TKI: Mudah Dapatkan Sabu di Malaysia

Ardi Mandiri | Suara.com

Sabtu, 20 Februari 2016 | 01:46 WIB
TKI: Mudah Dapatkan Sabu di Malaysia
Sabu-sabu [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Tenaga kerja Indonesia yang dideportasi melalui Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara mengaku mudah mendapatkan narkoba jenis sabu-sabu di Malaysia.

Ruslan (38), salah seorang dari 52 TKI yang dideportasi pemerintah Kerajaan Malaysia karena kasus narkoba jenis sabu-sabu saat tiba di Nunukan, Jumat malam mengaku, barang haram tersebut sangat mudah didapatkan di negeri jiran sepanjang memiliki uang.

"Mudah sekali dapat sabu-sabu di sana (Malaysia) karena banyak sekali yang menjual tergantung dari uang saja," ujar pria yang lahir di Malaysia dari kedua orangtuanya asal Kabupaten Enrekang, Sulsel.

Ia mengatakan, maraknya peredaran sabu-sabu di negeri jiran khususnya di sekitar tempat kerjanya maka dirinya tergiur untuk mencobanya hingga terjerumus mengonsumsinya selama 10 tahun.

Ruslan yang telah memiliki tiga orang anak tersebut, pengedar sabu-sabu kebanyakan warga negara Filipina dan terdapat pula warga negara Indonesia (WNI) dan Malaysia.

Pria ini mengaku, setelah dihukum selama delapan bulan sebelum dideportasi ke Kabupaten Nunukan berniat untuk tidak mengonsumsi sabu-sabu lagi atas pertimbangan masa depan anak-anaknya.

"Mudah-mudahan saya bisa meninggalkan mengonsumsi sabu-sabu lagi," sebut Ruslan yang mengenakan kaso oblong warna biru dan celana pendek warna abu-abu itu.

Pernyataan yang sama dikemukakan, Hifdisi bin Mustafa bahwa narkoba jenis sabu-sabu yang dikonsumsinya bermula ajakan teman sepergaulannya akibat banyaknya beredar di sekitar tempat tinggalnya.

Hifsidi bin Mustafa yang juga lahir di Malaysia dari kedua orangtuanya yang berasal dari Kabupaten Bulukumba, Sulsel ini mengatakan, akibat peredaran sabu-sabu di Malaysia cukup banyak menyebabkan dirinya sulit menghindarinya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

7,6 Kilogram  Sabu-sabu Dimusnahkan Polda Sumut

7,6 Kilogram Sabu-sabu Dimusnahkan Polda Sumut

News | Kamis, 05 November 2015 | 11:29 WIB

Edarkan Sabu, Tukang Becak Dicokok

Edarkan Sabu, Tukang Becak Dicokok

News | Rabu, 21 Oktober 2015 | 05:32 WIB

Terkini

Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak

Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak

News | Rabu, 29 April 2026 | 23:25 WIB

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:30 WIB

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:04 WIB

Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'

Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:22 WIB

KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan

KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:20 WIB

Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi

Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:09 WIB

Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak

Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:47 WIB

Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia

Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:29 WIB

10  Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal

10 Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:27 WIB

Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK

Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:04 WIB