Ada Insiden Kecil Saat Slank Konser Tolak Revisi UU KPK

Siswanto, Nikolaus Tolen

Senin, 22 Februari 2016 | 15:30 WIB
Ada Insiden Kecil Saat Slank Konser Tolak Revisi UU KPK
Grup band Slank manggung di halaman depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Senin (22/2). [suara.com/Oke Atmaja]
Personil band Slank datang ke gedung KPK, Senin (22/2/2016) siang, untuk menyatakan sikap menolak revisi UU KPK karena mereka menilai revisi bertujuan untuk melemahkan peran KPK dalam memberantas korupsi.

Salah satu bentuk dukungan Slank hari ini adalah konser singkat di teras gedung KPK.

Di tengah konser dengan korupsi, datang demonstran. Demonstran datang untuk meminta KPK memeriksa Ketua DPR Ade Komaruddin terkait dugaan gratifikasi pesawat jet pribadi. Mereka berorasi.
 
Suara orasi bersaing dengan konser Slank. Para Slankers pun meminta demonstran untuk menurunkan volume.

"Hoi, berisik, diam dulu," kata Slankers.

Protes tersebut sempat membuat demonstran yang mengatasnamakan Himpunan Masyarakat Antikorupsi menurunkan volume orasi.
 Alhasil, Slank pun kembali melanjutkan konser.

Agar aspirasi para demonstran tersalurkan, vokalis dan drummer Slank, Kaka dan Bimbim, pun mengajak mereka gabung untuk nyanyi bareng mendukung KPK dan menolak revisi UU KPK.

"Teman-teman kita nyanyi bersama-sama dulu, kita dukung KPK, tolak revisi UU KPK," kata Kaka.
Tapi, karena demonstran punya agenda sendiri, mereka tidak mau gabung.

Demonstran kemudian meninggalkan KPK sesaat sebelum Slank mengakhiri konser.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kaka Slank: Kami akan Selalu Bersama KPK

Kaka Slank: Kami akan Selalu Bersama KPK

Entertainment | Senin, 22 Februari 2016 | 15:20 WIB

Kaka "Slank" Imbau Masyarakat Tolak Revisi UU KPK

Kaka "Slank" Imbau Masyarakat Tolak Revisi UU KPK

Entertainment | Senin, 22 Februari 2016 | 14:13 WIB

Agus Rahardjo Antusias Lihat Aksi Slank di Gedung KPK

Agus Rahardjo Antusias Lihat Aksi Slank di Gedung KPK

News | Senin, 22 Februari 2016 | 13:44 WIB

Pimpinan DPR ke Istana untuk Rapat Konsultasi dengan Jokowi

Pimpinan DPR ke Istana untuk Rapat Konsultasi dengan Jokowi

News | Senin, 22 Februari 2016 | 13:39 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×