Isi Lengkap Pertemuan Presiden Jokowi dan Presiden Mahmoud

Siswanto | Erick Tanjung | Suara.com

Minggu, 06 Maret 2016 | 18:29 WIB
Isi Lengkap Pertemuan Presiden Jokowi dan Presiden Mahmoud
Presiden Joko Widodo (kiri) dan Presiden Palestina Mahmoud Abbas tersenyum hangat saat bertemu dalam acara KTT Luar Biasa Organisasi Kerjasama Islam (OKI), Jakarta, Minggu (6/3/201). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Presiden Joko Widodo melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas di sela-sela pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Organisasi Kerjasama Islam kelima di JCC, Senayan, Minggu (6/3/2016) sore.

Dalam pertemuan tertutup, Presiden Jokowi didampingi Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. Kedua kepala negara membahas mengenai dukungan Indonesia terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina, baik melalui hubungan bilateral maupun dalam forum regional dan internasional.

"Presiden Joko Widodo menyampaikan dukungan perjuangan kemerdekaan Palestina sesuai dengan kerangka two state solution dan berbagai resolusi PBB yang relevan," kata Retno dalam keterangan pers tertulis.

Dukungan Indonesia merupakan cerminan komitmen rakyat Indonesia agar saudara-saudara di Palestina mendapatkan kemerdekaan.

Selain mendorong tercapainya kemerdekaan Palestina, KTT Luar Biasa OKI juga mendorong penyelesaian isu Al-Quds Al-Sharif.

Selama ini Indonesia mendukung Palestina melalui berbagai cara, di antaranya mendukung pengibaran bendera Palestina di markas PBB pada 30 September 2015 lalu. Kemudian, menjadi tuan rumah pertemuan Conference on Cooperation among East Asian Countries for Palestinian Development kedua pada 1 Maret 2014, penguatan komitmen negara Asia-Afrika terhadap Palestina melalui Declaration on Palestine, serta penyelenggaraan International Conference on the Question of Jerusalem Desember tahun 2015.

Indonesia juga akan meresmikan kantor Konsul Kehormatan RI di Ramallah dalam waktu dekat. Pemerintah RI telah mencairkan bantuan kemanusiaan bagi rakyat Palestina senilai 1 juta dolar AS pada Desember 2015.

"Indonesia berkomitmen terus melanjutkan program capacity building sesuai kebutuhan Palestina," kata dia.

Pada periode 2008 - 2015, Indonesia telah memprakarsai lebih dari 135 program capacity building yang diikuti 1.364 warga Palestina telah menerima manfaat berbagai kegiatan capacity building. Bantuan tersebut disalurkan melalui kerangka bilateral, (New Asian-African Strategic Partnership for Palestinian Capacity Building Program) NAASP dan Conference on Cooperation among East Asian Countries for Palestinian Development. Periode 2016 telah dijadwalkan tujuh program capacity building bagi Palestina dalam kerangka Conference on Cooperation among East Asian Countries for Palestinian Development.

Indonesia juga telah menyampaikan berbagai bantuan kemanusiaan untuk membantu masyarakat Palestina, antara lain: Pembangunan Indonesian Cardiac Facility di rumah sakit Al-Shifa di Gaza, Palestina hasil hibah Pemri senilai Rp20 milar kepada Islamic Development Bank. Bantuan Pemri untuk perkembangan situasi di Gaza sebesar 1 juta dolar yang telah diberikan bulan Desember 2015. Bantuan dari Lembaga Masyarakat Indonesia MER-C telah menyelesaikan pembangunan Rumah Sakit Indonesia di Gaza dengan luas sekitar 10 ribu  meter persegi dengan dana dari sumbangan masyarakat Indonesia.

Mer-C juga membangun Guest House di kompleks yang sama. Bantuan Mer-C selama 2009-2014 mencapai total sekitar Rp126 miliar. Bulan Sabit Merah Indonesia menyampaikan bantuan dalam bentuk relawan kesehatan; beasiswa pelajar Palestina; ambulans, uang tunai, paket bahan pokok; renovasi gedung; total semua bantuan 2009-2014 sekitar Rp40 miliar.

Pos Keadilan Peduli Umat, memberikan bantuan berupa sarana/prasarana kesehatan; solar cell; hewan qurban; ambulans; total semua bantuan 2009-2014 + Rp5 miliar. Aksi Cepat Tanggap, memberikan bantuan berupa dapur umum; paket kesehatan; kursi roda; genset; paket lebaran; beasiswa seribu mahasiswa Palestina; perahu nelayan; total semua bantuan 2009-2014 sekitar Rp25 miliar.

