MKD DPR: Tidak Ada Celah untuk Selamatkan Anak Hamzah Haz

Suwarjono | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Kamis, 25 Februari 2016 | 17:29 WIB
MKD DPR: Tidak Ada Celah untuk Selamatkan Anak Hamzah Haz

Suara.com - Anggota MKD dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengatakan anggota DPR Komisi IV Fanny Safriansyah alias Ivan Haz kemungkinan akan dipecat dari keanggotaan DPR. 

Menurutnya, MKD telah melihat berdasarkan bukti-bukti yang dilakukan Ivan Haz dalan kasus penganiayaan terhadap Toipah (20) pekerja rumah tangga (PRT).

"MKD sudah melihat, bahwa tidak ada celah untuk Ivan bertahan di DPR. Karena kasus kekerasan terhadap PRT (pekerja rumah tangga) itu zero tolerance. Lalu panel akan sulit cari keputusan lain, kecuali Ivan itu dipecat dari DPR," ujar Maman di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (25/2/2016)

MKD telah mengecek langsung apartemen Ivan Haz dan telah melihat CCTV saat Toipah melarikan diri dari apartemen.

"Iya kami melihat itu waktu ke apartemen juga melihat rekaman itu, CCTV. Memang Ivan Haz. Lalu kami sampai melihat bagaimana korban mau lari, kita sampai lihat ke temboknya bagaiman dia loncat dan bagaimana dia berani karena dia memang sangat ketakutan," ucapnya.

Lebih lanjut, Maman mendapatkan informasi bahwa selama setahun usai pelantikan anggota DPR, Ivan tidak pernah hadir. Dirinya pun menyayangkan kasus kekerasan yang dilakukan Ivan Haz, yang mencoreng nama baik DPR.

"Kasus Ivan ini bikin wajah DPR makin suram, karena jarang masuk, lalu melakukan kekerasan dengan arogan. Kalau kawan-kawan dengar kata-katanya mengerikan. Kamu tahu nggak siapa saya? Saya ini anggota DPR. Saya ini anaknya Hamzah Haz",setelah itu dia lakukan kekerasan. Dia lakukan kekerasan verbal gitu, menurut saya tidak elok dan tidak layak sebagai anggota DPR,"tutur Maman.

Lebih lanjut, dirinya mengapresiasi kepolisian menetapkan Ivan Haz sebagai tersangka kasus penganiayaan setelah mendapatkan bukti-bukti CCTV dan keterangan korban dan saksi.

"Setelah itu, kita juga mendapat rekaman CCTV dan kepolisian bergerak lebih cepat menetapkan Ivan sebagai tersangka dan ditambah soal Narkoba,"imbuhnya.

Mengenai kasus Narkoba yang menjerat Ivan Haz baru-baru ini, MKD akan menjadikan kasus tersebut sebagai bahan pertimbangan untuk memutuskan Ivan Haz layak atau tidak  menjadi anggota DPR.

"Sebenarnya MKD akan menjadikan itu sebagai bahan. Saya rasa itu semakin meyakinkan kita bahwa saudara Ivan sudah tidak layak di DPR,"ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nunggu Proses Hukum Ivan Haz, Toipah Dijaga di Rumah Aman

Nunggu Proses Hukum Ivan Haz, Toipah Dijaga di Rumah Aman

News | Rabu, 24 Februari 2016 | 21:56 WIB

Sampai Siang Ini, Putra Mantan Wapres Belum Datang ke Polda Metro

Sampai Siang Ini, Putra Mantan Wapres Belum Datang ke Polda Metro

News | Selasa, 23 Februari 2016 | 12:42 WIB

Terkini

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB