Begini Kronologis Hotel Club Bali di Cipanas Runtuh

Siswanto

Rabu, 09 Maret 2016 | 14:41 WIB
Begini Kronologis Hotel Club Bali di Cipanas Runtuh
Hotel Club Bali, Villa Kota Bunga, Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, runtuh [dok. BNPB]

Hujan deras di daerah Cianjur telah mengakibatkan longsor. Hujan deras hanyalah pemicu longsor, faktor kerentanan yaitu adanya perumahan dan bangunan di daerah rawan longsor juga turut memicu bencana.

Tercatat longsor dua hari di Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, pada Selasa (8/3/2016) dan hari ini, Rabu (9/3/2016). 

Dini hari tadi, tebing di dekat Villa Kota Bunga, Desa Batu Lawang, Kecamatan Cipanas, Cianjur, longsor.

"Tebing yang di dekat hotel longsor dan menimpa bagian lobi hotel (Hotel Club Balidi lantai bawah dan merobohkan juga bangunan lantai atasnya," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho kepada Suara.com.

Kerusakan yang dialami Hotel Club Bali yang memiliki tiga lantai itu sangat parah. 

Dari Hotel Club Bali tercatat 11 warga menjadi korban. Korban terdiri satu orang luka berat, enam orang luka ringan, dan empat orang dalam proses evakuasi sampai hari ini.

"Kerugian material adalah satu unit hotel berlantai dua rusak berat," kata Sutopo. 

BPBD Cianjur bersama TNI, Polri, Basarnas, Tagana, PMI, relawan, dan masyarakat saat ini masih bekerjasama melakukan evakuasi empat korban yang belum berhasil dikeluarkan dari reruntuhan.

Sebelumnya, Selasa (8/3/2016) jam 03.05 WIB, longsor terjadi di Kampung Cikareo dan Kampung Kadubandeng, Desa Sukaresmi, dan Kampung Gadog, Desa Sukamahi, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur.

Longsor kemarin mengakibatkan dua orang meninggal dan satu orang hilang.

Dua orang yang meninggal dunia merupakan korban bencana di Desa Sukaresmi. Mereka adalah Jajang Mulyana (30) dan Siti Safatihah (31). Sedangkan di Desa Sukamahi, satu orang masih tertimbun longsor dan masih dalam pencarian bernama Aep.

"Pencarian korban masih dilakukan. Kemarin pencarian korban mengalami kendala karena cuaca hujan," kata Sutopo.

Masyarakat dihimbau untuk selalu waspada. Potensi hujan deras masih tinggi di Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara hingga akhir Maret.

Suara.com - BERITA MENARIK LAINNYA: 

Ahok Ingin Suatu Hari Nanti Bisa Jadi Presiden RI

Mengharukan, Penguin Renang 8.000 Km Temui Nelayan Penyelamatnya

Ibu-ibu Perhatikan Tips Bedakan Ketumbar Berkimia dan Asli Ini

Anda Takkan Menyangka dengan Apa Gadis Ini Melukis Donald Trump

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hotel Club Bali Runtuh, Bocah  6 Tahun Berhasil Diselamatkan

Hotel Club Bali Runtuh, Bocah 6 Tahun Berhasil Diselamatkan

News | Rabu, 09 Maret 2016 | 14:27 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×