Komunikasi dengan Lokasi Gempa di Sumba Barat Masih Putus

Ruben Setiawan | Suara.com

Jum'at, 12 Februari 2016 | 23:22 WIB
Komunikasi dengan Lokasi Gempa di Sumba Barat Masih Putus
ilustrasi Gempa

Suara.com - Tiga jam pascagempa bumi berkekuatan 6,6 Skala Richter dengan pusat gempa menurut Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) di pantai Selatan Sumba atau menurut Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) berada di darat yaitu di sekitar Waikabuba atau 94 km Barat Waingapu pada Jumat (12/2/2016) pukul 17.02 WIB, Posko Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) dan Badan Penanggulangan Bencara Daerah (BPBD) Nusa Tenggara Timur belum dapat melakukan komunikasi dengan pihak-pihak terkait di Kabupaten Sumba Barat. Komunikasi masih putus, baik dengan telepon, ponsel, maupun radio komunikasi, demikian disampaikan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho.

"Posko BNPB terus berupaya memperoleh informasi dampak gempa 6,6 SR, namun hingga pukul 20.15 WIB belum berhasil. Komunikasi radio baru dapat dilakukan dengan Orari di Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat yang berjarak 26,4 km dari Utara Waikabuba. Warga di Tambolaka dilaporkan terasa guncangan kuat. Tidak ada tsunami. Listrik mati di sebagian daerah di Tambolaka. Dampak kerusakan tidak berat, namun belum dapat dilakukan pemantauan karena kondisi gelap. Komunikasi dari Tambolaka ke Waikabuba terputus," kata Sutopo dalam rilis yang diterima Suara.com.

Dari hasil monitoring BMKG, selama satu jam setelah gempa terjadi gempa susulan dua kali dengan kekuatan 3,9 SR dan 3,3 SR. Kondisi geologi Sumba Barat, sambung Sutopo, tersusun atas endapan kuarter berupa endapan pantai dan sungai, batuan sedimen Tersier, dan batuan Pra Tersier. Sebagian batuan Tersier dan Pra Tersier tersebut telah mengalami pelapukan. Endapan Kuarter dan batuan sedimen Tersier serta Pra Tersier yang telah mengalami pelapukan, bersifat urai, lepas, belum kompak (unconsolidated) dan bersifat memperkuat efek goncangan, sehingga rawan terhadap goncangan gempa bumi.

Berdasarkan hasil analisis tingkat guncangan (shakemap) dari BMKG dan USGS, intensitas gempa bumi sebagian besar wilayah Kabupaten Sumba Barat adalah V-VII MMI atau sedang hingga sangat kuat.

"BNPB telah berkoordinasi BPBD Provinsi NTT dan pihak-pihak lain untuk penanganan darurat gempa Sumba Barat. Tim Reaksi Cepat BNPB rencana berangkat Jumat malam untuk melakukan kaji cepat. Logistik dan peralatan disiapkan jika diperlukan untuk dikirim ke Sumba Barat. BPBD NTT mengalami kesulitan untuk ke Sumba Barat karena gelombang tinggi dan cuaca buruk," ujar Sutopo.

Hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa dan kerusakan bangunan akibat gempa 6,6 SR. Komunikasi yang putus menyebabkan informasi dari daerah belum dapat dilaporkan. BNPB akan segera menyampaikan informasi dampak dan penanganan gempa jika sudah memperoleh data.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gempa Bitung 7,6 Magnitudo, Rumah hingga Kantor Pemerintah Rusak

Gempa Bitung 7,6 Magnitudo, Rumah hingga Kantor Pemerintah Rusak

Video | Jum'at, 03 April 2026 | 15:15 WIB

BMKG Ungkap Deformasi Kerak Bumi Jadi Pemicu Kerusakan Gedung KONI Manado

BMKG Ungkap Deformasi Kerak Bumi Jadi Pemicu Kerusakan Gedung KONI Manado

Video | Jum'at, 03 April 2026 | 11:20 WIB

BMKG Catat 93 Aktivitas Gempa Susulan di Sulut-Malut, Skala M 2,8 hingga 5,8

BMKG Catat 93 Aktivitas Gempa Susulan di Sulut-Malut, Skala M 2,8 hingga 5,8

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:02 WIB

Video Detik-detik Tsunami Usai Gempa Sulut M 7.6, Muncul Peringatan di 10 Wilayah

Video Detik-detik Tsunami Usai Gempa Sulut M 7.6, Muncul Peringatan di 10 Wilayah

Tekno | Kamis, 02 April 2026 | 08:52 WIB

Gempa M 7,6 di Sulut - Malut, Getarannya Terasa hingga Gorontalo

Gempa M 7,6 di Sulut - Malut, Getarannya Terasa hingga Gorontalo

News | Kamis, 02 April 2026 | 08:01 WIB

Gempa M 7,6 Guncang Sulut - Malut, 2 Warga Manado Jadi Korban

Gempa M 7,6 Guncang Sulut - Malut, 2 Warga Manado Jadi Korban

News | Kamis, 02 April 2026 | 07:57 WIB

Gempa Beruntun M 5,5 Guncang Karatung dan Melonguane Sulawesi Utara

Gempa Beruntun M 5,5 Guncang Karatung dan Melonguane Sulawesi Utara

News | Jum'at, 13 Februari 2026 | 23:04 WIB

Panik Gempa Dini Hari, Belasan Warga Bantul Luka-luka Akibat Terbentur saat Selamatkan Diri

Panik Gempa Dini Hari, Belasan Warga Bantul Luka-luka Akibat Terbentur saat Selamatkan Diri

News | Jum'at, 06 Februari 2026 | 11:34 WIB

Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak

Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak

News | Jum'at, 06 Februari 2026 | 09:12 WIB

11 Perlengkapan Wajib dalam Tas Siaga Bencana, Sudah Punya?

11 Perlengkapan Wajib dalam Tas Siaga Bencana, Sudah Punya?

Lifestyle | Jum'at, 06 Februari 2026 | 07:48 WIB

Terkini

Pramono Tegur Keras Kasus Foto AI PPSU Kalisari: Jangan Lagi Kerja Asal Senangkan Atasan

Pramono Tegur Keras Kasus Foto AI PPSU Kalisari: Jangan Lagi Kerja Asal Senangkan Atasan

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:02 WIB

SBY Soroti Risiko Ekonomi Dunia, Ekonom UMBY Ungkap Pertanda Sudah Muncul di Indonesia

SBY Soroti Risiko Ekonomi Dunia, Ekonom UMBY Ungkap Pertanda Sudah Muncul di Indonesia

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:59 WIB

Pusat Komando Militer: Tidak Ada Kapal yang Berhasil Melewati Blokade AS ke Pelabuhan Iran

Pusat Komando Militer: Tidak Ada Kapal yang Berhasil Melewati Blokade AS ke Pelabuhan Iran

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:52 WIB

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:35 WIB

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:14 WIB

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:48 WIB

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:42 WIB

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:30 WIB

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:04 WIB

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:57 WIB