Awas Petir dan Angin Kencang di Yogyakarta

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 13 Maret 2016 | 14:57 WIB
Awas Petir dan Angin Kencang di Yogyakarta
Ilustrasi bencana angin kencang. (Shutterstock)

Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Yogyakarta, mengimbau masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta untuk mewaspadai potensi terjadinya petir dan angin kencang hingga memasuki musim pancaaroba pada April 2016.

"Kami imbau masyarakat untuk mewaspadai terjadinya petir dan angin kencang. Terutama saat siang hingga sore hari karena pertumbuhan awan Cumulonimbus (Cb) tinggi," kata Koordinator Pos Klimatologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta Joko Budiono, Minggu (13/3/2016).

Pancaroba baru masuk April nanti dan diperkirakan curah hujan paling banyak terjadi pada siang hingga sore. Curah hujan pada Maret ini di DIY umumnya berkisar antara 201 hingga 400 milimeter (mm) atau dalam kategori menengah sampai tinggi.

"Potensi petir dan angin kencang juga masih tinggi sehingga perlu diwaspadai terutama terhadap pertumbuhan awan Cb," katanya.

"Kecuali wilayah Kabupaten Bantul di bagian utara dan tengah, serta di Kabupaten Kulon Progo bagian selatan. Di beberapa wilayah tersebut curah hujan berkisar 151 hingga 200 mm. Untuk di Gunung Kidul bagian tengah, cukup tinggi berkisar antara 401 hingga 500 mm, atau dalam kategori tinggi," katanya.

Koordinator Search and Rescue (SAR) Kaliurang, Kabupaten Sleman Kiswanta mengatakan angin kencang sempat terjadi di wilayah Sleman utara beberapa waktu terakhir ini.

"Bahkan beberapa waktu lalu kejadian angin kencang merobohkan beberapa pohon di wilayah lereng Gunung Merapi sekitar seminggu yang lalu,"katanya.

Menurut dia, kejadian angin kencang tersebut terjadi tiba-tiba dan tidak didahului dengan hujan sebelumnya.

"Tidak disertai hujan, tapi angin kencang merobohkan pohon di beberapa titik. Selain itu juga bahaya longsor, yang juga sempat terjadi di daerah Umbulharjo, Cangkringan di dekat sumber air Umbul Wadon," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BMKG: Jabodetabek Diguyur Hujan Seharian

BMKG: Jabodetabek Diguyur Hujan Seharian

News | Jum'at, 26 Februari 2016 | 07:14 WIB

Gerbang Tol Cikunir 2 Arah JORR Kembali Dibuka

Gerbang Tol Cikunir 2 Arah JORR Kembali Dibuka

News | Senin, 15 Februari 2016 | 07:45 WIB

Ahok Beri Anggaran untuk Cegah DBD di Jakarta

Ahok Beri Anggaran untuk Cegah DBD di Jakarta

News | Kamis, 28 Januari 2016 | 12:28 WIB

Waspadai Virus Zika

Waspadai Virus Zika

Health | Senin, 25 Januari 2016 | 12:02 WIB

Kapan Puncak Musim Hujan?

Kapan Puncak Musim Hujan?

News | Sabtu, 23 Januari 2016 | 02:49 WIB

Waspada La Nina Pertengahan Tahun 2016

Waspada La Nina Pertengahan Tahun 2016

News | Sabtu, 23 Januari 2016 | 01:03 WIB

Hujan Diprediksi Merata dan Menguat Hingga Awal Febuari

Hujan Diprediksi Merata dan Menguat Hingga Awal Febuari

News | Sabtu, 23 Januari 2016 | 03:12 WIB

Musim Hujan, Waspadai Demam Berdarah

Musim Hujan, Waspadai Demam Berdarah

Health | Rabu, 13 Januari 2016 | 08:10 WIB

Lengkapi Gayamu dengan Koleksi Terbaru dari G2000

Lengkapi Gayamu dengan Koleksi Terbaru dari G2000

Lifestyle | Selasa, 15 Desember 2015 | 18:01 WIB

Ini Cara Mudah untuk Tetap Trendi di Musim Hujan

Ini Cara Mudah untuk Tetap Trendi di Musim Hujan

Lifestyle | Rabu, 18 November 2015 | 19:06 WIB

Terkini

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten, Nilainya Rp280 Juta

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten, Nilainya Rp280 Juta

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:24 WIB

Sinopsis Film Pirunduk, Saat Aulia Sarah Terjerat Ilmu Hitam demi Menaklukkan Suami

Sinopsis Film Pirunduk, Saat Aulia Sarah Terjerat Ilmu Hitam demi Menaklukkan Suami

Entertainment | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Pertalite Makin Menipis! Bahlil Ungkap Stok BBM Subsidi Tinggal 16-18 Hari

Pertalite Makin Menipis! Bahlil Ungkap Stok BBM Subsidi Tinggal 16-18 Hari

Video | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:00 WIB

KPK Ungkap Bupati Klaten Diduga Terima Fee Proyek Rp2,14 Miliar, Uangnya untuk Bayar Utang Pilkada

KPK Ungkap Bupati Klaten Diduga Terima Fee Proyek Rp2,14 Miliar, Uangnya untuk Bayar Utang Pilkada

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:51 WIB

66 Daerah Belum Punya RS Tipe C, Pasien Kanker Berisiko Harus Berobat Jauh

66 Daerah Belum Punya RS Tipe C, Pasien Kanker Berisiko Harus Berobat Jauh

Jogja | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:48 WIB

OTT Muara Enim Bikin Suap Rp400 Juta Bupati Klaten Tertunda, Temuan Audit Tetap Dihapus

OTT Muara Enim Bikin Suap Rp400 Juta Bupati Klaten Tertunda, Temuan Audit Tetap Dihapus

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:44 WIB

Perubahan Iklim Ancam Kehidupan, Generasi Muda Punya Peran Besar Selamatkan Masa Depan

Perubahan Iklim Ancam Kehidupan, Generasi Muda Punya Peran Besar Selamatkan Masa Depan

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Sumut, Semua Sekolah Terapkan PJJ hingga 21 Oktober

Kabut Asap Selimuti Sumut, Semua Sekolah Terapkan PJJ hingga 21 Oktober

Sumut | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:18 WIB

Rehabilitasi 121 Faskes Pascabencana Sumatera Dikebut, Progres Capai 74,4 Persen

Rehabilitasi 121 Faskes Pascabencana Sumatera Dikebut, Progres Capai 74,4 Persen

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:15 WIB

Teknologi Flash Charging BYD Bisa Digunakan Mobil Listrik Merek Lain, Ada Tapinya...

Teknologi Flash Charging BYD Bisa Digunakan Mobil Listrik Merek Lain, Ada Tapinya...

Otomotif | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:10 WIB

×