Benda Diduga Serpihan MH370 Memicu Tanda Tanya

Ruben Setiawan

Jum'at, 04 Maret 2016 | 15:43 WIB
Benda Diduga Serpihan MH370 Memicu Tanda Tanya
Serpihan pesawat diduga bagian MH370 yang ditemukan di Mozambique. (Reuters)

Suara.com - Ada angin segar dalam penyelidikan hilangnya pesawat Malaysia Airlines MH370. Sebuah serpihan yang diduga berasal dari pesawat jenis Boeing 777-200ER tersebut ditemukan di pantai Mozambique, Afrika. Namun, muncul pertanyaan, mengapa serpihan tersebut ditemukan dalam keadaan bersih?

Serpihan yang diduga sebagai "horizontal stabilizer" dari pesawat itu ditemukan Blaine Alan Gibson. Blaine adalah pengacara sekaligus blogger Amerika Serikat yang melakukan pencarian jejak MH370 secara mandiri. Blaine, anggota kelompok independen yang dengan sukarela membantu pencarian MH370, membiayai seluruh perjalanan dari kocek pribadinya.

Yang kemudian menjadi sorotan adalah kondisi serpihan itu saat ditemukan. Serpihan tersebut jauh lebih bersih dibandingkan dengan flaperon pesawat yang ditemukan otoritas Pulau Reunion, bulan Juli 2015 silam.

Kondisi serpihan tersebut tidak selayaknya sebuah benda yang sudah terombang-ambing di lautan selama dua tahun. Tidak ada kerang laut maupun lumut yang pada umumnya melekat pada benda yang mengambang di laut. Apalagi, seperti diketahui, pesawat Malaysia Airlines MH370 sudah hilang sejak 8 Maret 2014 silam.

Baik otoritas Amerika Serikat maupun Malaysia telah menyatakan bahwa kemungkinan besar serpihan ini merupakan bagian dari Boeing 777. Sementara itu, otoritas Australia mengatakan bahwa lokasi penemuan benda itu konsisten dengan model pergerakan arus yang dipakai dalam pencarian MH370 di Samudera Hindia.

Adalah anggota kelompok independen MH370, Dan Thompson, yang menyoroti kondisi serpihan tersebut, setelah mengamati foto dan videonya.

"Teknologi komposit khusus yang digunakan pada serpihan tersebut pertama kalinya digunakan pada (pesawat Boeing) B767, dan diteruskan ke B777, yang mana menggunakan lebih banyak teknologi karbon komposit ke pesawat," kata Thompson seperti dikutip News.com.au.

"Dokumen perawatan pesawat yang kami akses memang tidak menyebut secara detail soal spesifikasi pembuatan. Dalam rincian desain, banyak inovasi yang dipakai dalam B777 namun teknologi untuk panel ini merupakan teknologi yang sudah dipakai pada B767. Kini kita memiliki katalog gambar dari serpihan B777 dan kita bisa membandingkannya dengan serpihan yang ditemukan Blaine," kata Thompson.

"Serpihan ini amat bersih. Berbeda dengan flaperon, itu terlihat seperti sudah berada di lautan selama 16 bulan," lanjutnya.

Senada dengan Thompson, rekannya yang juga anggota kelompok independen, Victor Iannello, mengatakan keterkejutannya atas kondisi serpihan tersebut.

"Saya terkejut dengan kondisi serpihan tersebut. Tidak ada hewan laut, tidak ada atau sedikit sekali lumut, dan jejak garis air. Kondisi serpihan ini tidak seperti flaperon yang ditemukan sebelumnya," kata Iannello.

Kendati demikian, dirinya merasa cukup yakin bahwa serpihan tersebut berasal dari Boeing 777.

Sesaat setelah menemukan serpihan tersebut, Blaine mengundang jurnalis penerbangan Jeff Wise dan anggota kelompok independen lainnya, termasuk Dan Thompson, Victor Iannello dan Mike Exner untuk melihat foto-foto dan video tersebut lewat Facebook.

