Ini yang Paling Ditakutkan Warga Kalau Ahok Maju Lewat Partai

Siswanto, Agung Sandy Lesmana

Rabu, 09 Maret 2016 | 12:23 WIB
Ini yang Paling Ditakutkan Warga Kalau Ahok Maju Lewat Partai
Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta masih lama, Februari 2017. Tapi, tokoh yang akan maju sudah mulai berlomba-lomba mencari perhatian masyarakat.

Tak terkecuali, Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang menyatakan akan maju melalui jalur non partai politik bersama Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah DKI Jakarta Heru Budi Hartono. Juga Ketua Umum Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra yang sering dipuji-puji Ahok karena memuluskan langkah Abdurrahman Wahid (Gus Dur) untuk menjadi Presiden.

Lantas, apa tanggapan warga Jakarta terhadap dua nama tersebut? Ada ragam pendapat.

"Saya nggak respek kalau Pak Ahok maju lewat partai, kalau independen bolehlah," kata Fahmi (28), warga yang ditemui Suara.com di Jalan Yos Sudarso, Koja, Jakarta Utara, Rabu (9/3/2016).

Menurut Fahmi kalau Ahok maju lewat partai politik, begitu nanti menang, kebijakan-kebijakan pemerintah, besar kemungkinan diintervensi kepentingan partai. Langkah Ahok nanti juga akan diputuskan partai. Beda halnya kalau dia maju lewat jalur independen, Ahok tentu bisa menjalankan tugas negara benar-benar untuk kepentingan masyarakat.

"Saya takutnya kalau orang partai pasti nanti disetir-setir sama pimpinannya," kata Fahmi.

Fahmi menilai kinerja Ahok selama ini sudah cukup memuaskan. Berbagai perubahan telah dirasakan warga Jakarta. Fahmi tidak meragukan kepemimpinan Ahok.

"Dia memang bagus sih, dibandingkan gubernur sebelumnya, Ahok cepat benahin Jakarta," kata Fahmi.

Sementara Teguh (35), warga Alur Laut, Rawa Badak, Jakarta Utara, memilih Yusril ketimbang Ahok.

Teguh menilai pengalaman Yusril lebih banyak dari Ahok. Yusril pernah menjadi menteri dan punya pengalaman secara nasional.

"Saya lebih milih Yusril ketimbang Ahok, saya suka track recordnya. Dia dulu sempat jadi menterinya SBY kan. Dia, menurut saya kalau ngasih solusi, sih tepat," kata Teguh.

Selain Ahok dan Yusril, masih banyak nama yang sedang bersiap maju ke bursa pilkada. Sebut saja Sandiaga Uno, Ahmad Dhani, dan Adhyaksa Dault.

BERITA MENARIK LAINNYA: 

Tukang Sapu Ini akan Selalu Setia Dukung Ahok, Ini Alasannya

Begini Kronologis Hotel Club Bali di Cipanas Runtuh

Nikah Beda Agama, Ini Kata Dahlia Poland

Lihat, Farah Quinn Pakai Baju Renang Seksi di Tengah Salju

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Agus Hermanto: Tak Masalah DPR Panggil Ahok

Agus Hermanto: Tak Masalah DPR Panggil Ahok

News | Rabu, 09 Maret 2016 | 03:04 WIB

Anggota DPR Tersinggung Disebut Ahok Belagu

Anggota DPR Tersinggung Disebut Ahok Belagu

News | Selasa, 08 Maret 2016 | 21:24 WIB

Diserang Ahmad Dhani Tak Pro Rakyat, Begini Cara Ahok Bertahan

Diserang Ahmad Dhani Tak Pro Rakyat, Begini Cara Ahok Bertahan

News | Selasa, 08 Maret 2016 | 20:09 WIB

Nasdem Dukung Ahok di Pilkada DKI 2017, Djarot: PDIP Sangat Beda

Nasdem Dukung Ahok di Pilkada DKI 2017, Djarot: PDIP Sangat Beda

News | Selasa, 08 Maret 2016 | 19:29 WIB

Fenomena Ahok, Ini yang Paling Ditakutkan Megawati

Fenomena Ahok, Ini yang Paling Ditakutkan Megawati

News | Selasa, 08 Maret 2016 | 19:12 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×