Komite Nasional untuk Rakyat Palestina, menyampaikan bantuan berupa obat-obatan; santunan yatim dan janda; fasilitas air bersih; daging qurban; ambulans; karavan; total semua bantuan 2009-2014 sekitar Rp25 miliar.

Gabungan LSM di atas sepanjang tahun 2014 memberikan bantuan berupa lima buah ambulans, dengan rincian dua buah dari KNRP, satu buah dari ACT, satu buah dari PKPU, dan satu buah dari BSMI. Pada 21 Januari 2015, tiga buah ambulans berhasil diserahkan kepada masyarakat Palestina di Jalur Gaza, sedangkan dua buah ambulans lainnya hingga saat ini masih tertahan di Mesir karena permasalahan administratif )PKPU belum membayarkan bea impor ambulans).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rhoma Irama dan Ulama Dukung Palestina Merdeka

Rhoma Irama dan Ulama Dukung Palestina Merdeka

News | Minggu, 06 Maret 2016 | 18:17 WIB

Indonesia-Mauritania Sepakat Tingkatkan Kerjasama Perekonomian

Indonesia-Mauritania Sepakat Tingkatkan Kerjasama Perekonomian

Bisnis | Minggu, 06 Maret 2016 | 18:06 WIB

Indonesia Dorong Kerjasama Perhubungan dengan Sierra Leone

Indonesia Dorong Kerjasama Perhubungan dengan Sierra Leone

News | Minggu, 06 Maret 2016 | 17:58 WIB

Indonesia Sambut Baik Rencana Kunjungan Presiden Tajikistan

Indonesia Sambut Baik Rencana Kunjungan Presiden Tajikistan

News | Minggu, 06 Maret 2016 | 17:31 WIB

Terkini

Cemburu Berujung Maut, Suami Siri Bunuh Cucu Mpok Nori di Cipayung

Cemburu Berujung Maut, Suami Siri Bunuh Cucu Mpok Nori di Cipayung

News | Senin, 23 Maret 2026 | 11:59 WIB

Israel Porak-poranda Dibom Rudal Kiamat Iran, Negara Tetangga Ikut Repot Hingga Ratusan Orang Tewas

Israel Porak-poranda Dibom Rudal Kiamat Iran, Negara Tetangga Ikut Repot Hingga Ratusan Orang Tewas

News | Senin, 23 Maret 2026 | 11:44 WIB

KPK Jadikan Yaqut Cholil Qoumas Tahanan Rumah, DPR: Ini Tidak Lazim

KPK Jadikan Yaqut Cholil Qoumas Tahanan Rumah, DPR: Ini Tidak Lazim

News | Senin, 23 Maret 2026 | 11:26 WIB

Spesifikasi Pesawat Tempur F-35, Jet Siluman Amerika Serikat Keok Ditembak Iran

Spesifikasi Pesawat Tempur F-35, Jet Siluman Amerika Serikat Keok Ditembak Iran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 11:17 WIB

Bisakah Limbah Sawit Jadi Solusi Ekonomi Hijau, Guru Besar IPB Bilang Begini

Bisakah Limbah Sawit Jadi Solusi Ekonomi Hijau, Guru Besar IPB Bilang Begini

News | Senin, 23 Maret 2026 | 11:16 WIB

Gus Yaqut 'Mendadak' Jadi Tahanan Rumah, Legislator PKB Minta Penjelasan Transparan

Gus Yaqut 'Mendadak' Jadi Tahanan Rumah, Legislator PKB Minta Penjelasan Transparan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 11:16 WIB

Isi Curhat Benjamin Netanyahu Kena Mental Diserang Drone Iran

Isi Curhat Benjamin Netanyahu Kena Mental Diserang Drone Iran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 11:00 WIB

Israel Lumpuh, Iran Sulap 2 Wilayah Zionis Ini Jadi Kota Hantu

Israel Lumpuh, Iran Sulap 2 Wilayah Zionis Ini Jadi Kota Hantu

News | Senin, 23 Maret 2026 | 10:44 WIB

Perang Iran Picu Krisis Energi Global, Bisakah Energi Terbarukan Jadi Jalan Keluar?

Perang Iran Picu Krisis Energi Global, Bisakah Energi Terbarukan Jadi Jalan Keluar?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 10:44 WIB

Rudal Kiamat Iran Punya Jarak Tempuh 'Aceh-Papua' Bikin Ketar-ketir AS dan Inggris

Rudal Kiamat Iran Punya Jarak Tempuh 'Aceh-Papua' Bikin Ketar-ketir AS dan Inggris

News | Senin, 23 Maret 2026 | 10:27 WIB