Pemberian Listrik Gratis Terganjal Aturan PLN

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 11 Februari 2016 | 10:48 WIB
Pemberian Listrik Gratis Terganjal Aturan PLN
Teknisi melakukan perawatan kabel aliran listrik rumah tangga di Jakarta, Kamis (21/1). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Bantuan hibah pemasangan listrik gratis bagi warga miskin dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tahun 2016 yang terganjal pelaksanaannya dengan adanya aturan PLN.

Berdasarkan SE Direktur Niaga PLN yang dikeluarkan 23 Oktober 2015, Nomor 0353/AGA.01.01/DIVAGA 2015, subsidi pemerintah berupa pemasangan instalasi listrik daya 450 VA gratis hanya diperbolehkan bagi pemegang 'kartu sakti presiden' saja.

Tim evaluasi bantuan dari Dinas ESDM Provinsi Jatim, Saiful Basri mengatakan aturan dari PLN itu membuat penyaluran listrik gratis bagi warga miskin dari pemerintah tersendat.

"Padahal bantuan tersebut tinggal dilaksanakan. Sebab, SK Gubernur Jawa Timur dan SK Hibah tahun anggaran 2016 dari Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur sudah terbit," ujar Basri di Jawa Timur, Kamis (11/2/2016).

Dalam SK Gubernur dan SK Hibah tersebut, telah jelas tercantum daftar warga miskin yang layak mendapat bantuan listrik gratis berdasarkan data survei dan evaluasi dari Dinas ESDM Jatim dan Yayasan Terang Untuk Bangsa. Dengan adanya SE PLN tersebut, bantuan listrik gratis dari pemerintah akan terhambat.

Sementara itu Ketua Yayasan Terang Untuk Bangsa, Iwan Susanto mengaku keberatan dengan syarat PLN yang mengharuskan penerima hibah memiliki kartu sakti presiden. Sebab tidak semua warga miskin memegang kartu itu.

"Masalahnya, tidak semua pemegang kartu sakti layak mendapat bantuan listrk gratis karena kami anggap warga mampu. Sementara, banyak warga miskin lain yang dianggap layak mendapat bantuan listrik gratis, justru tidak memiliki kartu sakti," ucap Iwan.

Di sisi lain, Supervisor Administrasi dan Pelayanan Pelanggan, PLN Area Madiun, Rayon Madiun Kota, Sukardi menanggapi hal tersebut mengatakan bahwa kantor PLN daerah hanya mengikuti instruksi dari pusat.

"Kami hanya mengikuti apa yang ditetapkan dari pusat. Namun, pada prinsipnya, jika semua persyaratan pengajuan pemasangan listrik lengkap, kami akan memrosesnya cepat," kata Sukardi.

Seperti diketahui, Direktorat Jenderal Ketengalistrikan Kementerian ESDM melaksanakan program pemasangan instalasi listrik secara gratis kepada masyarakat kurang mampu dan nelayan di sejumlah wilayah Indonesia. Kementerian ESDM melalui jajarannya di daerah akan bekerja sama dengan PLN dan pendamping berbadan hukum untuk melaksanakan program tersebut.

Data Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur menyebutkan, triwulan awal tahun 2016, terdapat empat kabupaten yang mendapat bantuan hibah pemasangan listrik gratis dari Kementerian ESDM yang disalurkan melalui Yayasan Terang Untuk Bangsa. Keempat kabupaten tersebut adalah, Kabupaten Madiun, Pacitan, Ngawi, dan Blitar, dengan jumlah KK penerima bantuan tersebut sekitar 500 KK. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PLN Mulai Operasikan Pembangkit Listrik Baru di Kalteng

