Kapolda Metro Ungkap Kenapa Kalijodo Aman Selama Puluhan Tahun

Siswanto | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Senin, 29 Februari 2016 | 17:46 WIB
Kapolda Metro Ungkap Kenapa Kalijodo Aman Selama Puluhan Tahun
Petugas dibantu sembilan unit alat berat merubuhkan bangunan permanen yang berdiri dikawasan lokalisasi Kalijodo, Jakarta, Senin (29/2). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Tito Karnavian mengakui dulu Kalijodo dibekingi oknum TNI dan Polri sehingga selalu aman. Kalijodo dikenal sebagai daerah prostitusi, judi, dan sarang preman.

"Tempat ini dulu, sejak dulu. Selain ada preman perjudian ada oknum-oknum polisi ada, TNI juga ada. Dulu," kata Tito saat memantau proses pembongkaran bangunan di kawasan Kalijodo, Senin (29/2/2016).

Itu pula kenapa proses penutupan Kalijodo melibatkan begitu banyak anggota TNI dan polisi, antara lain untuk antisipasi kalau oknum yang membekingi melakukan perlawanan.

"Makanya penertiban ini melibatkan polisi dan TNI. Kalau polisi saja, nanti ada oknum TNI kita tidak bisa bertindak. Sebaliknya juga temen Satpol PP kalau ada oknum polisi disini nggak bisa bertindak," katanya.

Tito mengatakan jajaran TNI sampai menerjunkan Polisi Militer untuk datang ke TKP.

"Jadi kepentingan polisi dan TNI selain menegakkan hukum, pangdam juga mengirim dari jajaran POM nya. Jadi kalau ada oknum-oknum nggak berani kira-kira gitulah," kata dia.

Namun, sejauh ini, polisi belum menemukan oknum dan TNI yang melindungi kawasan Kalijodo.

"Nggak ada buktinya aman saja," kata dia.

Pangdam Jaya Mayjen Teddy Lhaksmana mengatakan pelibatan TNI dalam proses penggusuran Kalijodo untuk mempertebal kekuatan kepolisian dan Satpol PP.

"Yang kami lakukan sudah sesuai prosedur. Kita sudah tahu keadaan disini. Kata pak Kapolda untuk antisipasi perlu kekuatan yang banyak. Dan ajukan pada saya. Wilayah sebesar ini supaya aman perlu aparat yang banyak. Terus salah? Nggak dong. Kita sama-dama hidup di Jakarta kok," kata Teddy.

Saat ini, bangunan-bangunan di Kalijodo sudah rata dengan tanah, kecuali sebuah masjid. Setelah ini, pemerintah akan menata Kalijodo menjadi taman yang bagus.

BERITA MENARIK LAINNYA: 

Pengacara Warga Kalijodo Akui Ahok Cerdas

Korban Baru Saipul Jamil Lapor Polisi, Laki-laki Inisial M

Durian Ini Dihargai Rp1 Juta per Buah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pasca Pembongkaran, Polisi Jaga Ketat Kalijodo Selama 2 Hari

Pasca Pembongkaran, Polisi Jaga Ketat Kalijodo Selama 2 Hari

News | Senin, 29 Februari 2016 | 16:53 WIB

Terkini

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:47 WIB

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:13 WIB

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:19 WIB

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:33 WIB

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:23 WIB

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:05 WIB

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 17:35 WIB

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:24 WIB

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:15 WIB

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:04 WIB