Benda temuan Blaine tersebut akan dibawa ke Australia untuk dianalisis lebih lanjut oleh Biro Keselamatan Transportasi Australia (ATSB). Sebelumnya, Menteri Infrastruktur dan Transportasi Australia, Darren Chester, dalam sebuah pernyataannya, menegaskan bahwa lokasi penemuan serpihan tersebut konsisten dengan pemodelan arus pergerakan serpihan pesawat MH370. Oleh karena itu, dirinya mengatakan, lokasi pencarian MH370 yang dilakukan di Samudera Hindia sudah tepat. (News.com.au)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Satu Dekade Berlalu, Malaysia Kembali Cari Pesawat MH370 yang Hilang Misterius

Satu Dekade Berlalu, Malaysia Kembali Cari Pesawat MH370 yang Hilang Misterius

News | Sabtu, 21 Desember 2024 | 13:57 WIB

Broken Ridge Dimana? Diduga Kuat Jadi Lokasi Jatuhnya Pesawat MH370

Broken Ridge Dimana? Diduga Kuat Jadi Lokasi Jatuhnya Pesawat MH370

Lifestyle | Kamis, 29 Agustus 2024 | 20:04 WIB

Sinopsis MH370: The Plane That Disappeared, Tayang di Netflix

Sinopsis MH370: The Plane That Disappeared, Tayang di Netflix

Entertainment | Selasa, 21 Maret 2023 | 12:59 WIB

Netflix Ungkap Misteri Besar Hilangnya MH370 dalam Sebuah Dokumenter

Netflix Ungkap Misteri Besar Hilangnya MH370 dalam Sebuah Dokumenter

Your Say | Minggu, 19 Februari 2023 | 19:38 WIB

Temuan Puing MH370 Kuatkan Indikasi Pilot Sengaja Jatuhkan Pesawat

Temuan Puing MH370 Kuatkan Indikasi Pilot Sengaja Jatuhkan Pesawat

News | Jum'at, 16 Desember 2022 | 08:08 WIB

Terkini

Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini

Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:21 WIB

Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!

Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:10 WIB

Mirip-mirip One Piece, Wibu Jogja Sebut Penguasa Saat Ini Menindas Rakyat Kecil

Mirip-mirip One Piece, Wibu Jogja Sebut Penguasa Saat Ini Menindas Rakyat Kecil

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:05 WIB

Sambil Menangis, Kepala BGN Ungkap Kekecewaan: Saya Tak Tega, Niat Baik Prabowo Dikhianati

Sambil Menangis, Kepala BGN Ungkap Kekecewaan: Saya Tak Tega, Niat Baik Prabowo Dikhianati

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 17:50 WIB

Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser

Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 17:15 WIB

Komunitas Muratara Bernafas: Penertiban PETI Percuma Tanpa Penataan Wilayah dari Pemerintah

Komunitas Muratara Bernafas: Penertiban PETI Percuma Tanpa Penataan Wilayah dari Pemerintah

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 17:01 WIB

Peneliti UGM Pastikan Api di Rumah Sleman Bukan dari Gas Alam, Lalu Apa Pemantiknya?

Peneliti UGM Pastikan Api di Rumah Sleman Bukan dari Gas Alam, Lalu Apa Pemantiknya?

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:35 WIB

Turun ke Posko dan SMAN 3 Semarang, Ahmad Luthfi Pastikan SPMB Jateng Berjalan Lancar

Turun ke Posko dan SMAN 3 Semarang, Ahmad Luthfi Pastikan SPMB Jateng Berjalan Lancar

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:05 WIB

Siapa ANH? Pria yang Ditetapkan Sebagai Tersangka karena Bawa Bom Molotov saat Demo 12 Juni

Siapa ANH? Pria yang Ditetapkan Sebagai Tersangka karena Bawa Bom Molotov saat Demo 12 Juni

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:51 WIB

Peneliti UGM Tamatkan Misteri Rumah Api di Sleman: Bukan Dipicu Gas Alam atau Medan Elektromagnetik

Peneliti UGM Tamatkan Misteri Rumah Api di Sleman: Bukan Dipicu Gas Alam atau Medan Elektromagnetik

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:16 WIB