PLN Mulai Operasikan Pembangkit Listrik Baru di Kalteng

Bisnis | Senin, 08 Februari 2016 | 19:33 WIB

PLN Digugat Rp12 Miliar oleh Keluarga Korban Tersetrum

PLN Digugat Rp12 Miliar oleh Keluarga Korban Tersetrum

News | Kamis, 04 Februari 2016 | 15:03 WIB

DPR Ingin PLN Permudah Pasang Sambungan Listrik

DPR Ingin PLN Permudah Pasang Sambungan Listrik

Bisnis | Kamis, 04 Februari 2016 | 04:53 WIB

Rekind Akhirnya Rampungkan Pembangunan PLTP Kamojang

Rekind Akhirnya Rampungkan Pembangunan PLTP Kamojang

Bisnis | Rabu, 03 Februari 2016 | 05:14 WIB

PLN Kembali Usulkan Suntikan Modal Rp10 Triliun dari APBN

PLN Kembali Usulkan Suntikan Modal Rp10 Triliun dari APBN

Bisnis | Selasa, 02 Februari 2016 | 15:42 WIB

Kelelawar Ganggu Pasokan Listrik ke Papua Barat

Kelelawar Ganggu Pasokan Listrik ke Papua Barat

News | Minggu, 31 Januari 2016 | 08:02 WIB

PLN Pastikan Tarif Listrik Turun Lagi di Februari 2016

PLN Pastikan Tarif Listrik Turun Lagi di Februari 2016

Bisnis | Sabtu, 30 Januari 2016 | 01:12 WIB

BKPM: Jepang Siapkan Rp8,1 Triliun untuk Investasi Listrik

BKPM: Jepang Siapkan Rp8,1 Triliun untuk Investasi Listrik

Bisnis | Jum'at, 29 Januari 2016 | 22:17 WIB

Kapal Pembangkit Listrik Resmi Beroperasi di Suluttenggo

Kapal Pembangkit Listrik Resmi Beroperasi di Suluttenggo

Bisnis | Kamis, 28 Januari 2016 | 17:42 WIB

Sutet Adipala Tambah 2.400 MW Buat Sistem Kelistrikan Jawa Bali

Sutet Adipala Tambah 2.400 MW Buat Sistem Kelistrikan Jawa Bali

Bisnis | Selasa, 26 Januari 2016 | 17:34 WIB

Terkini

Nasihat Mindfulness dari Menara Gading: Bijak, Tapi Kurang Napak Tanah

Nasihat Mindfulness dari Menara Gading: Bijak, Tapi Kurang Napak Tanah

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 09:43 WIB

Suku Bunga The Fed Naik, Rupiah Dibuka Tertekan

Suku Bunga The Fed Naik, Rupiah Dibuka Tertekan

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 09:40 WIB

10.068 Titik Masih Butuh Listrik, ESDM Siapkan Rp22,51 Triliun untuk Infrastruktur 2027

10.068 Titik Masih Butuh Listrik, ESDM Siapkan Rp22,51 Triliun untuk Infrastruktur 2027

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 09:26 WIB

IHSG Menghijau Pagi ini di Level 6.445, Pantau AALI dan AADI

IHSG Menghijau Pagi ini di Level 6.445, Pantau AALI dan AADI

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 09:25 WIB

Houthi Klaim Arab Saudi Gempur Yaman 40 Kali Usai Dituduh Targetkan Makkah

Houthi Klaim Arab Saudi Gempur Yaman 40 Kali Usai Dituduh Targetkan Makkah

News | Kamis, 17 September 2026 | 09:23 WIB

Apakah Air Mawar Boleh Dicampur Bedak? Ini yang Perlu Diperhatikan

Apakah Air Mawar Boleh Dicampur Bedak? Ini yang Perlu Diperhatikan

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 09:19 WIB

Bansos Salah Sasaran? Kemensos Bongkar Modus Baru Penyalahgunaan KTP Warga untuk Judi Online

Bansos Salah Sasaran? Kemensos Bongkar Modus Baru Penyalahgunaan KTP Warga untuk Judi Online

Sulsel | Kamis, 17 September 2026 | 09:19 WIB

Igor Tolic Bongkar Kunci Persib Bungkam FC Seoul: Berjuang hingga Detik Terakhir

Igor Tolic Bongkar Kunci Persib Bungkam FC Seoul: Berjuang hingga Detik Terakhir

Bola | Kamis, 17 September 2026 | 09:17 WIB

Harga HP Makin Mahal, Xiaomi: Value untuk Pengguna Tidak Berubah

Harga HP Makin Mahal, Xiaomi: Value untuk Pengguna Tidak Berubah

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 09:16 WIB

Ledakan Maut Guncang Pabrik Bata Ringan di Lamongan: 1 Tewas, 6 Luka Bakar Parah

Ledakan Maut Guncang Pabrik Bata Ringan di Lamongan: 1 Tewas, 6 Luka Bakar Parah

Jatim | Kamis, 17 September 2026 | 09:14 WIB

×