Ahok Kesal: Tak Guna Ngomong Sama Yusril, Punya Otak Nggak

Siswanto | Nikolaus Tolen | Suara.com

Selasa, 29 Maret 2016 | 13:18 WIB
Ahok Kesal: Tak Guna Ngomong Sama Yusril, Punya Otak Nggak
Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Di tengah persiapan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) maju lagi ke pemilihan gubernur periode 2017-2022 melalui jalur independen, muncul isu baru lagi.

Isunya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan membongkar makam keramat yang merupakan makam Al Habib Husein bin Abubakar Alaydrus di RW 3, Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara.

Isu ini berawal dari beberapa penduduk sekitar kawasan makam yang meminta bantuan hukum ke kantor hukum Yusril Ihza Mahendra, Ihza & Ihza Law Firm. Kantor hukum tersebut dipimpin oleh Yusril yang tak lain tokoh yang berhasrat menjadi gubernur Jakarta untuk menggantikan Ahok.

Yusril siap pasang badan setelah kantor hukumnya ditunjuk warga. Kepada Yusril, penduduk menyampaikan menerima surat pemberitahuan dari Camat Penjaringan mengenai rencana revitalisasi.

Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tak dapat menyembunyikan kekecewaannya terhadap Yusril yang dinilai Ahok menghembuskan isu pemerintah akan menggusur makam keramat.

"Ngapain (komunikasi dengan Yusril), kalau orang sudah nggak demen sama kamu, ya sudah nggak demen, kamu percaya aja, kalau orang sudah anggap aku ini kafir nggak ada guna ngomong sama dia tetap kafir, najis udah. Nggak ada gunanya, tinggal dia punya nurani dan punya otak nggak," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (29/3/2016).

Ahok menyarankan kepada Ketua Umum Partai Bulan Bintang agar membaca kitab suci dengan baik sehingga tahu bedanya kafir dan tidak. 

"Nabinya saja nggak pernah kafirin orang Kristen, coba catatan Nabi Muhammad dimana yang ada cerita hadits nabi yang kafirin orang Kristen, kasih tahu saya. Jadi ini ajaran siapa, ini Islam apa, Islam rahmatan lil alamin atau jadi provokator lil alamin mesti jelas gitu loh," kata Ahok.

Mantan anggota Komisi II DPR RI terkesan kesal sekali dengan Yusril, meski sama-sama datang dari Belitung Timur. Menurut Ahok, Yusril bisa merusak bangsa Indonesia dengan paham yang tidak benar.

"Kalau sama saya sih nggak mau anteng-anteng baik-baikin kamu, saya lawan kamu, karena kamu ngajarin agama nggak bener, kamu akan ngerusak bangsa ini, jadi pondasi bangsa jangan bongkar-bongkar lagi, kita sudah jelas fondasi bangsanya udah selesai. Dan kita tinggal bangun dinding dan rumah, kalo kamu masih korek-korek fondasi, saya lawan kamu, itu saja," kata Ahok.


Ahok membantah isu pemerintah akan menggusur masjid dan makam keramat. Sebaliknya, kata Ahok, pemerintah akan menatanya.

"Nanti saya akan memperindahnya, saya akan mengecatnya, pasang lampu-lampu seperti ini," kata Ahok sambil menunjukkan gambar yang sudah didesain kontraktor yang tersimpan dalam handphone-nya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bila Kalah, Ini Nasihat Ahok Buat Gubernur Jakarta Penerusnya

Bila Kalah, Ini Nasihat Ahok Buat Gubernur Jakarta Penerusnya

News | Selasa, 29 Maret 2016 | 12:46 WIB

Teman Ahok Tagih Janji Habiburokhman Terjun dari Monas

Teman Ahok Tagih Janji Habiburokhman Terjun dari Monas

News | Selasa, 29 Maret 2016 | 12:46 WIB

Teman Ahok Sebut Habiburokhman Ketakutan

Teman Ahok Sebut Habiburokhman Ketakutan

News | Selasa, 29 Maret 2016 | 12:02 WIB

Terkini

Donald Trump Ancam Hancurkan Siapa Pun yang Dekati Uranium Iran

Donald Trump Ancam Hancurkan Siapa Pun yang Dekati Uranium Iran

News | Senin, 11 Mei 2026 | 11:21 WIB

Krisis Iklim Ancam Keselamatan Jemaah Haji, Studi Soroti Risiko Heatstroke

Krisis Iklim Ancam Keselamatan Jemaah Haji, Studi Soroti Risiko Heatstroke

News | Senin, 11 Mei 2026 | 11:20 WIB

KPK Periksa Plt Wali Kota Madiun Terkait Kasus Dugaan Fee Proyek dan Dana CSR Maidi

KPK Periksa Plt Wali Kota Madiun Terkait Kasus Dugaan Fee Proyek dan Dana CSR Maidi

News | Senin, 11 Mei 2026 | 11:18 WIB

DPR Apresiasi Bareskrim di Kasus Judi Online Internasional, Minta Jaringan Lain Dibongkar

DPR Apresiasi Bareskrim di Kasus Judi Online Internasional, Minta Jaringan Lain Dibongkar

News | Senin, 11 Mei 2026 | 11:11 WIB

Iran Kirim Proposal Baru ke AS: Tanda Mau Damai atau Strategi Baru?

Iran Kirim Proposal Baru ke AS: Tanda Mau Damai atau Strategi Baru?

News | Senin, 11 Mei 2026 | 10:25 WIB

252 Siswa Diduga Keracunan MBG di Pulogebang, Pramono Anung: Sudah Tertangani

252 Siswa Diduga Keracunan MBG di Pulogebang, Pramono Anung: Sudah Tertangani

News | Senin, 11 Mei 2026 | 10:19 WIB

DPRD DKI Sentil Kantor Pemerintah soal Pilah Sampah: Jangan Cuma Gencar Kampanye

DPRD DKI Sentil Kantor Pemerintah soal Pilah Sampah: Jangan Cuma Gencar Kampanye

News | Senin, 11 Mei 2026 | 09:41 WIB

Komisi II DPR Tegaskan RUU Pemilu Tetap Jadi Inisiatif Parlemen, Tak Perlu Dialihkan ke Pemerintah

Komisi II DPR Tegaskan RUU Pemilu Tetap Jadi Inisiatif Parlemen, Tak Perlu Dialihkan ke Pemerintah

News | Senin, 11 Mei 2026 | 09:33 WIB

Tambora Masuk Daftar RW Kumuh Jakarta, Pramono Akan Siapkan Pembenahan Besar-Besaran

Tambora Masuk Daftar RW Kumuh Jakarta, Pramono Akan Siapkan Pembenahan Besar-Besaran

News | Senin, 11 Mei 2026 | 07:43 WIB

Dokumen UFO Cuma Pengalihan Isu, Publik Diminta Jangan Percaya Omong Kosong Trump

Dokumen UFO Cuma Pengalihan Isu, Publik Diminta Jangan Percaya Omong Kosong Trump

News | Senin, 11 Mei 2026 | 07:24 WIB