 18.000 Pengungsi Pulang Kampung dari Yordania usai Assad Lengser

News | Sabtu, 28 Desember 2024 | 02:50 WIB

Satu Juta Pengungsi Suriah Diprediksi Pulang Kampung di 2025, UNHCR Ingatkan Potensi Bahaya

Satu Juta Pengungsi Suriah Diprediksi Pulang Kampung di 2025, UNHCR Ingatkan Potensi Bahaya

News | Rabu, 18 Desember 2024 | 12:06 WIB

Krisis Suriah: 880.000 Orang Mengungsi, Bendungan Rusak Ancam Jutaan Jiwa

Krisis Suriah: 880.000 Orang Mengungsi, Bendungan Rusak Ancam Jutaan Jiwa

News | Rabu, 18 Desember 2024 | 02:45 WIB

Dari Selfie dengan Merkel hingga Jurnalis di Berlin: Kisah Inspiratif Pengungsi Suriah yang Enggan Pulang Kampung

Dari Selfie dengan Merkel hingga Jurnalis di Berlin: Kisah Inspiratif Pengungsi Suriah yang Enggan Pulang Kampung

News | Jum'at, 13 Desember 2024 | 04:30 WIB

TikTok Potong Komisi 70 Persen dari Donasi untuk Pengungsi Suriah

TikTok Potong Komisi 70 Persen dari Donasi untuk Pengungsi Suriah

Tekno | Senin, 17 Oktober 2022 | 17:12 WIB

Tiktok Ambil Uang 69 Persen dari Live Streaming Pengungsi Suriah

Tiktok Ambil Uang 69 Persen dari Live Streaming Pengungsi Suriah

Video | Jum'at, 14 Oktober 2022 | 17:15 WIB

Terkini

Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit

Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit

News | Sabtu, 18 April 2026 | 22:00 WIB

Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU

Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU

News | Sabtu, 18 April 2026 | 21:54 WIB

TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!

TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 21:06 WIB

Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat

Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:53 WIB

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:25 WIB

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:19 WIB

Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi

Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:49 WIB

Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu

Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:45 WIB

Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati

Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:32 WIB

Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!

Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:30 WIB