Array

Puluhan Driver Gojek Diamankan, LBH Yakin Polisi Salah Tangkap

Selasa, 22 Maret 2016 | 19:10 WIB
Puluhan Driver Gojek Diamankan, LBH Yakin Polisi Salah Tangkap
Pengacara publik LBH Jakarta Aldo Felix di Polda Metro Jaya [suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Suara.com - Tim pengacara Lembaga Bantuan Hukum Jakarta mendatangi Polda Metro Jaya untuk mendampingi puluhan driver Gojek yang diamankan polisi menyusul terjadinya aksi kekerasan di tengah demonstrasi sopir taksi konvensional di Ibu Kota, Selasa (22/3/2016).

"LBH Jakarta sedang mendampingi 64 sopir Gojek yang ditangkap karena salah satunya kebetulan ada yang menghubungi kami. Katanya mereka dibawa ke Polda Metro Jaya yang mereka sendiri tidak ketahui kenapa," kata salah pengacara publik LBH Jakarta Aldo Felix di Polda Metro Jaya.

Aldo menduga polisi salah tangkap. Puluhan driver Gojek yang diamankan tidak ikut menyerang taksi.

"Kita merasa bahwa polisi salah tangkap ya, bahwa sopir Gojek ini bukan pelaku kekerasan," kata dia.

Aldo mengatakan polisi mengira konvoi Gojek tadi sebagai aksi balas dendam menyusul terjadinya ketegangan di beberapa titik.

"Mereka hanya berjalan konvoi menurut keterangan mereka ada sekitar 100 orang. Mereka jalan ramai-ramai karena takut jadi korban kekerasan yang terjadi siang tadi. Tapi sepertinya disalahpahami oleh aparat penegak hukum karena malah dibawa ke polisi," kata dia.

Driver Gojek, katanya, justru khawatir menjadi korban kekerasan karena sopir taksi tadi demo menolak kehadiran transportasi berbasis aplikasi online.

Itu sebabnya, kata Aldo, tadi sesama driver Gojek sepakat untuk konvoi. Kebetulan saat konvoi berlangsung, mereka bertemu rombongan sopir angkutan umum.

"Itulah sebabnya kenapa polisi yang melihat kejadian itu mengira akan melakukan kekerasan padahal mereka sendiri pun lagi kabur karena takut menjadi korban kekerasan itu," kata dia.

Aldo mengatakan puluhan driver Gojek yang diamankan polisi sebenarnya tadi sedang menghindari lokasi-lokasi rawan bentrokan.

"Karena dia takut untuk melewati daerah tersebut makanya mereka memutuskan memutar. Jadi teman-teman nggak melakukan keributan apapun," kata dia.

Lantaran diduga salah tangkap tersebut, pihaknya meminta polisi untuk segera melepaskan mereka.

"Kita juga harapannya karena mereka bukan pelaku kekerasan malah korban salah tangkap oleh Polda Metro Jaya dilepaskan segera," kata dia.

Menurut informasi, ada 85 orang yang telah diamankan di Polda Metro Jaya dengan rincian 64 orang diamankan di gedung Sabhara Polda Metro Jaya, sedangkan 21 orang lainnya tengah menjalani pemeriksaan di gedung Dirkrimum.

Hingga berita ini diturunkan,a belum ada keterangan resmi dari kepolisian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI