Belajar Toleransi Lewat Nonton Cap Go Meh di Singkawang

Siswanto

Minggu, 21 Februari 2016 | 16:03 WIB
Belajar Toleransi Lewat Nonton Cap Go Meh di Singkawang
Salah satu sudut Singkawang, Kalimantan Barat [suara.com/Rizka Chaerani]

Suara.com - Festival Cap Go Meh menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat Indonesia. Cap Go Meh merupakan hari kelimabelas dan hari terakhir dari masa perayaan Tahun Baru Imlek bagi komunitas Tionghoa di seluruh dunia.

Mahasiswi Universitas Gajah Mada, Yogyakarta, Intania, yang saat ini sedang berada di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, menceritakan kesan-kesannya ketika menyaksikan perayaan tersebut.

Meski puncak acara akan digelar besok, Senin (22/2/2016), hari ini, kata Intania, suasananya meriah sekali. Pusat kawasan pecinan di Singkawang dipenuhi anggota masyarakat yang datang dari berbagai penjuru daerah.

"Menurut referensi, Cap Go Meh di Singkawang paling meriah. Saya datang dari Yogya ke sini," kata mahasiswi jurusan psikologi kepada Suara.com.

Intania mengatakan di sepanjang jalan yang dilalui, dia bertemu anggota masyarakat yang berbondong-bondong ingin menyaksikan festival.

"Semua warga turun, bukan hanya Singkawang saja, dari banyak daerah. Saya ketemu banyak rombongan di sini," kata Intania.

Intania senang bisa menyaksikan secara langsung peristiwa yang tak dapat dijumpai di semua daerah ini. Dia melihatnya dari sisi budaya.

"Menurut saya ini menggambarkan toleransi di Indonesia. Di Yogya, di daerah pecinan juga ada, tapi tidak semeriah di sini. Di sini, katanya, lebih terasa adatnya," kata dia.

Menurut Intania perayaan Cap Go Meh memberikan pelajaran berharga karena membuka perspektif tentang kehidupan.

"Penampilan yang menarik bagi saya karena tatung dari Dayak. Kan Dayak indentik dengan melayu, tapi kalau acara ini kan kental budaya Cina. Jadi ini benar-benar menarik," katanya. [Rizka Chaerani]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cerita Kemeriahan Cap Go Meh di San Francisco

Cerita Kemeriahan Cap Go Meh di San Francisco

News | Minggu, 21 Februari 2016 | 15:55 WIB

Jelang Puncak Festival Cap Go Meh, Singkawang Meriah

Jelang Puncak Festival Cap Go Meh, Singkawang Meriah

News | Minggu, 21 Februari 2016 | 15:29 WIB

17 Kesenian Asli Malang Meriahkan Cap Go Meh

17 Kesenian Asli Malang Meriahkan Cap Go Meh

News | Minggu, 21 Februari 2016 | 15:21 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×