Lomba Makan Ayam KFC Renggut Nyawa, 11 Saksi Diperiksa Polisi

Siswanto | Suara.com

Sabtu, 12 Maret 2016 | 23:01 WIB
Lomba Makan Ayam KFC Renggut Nyawa, 11 Saksi Diperiksa Polisi

Suara.com - Kasus lomba makan ayam goreng berhadiah spektakuler bertema "Makan 5 Menit, Menang 5 Miliar" yang digelar di KFC Taman Semanan, RT 15, RW 11, Kelurahan Duri Kosambi, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, saat ini sedang dalam penanganan Kepolisian Resor Jakarta Barat. Kasus yang terjadi pada Jumat (11/3/2016) jam 14.02 WIB itu memakan korban jiwa salah satu pesertanya, Fredy Jayadi (45), warga Jalan Angsoka Hijau V, Blok R 7/27, Perum Kosambi Baru.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jakarta Barat Ajun Komisaris Besar Polisi Didik Sugiarto mengatakan penyidik sejauh ini sudah memeriksa 11 saksi.

"Keterangan para saksi, selanjutnya digunakan untuk melanjutkan penanganan kasus itu," kata Sugiarto kepada Suara.com, Sabtu (12/3/2016).

Saksi yang diperiksa penyidik, antara lain peserta, pengunjung, dan penyelenggara acara lomba.

Pemeriksaan kasus tidak hanya pada jatuhnya korban jiwa, tetapi juga ke arah perizinan penyelenggaraan acara.

Untuk perizinan, Didik belum dapat memastikan apakah sudah ada atau belum. Penyidik akan meminta keterangan lebih jauh kepada panitia acara.

Sementara itu, jenazah Fredy langsung dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur, usai dinyatakan meninggal oleh dokter klinik Yasa Husada di Jalan Pulo Indah, RT 1/8, Kelurahan Duri Kosambi. Setelah diautopsi, jenazah  dibawa ke Rumah Duka Abadi, Daan Mogot, Jakarta Barat.  Rencananya, jasad akan dimakamkan pada Senin (14/3/2016).

Menurut keterangan kepolisian yang diterima Suara.com, panitia lomba makan ayam sudah mengadakan lomba sejak tanggal 3 Maret 2016.

Lomba hari ini, dimulai jam 14.00 WIB dengan peserta tiga orang.

Setiap peserta diberi tiga potong daging ayam KFC, siapa yang tercepat menghabiskan ayam tersebut, maka akan menjadi pemenang.

Fredy ketika itu menghabiskan ayam ketiga, tiba-tiba tersedak dan dia langsung meminum air putih.

Kemudian Fredy diberi pertolongan dengan langsung dibawa ke klinik Yasa Husada.

Setelah dicek dokter jaga, dokter menyatakan nyawa korban tidak tertolong.

"Setelah itu saya bawa lagi korbannya," kata Mursair -- supir angkot yang disewa untuk membawa Fredy ke rumah sakit -- kepada Suara.com, kemarin malam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Masih Selidiki Pria Tewas di Lomba Makan Ayam KFC

Polisi Masih Selidiki Pria Tewas di Lomba Makan Ayam KFC

News | Jum'at, 11 Maret 2016 | 22:18 WIB

Cerita Saksi Bawa Jasad Korban Lomba Makan Ayam di KFC Cengkareng

Cerita Saksi Bawa Jasad Korban Lomba Makan Ayam di KFC Cengkareng

News | Jum'at, 11 Maret 2016 | 21:53 WIB

Terkini

Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya

Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:18 WIB

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:48 WIB

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:31 WIB

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:17 WIB

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:14 WIB

Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo

Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:07 WIB

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:02 WIB

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:57 WIB