Remaja Belasan Tahun di Pekanbaru Miliki Ribuan Paket Sabu

Esti Utami | Suara.com

Senin, 28 Maret 2016 | 15:54 WIB
Remaja Belasan Tahun di Pekanbaru Miliki Ribuan Paket Sabu
Ilustrasi sabu [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Seorang remaja berinisial AP yang baru berusia 15 tahun, ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan 4.639 paket sabu di Pekanbaru, Riau.

kepada polisi yang memeriksanya, AP mengatakan bercita-cita menjadi perwira polisi. Hal itu disampaikan AP saat disambangi Ketua Dewan Pembina Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Dr Seto Mulyadi atau yang kerap disapa Kak Seto di Polresta Pekanbaru, Senin (28/3/2016).

Sementara itu, seorang tersangka lainnya, EP yang juga merupakan rekan AP saat ditangkap di Kampung Narkoba pada Kamis malam (25/3) lalu mengatakan ingin menjadi anggota TNI.

Kak Seto mengunjungi kedua tersangka ini lantaran AP dan EP diketahui masih berusia 15 tahun atau anak di bawah umur. AP dan EP diringkus Satuan Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru bersama dua orang lainnya yakni RJ (20) dan RM (20).

Dalam perkara tersebut, RJ merupakan bandar sabu-sabu di Kampung Dalam atau dikenal sebagai Kampung Narkoba di Pekanbaru yang beromzet Rp6 miliar.

Saat berbicara dengan Kak Seto, kedua tersangka itu sempat menangis menyesali perbuatannya. Kepada Kak Seto, mereka mengaku mengetahui bahwa menjadi pengedar sabu-sabu itu adalah perbuatan yang salah.

Namun begitu, Kak Seto meminta kepada mereka agar tetap berusaha mengejar cita-cita mereka dengan belajar di sel tahanan.

"Banyak teman di Jakarta yang masuk sel, tapi tetap bisa ikut belajar dan ikut Ujian Nasional supaya cita-cita tercapai," ujar kak Seto.

Ia mengatakan bahwa semuanya tidak ada yang mustahil dan meyakinkan kepada kedua tersangka bahwa orang-orang hebat bisa berasal dari manapun. Dijelaskannya lagi, dalam perkara itu mereka merupakan korban dari Bandar yang berusaha mengeksploitasi anak-anak menjadi pengedar.

Sementara itu, Kasat Res Narkoba Polresta Pekanbaru, Kompol Iwan Lesmana mengatakan bahwa pihaknya akan berusaha mempercepat proses penyidikan untuk selanjutnya dilakukan tahap II dalam waktu 15 hari.

"Kita terus gesa penyidikan dan pemberkasan sehingga segera dilakukan tahap II," jelasnya. Nantinya selama penyidikan, ia juga mengatakan kedua tersangka akan didampingi oleh orang tua dan Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Riau.

Ketua LPA Riau, Esther Yuliani mengatakan pihaknya akan terus memantau proses penyidikan hingga penyerahan ke Kejaksaan dan sel tahanan.

"Kita akan pastikan mereka mendapatkan pendidikan yang layak," tegasnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kreatif Tapi Kriminal: Penyelundup Sembunyikan Sabu Kristal Dalam Semangka Palsu di Perbatasan AS-Meksiko

Kreatif Tapi Kriminal: Penyelundup Sembunyikan Sabu Kristal Dalam Semangka Palsu di Perbatasan AS-Meksiko

News | Sabtu, 24 Agustus 2024 | 15:41 WIB

Abang Ojol Bawa Paket Narkoba dari Kampung Ambon Jakbar, Penerima Sabu Modus Mi Instan Masih Misterius

Abang Ojol Bawa Paket Narkoba dari Kampung Ambon Jakbar, Penerima Sabu Modus Mi Instan Masih Misterius

News | Rabu, 03 Juli 2024 | 12:23 WIB

Penggerebekan Kampung Boncos di Jakarta Barat Diwarnai Kejar-kejaran, Polisi Amankan 6 Paket Sabu

Penggerebekan Kampung Boncos di Jakarta Barat Diwarnai Kejar-kejaran, Polisi Amankan 6 Paket Sabu

News | Rabu, 13 Juli 2022 | 00:05 WIB

Terkini

Ade Armando Resmi Keluar dari PSI, Pengamat Sebut Demi Selamatkan Citra Partai

Ade Armando Resmi Keluar dari PSI, Pengamat Sebut Demi Selamatkan Citra Partai

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:47 WIB

Mensos Gus Ipul Sambangi KPK Besok, Minta Nasihat Terkait Pengadaan Sekolah Rakyat yang Disorot

Mensos Gus Ipul Sambangi KPK Besok, Minta Nasihat Terkait Pengadaan Sekolah Rakyat yang Disorot

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:39 WIB

Gelandang Botafogo Danilo Incar Satu Slot Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Top

Gelandang Botafogo Danilo Incar Satu Slot Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Top

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:38 WIB

Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Intelijen Itu Alat Negara, Bukan Alat Emosi

Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Intelijen Itu Alat Negara, Bukan Alat Emosi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:37 WIB

Menkes Budi Waspadai Hantavirus Masuk Indonesia, Rapid Test hingga PCR Disiapkan

Menkes Budi Waspadai Hantavirus Masuk Indonesia, Rapid Test hingga PCR Disiapkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:29 WIB

Akan Disampaikan di Forum Dunia, 3 Poin tentang Kekerasan Anak yang Tak Bisa Lagi Diabaikan

Akan Disampaikan di Forum Dunia, 3 Poin tentang Kekerasan Anak yang Tak Bisa Lagi Diabaikan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:25 WIB

Militer AS Punya Program Lumba-Lumba Militer, Isu di Selat Hormuz Jadi Sorotan

Militer AS Punya Program Lumba-Lumba Militer, Isu di Selat Hormuz Jadi Sorotan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:24 WIB

Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Menteri Bahlil dan Seskab Teddy Ikut

Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Menteri Bahlil dan Seskab Teddy Ikut

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:14 WIB

Soal Masa Depan Wisata RI, Triawan Munaf: Tak Ada Lagi Sistem Pemesanan yang Terfragmentasi

Soal Masa Depan Wisata RI, Triawan Munaf: Tak Ada Lagi Sistem Pemesanan yang Terfragmentasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:09 WIB

Siap-Siap Ganti Gas Melon ke CNG, Apakah Bisa Pakai Kompor LPG Biasa?

Siap-Siap Ganti Gas Melon ke CNG, Apakah Bisa Pakai Kompor LPG Biasa?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:09 WIB