ESDM Izinkan Swasta Terlibat di Program Indonesia Terang

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 10 Maret 2016 | 21:43 WIB
ESDM Izinkan Swasta Terlibat di Program Indonesia Terang
Ketua KPK Agus Rahardjo, Menteri ESDM Sudirman Said dan Mendagri Tjahjo Kumolo memberikan keterangan pers hasil rapat koordinasi di Gedung KPK, Jakarta, Senin (15/2). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said membolehkan pihak swasta pemilik perusahaan pembangkit listrik (Independent Power Producer/IPP) terlibat dalam program Indonesia Terang.

"Saya kira nanti swasta akan bisa masuk dan mereka akan berperan untuk menyediakan energi dalam program Indonesia Terang," kata Sudirman selepas Rapat dengan pihak Kamar Dagang Indonesia di Gedung Kadin, Jakarta, Kamis (10/3/2016).

Jika pihak swasta menyediakan energinya, lanjut dia, pemerintah akan memberikan subsidi bagi masyarakat dengan tujuan harganya yang terjangkau oleh pelanggan.

"Jadi, nanti pemerintah akan masuk dan memberikan subsidi untuk masyarakat, bukan untuk pengusaha karena rakyat belum mampu untuk membeli dengan harga yang mahal," ujarnya.

Khusus untuk wilayah timur Indonesia dalam Program Indonesia Terang ini akan diprioritaskan menggunakan energi baru, terbarukan, dan konversi energi (EBTKE). Khususnya bagi wilayah dengan geografis kepulauan dengan pengelolaan yang fleksibel.

"Jadi, yang mengelola itu nanti siapa, ya, tergantung, kalau kalian itu kuat, ya, PLN yang kelola," ucapnya.

PLN saat ini sedang melakukan pengkajian untuk menentukan energi apa yang sesuai untuk tiap daerah tersebut. Kementerian ESDM telah menugasi dua direktur regional PT PLN (Persero) yang akan menangani enam provinsi sebagai langkah mewujudkan Indonesia terang di Indonesia Timur.

Sementara, Direktur Jenderal EBTKE Kementerian ESDM Rida Mulyana mengatakan bahwa untuk program Indonesia Terang, pembangkit listriknya akan disesuaikan dengan potensi wilayah setempat.

"Makannya, kami menginstruksikan agar ada penyusunan data potensi energi apa yang bisa dikembangkan, per pulau bukan per provinsi seperti sekarang seperti jika ada panas bumi, ya, dikembangkan, ada potensi air, ombak, biomassa, atau surya itu yang dikembangkan di sana," ujar Rida melalui pesan singkat.

Cara dengan memanfaatkan potensi lokal tersebut akan didorong oleh Kementerian ESDM. Pasalnya, harga produksi dan jualnya lebih ekonomis.

"Memang benar kata Pak Menteri bahwa dengan pemanfaatan potensi lokal, bisa lebih murah, jadi nanti skemanya bisa PLN menyediakan energinya, atau kerja sama dengan IPP dengan membeli listrik yang dihasilkan," tutur Rida.

Sementara itu, ketika ditanya adanya kemungkinan PLN menetapkan tarif sendiri dengan melalui skema seperti itu, Menteri ESDM Sudirman Said mengatakan bahwa hal tersebut memungkinkan dan bahkan bisa lebih murah.

"Bisa saja, seperti di Batam itu PLN membentuk enam perusahaan bersama dengan pemda dan DPRD punya tarif sendiri sama juga di Tarakan. Dengan pemanfaatan potensi lokal, diharapkan harganya lebih murah," ucap sudirman di Gedung Kadin. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perpres Terkait Pembangkit Listrik Tenaga Sampah Telah Diteken

Perpres Terkait Pembangkit Listrik Tenaga Sampah Telah Diteken

News | Kamis, 10 Maret 2016 | 18:18 WIB

Kasus Sampah Kabel, Polisi Temukan Lorong Khusus

Kasus Sampah Kabel, Polisi Temukan Lorong Khusus

News | Kamis, 10 Maret 2016 | 15:10 WIB

Volvo Desak Standar Pengisian Mobil Listrik

Volvo Desak Standar Pengisian Mobil Listrik

Otomotif | Kamis, 10 Maret 2016 | 09:21 WIB

Kasus Pencurian Kabel Listrik, PLN Serahkan ke Polisi

Kasus Pencurian Kabel Listrik, PLN Serahkan ke Polisi

News | Selasa, 08 Maret 2016 | 15:54 WIB

PLN Ragukan Sampah Kulit Kabel di Gorong-Gorong  Merdeka Selatan

PLN Ragukan Sampah Kulit Kabel di Gorong-Gorong Merdeka Selatan

News | Selasa, 08 Maret 2016 | 15:48 WIB

Misteri Limbah Kabel di Got Ring 1, DPRD DKI akan Panggil Dinas

Misteri Limbah Kabel di Got Ring 1, DPRD DKI akan Panggil Dinas

News | Senin, 07 Maret 2016 | 17:37 WIB

Corvette Uji Coba Mobil Listrik di Landasan NASA

Corvette Uji Coba Mobil Listrik di Landasan NASA

Otomotif | Senin, 07 Maret 2016 | 10:36 WIB

Pertamina Siapkan 5 Miliar Dolar AS Buat Bangun PLTS

Pertamina Siapkan 5 Miliar Dolar AS Buat Bangun PLTS

Bisnis | Minggu, 06 Maret 2016 | 13:58 WIB

Pertamina Siapkan 5 Miliar Dolar AS Buat Bangun PLTS

Pertamina Siapkan 5 Miliar Dolar AS Buat Bangun PLTS

Bisnis | Minggu, 06 Maret 2016 | 13:58 WIB

PLN dan Pengembang Sepakat Soal Harga Jual Beli Tenaga Listrik

PLN dan Pengembang Sepakat Soal Harga Jual Beli Tenaga Listrik

Bisnis | Minggu, 06 Maret 2016 | 06:37 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×