Polda Proses Kasus Mirna Disebut Punya Asuransi 5 Juta Dolar AS

Siswanto, Agung Sandy Lesmana

Selasa, 15 Maret 2016 | 18:25 WIB
Polda Proses Kasus Mirna Disebut Punya Asuransi 5 Juta Dolar AS
Jessica Kumala Wongso dan pengacara, Yudi Wibowo Sukitno, di Komnas HAM [suara.com/Bowo Raharjo]

Polda Metro Jaya menindaklanjuti laporan ayahanda Wayan Mirna SalihinDarmawan Salihin, terkait kasus pencemaran nama baik yang diduga dilakukan pengacara tersangka Jessica Kumala WongsoYudi Wibowo Sukinto

"Prinsipnya kalau ada laporan masyarakat kita akan lakukan pengkajian," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Mohammad Iqbal kepada wartawan, Selasa (15/3/2016).

Ucapan Yudi yang dianggap mencemarkan nama baik adalah ketika dia mengatakan curiga ada pihak lain yang sengaja mengincar asuransi jiwa Mirna senilai 5 juta dolar AS dengan mengambinghitamkan Jessica.

Suara.com - Dalam waktu dekat penyidik akan memanggil Darmawan sebagai pelapor untuk dimintai keterangan. Kalau ditemukan unsur pelanggaran tindak pidana, kasus akan ditingkatkan ke tahap penyidikan.

"Kami interview dulu, kami yakinkan ada atau tidak perbuatan pidana. Kalau tidak kita akan sampaikan kepada pelapor. Ada perbuatan atau tidak, kalau ada kita lakukan proses penyidikan," kata Iqbal.

Kepala Sub Direktorat Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Ajun Komisaris Besar Suharyanto menambahkan Darmawan melapor karena Yudi dianggap menyebarkan informasi tak benar ke publik.

"Karena berita yang diposting itu adalah berita bohong, menyebarkan berita bohong. Kata pak Darmawan seperti itu," kata dia.

Barang bukti yang diserahkan Darmawan ke polisi saat membuat laporan adalah pemberitaan di media internet.

"Dia kan tahu dari internet (berita di internet)," kata dia.

Kalau terbukti, Yudi dikenakan Pasal 27 ayat (3) Undang-Undang Informasi Transaksi dan Elektronik tentang pencemaran nama baik.

"Ya lihat LP (laporan polisi) nya Pasal 27," kata dia.

Sebelumnya, Darmawan membantah kalau putrinya memiliki asuransi jiwa di luar negeri yang jumlahnya mencapai sebesar 5 juta dolar AS.

"Bener nggak sih saya asuransiin segala di luar negeri apa gitu," kata Darmawan, Senin (14/3/2016).

Darmawan mengatakan anaknya memang punya asuransi, tetapi nilainya tidak sebesar yang disebutkan Yudi. Dan asuransi jiwa tersebut, kata Darmawan, tidak berada di luar negeri, melainkan di Indonesia.

"Ya asuransi aja, saya ada asuransi ya anaknya aja gitu lo. Di luar negeri nggak ada," kata dia.

Darmawan enggan menyebutkan nilai asuransi jiwa Mirna di salah satu perusahaan swasta tersebut. Jumlahnya tidak sampai jutaan dolar Amerika.

"Yaelah, dikit kali, malu. Orang buat berobat doang," kata Darmawan.

Darmawan malah heran darimana Yudi mendatkan informasi jumlah asuransi Mirna.

"Kata Yudi 5 juta dollar dari luar negeri, tahu darimana dia, dapet informasinya," kata dia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ayah Mirna Terbelalak Disebut Punya Asuransi Jiwa 5 Juta Dolar AS

Ayah Mirna Terbelalak Disebut Punya Asuransi Jiwa 5 Juta Dolar AS

News | Senin, 14 Maret 2016 | 15:36 WIB

Terkini

Bos BCA Sindir Penemuan Emas 74Kg di Rumah Eks Jampidsus: Kurang Pintar

Bos BCA Sindir Penemuan Emas 74Kg di Rumah Eks Jampidsus: Kurang Pintar

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:11 WIB

Bro Ron Sindir Keras OTT Bupati Sukoharjo: Mungkin Mau Ikuti Sekjennya

Bro Ron Sindir Keras OTT Bupati Sukoharjo: Mungkin Mau Ikuti Sekjennya

Surakarta | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:10 WIB

Target PLTS 100 GW: Bisakah Bali, NTB, dan NTT Memimpin Transisi Energi Indonesia?

Target PLTS 100 GW: Bisakah Bali, NTB, dan NTT Memimpin Transisi Energi Indonesia?

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:10 WIB

5 Rumah Rusak Akibat Cuaca Ekstrem di Binjai

5 Rumah Rusak Akibat Cuaca Ekstrem di Binjai

Sumut | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:07 WIB

Terinspirasi Kisah Nyata, Film AUTOPSY: Dead Body Can Talk Kupas Misteri Lewat Ruang Autopsi

Terinspirasi Kisah Nyata, Film AUTOPSY: Dead Body Can Talk Kupas Misteri Lewat Ruang Autopsi

Entertainment | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:06 WIB

Dominasi PMDN, Ini Data Kinerja Investasi Indonesia 2025

Dominasi PMDN, Ini Data Kinerja Investasi Indonesia 2025

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:06 WIB

Adu Spek Samsung Galaxy A27 5G vs Galaxy A26 5G, Mending Ugrade atau Seri Lama?

Adu Spek Samsung Galaxy A27 5G vs Galaxy A26 5G, Mending Ugrade atau Seri Lama?

Tekno | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:04 WIB

Disebut di Pinggir Sungai, Kades Sidodadi Bongkar Fakta Kopdes Merah Putih yang Viral

Disebut di Pinggir Sungai, Kades Sidodadi Bongkar Fakta Kopdes Merah Putih yang Viral

Malang | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:02 WIB

Tomb Raider King: Endline Resmi Rilis, Hadir dalam Dua Format

Tomb Raider King: Endline Resmi Rilis, Hadir dalam Dua Format

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:02 WIB

PBHI Serahkan Data Baru ke Ombudsman, Soroti Dokumen Kebencanaan Izin Tambang Andesit Kasang

PBHI Serahkan Data Baru ke Ombudsman, Soroti Dokumen Kebencanaan Izin Tambang Andesit Kasang

Sumbar | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:00 WIB

×