Survei: Kader Dua Partai Ini 100 Persen Ogah Pilih Ahok

Siswanto, Nikolaus Tolen

Rabu, 30 Maret 2016 | 13:28 WIB
Survei: Kader Dua Partai Ini 100 Persen Ogah Pilih Ahok
Ketua Umum Partai Nasional Demokrat Surya Paloh dan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Istora Senayan, Jakarta [suara.com/Kurniawan Mas'ud]
Dari hasil survei yang dilakukan lembaga riset dan konsultan politik Charta Politika Indonesia periode 15-20 Maret 2016, menyebutkan dua partai politik yang sama sekali tidak mau mendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Dua partai yang dimaksud adalah Partai Islam Aman dan Damai pimpinan Rhoma Irama dan Partai Bulan Bintang pimpinan Yusril Ihza Mahendra. Seperti diketahui, Yusril saat ini sedang bersiap untuk melawan Ahok di pilkada.

"Dari 16 partai yang kami survei terkait pilihan partai terhadap calon gubernur yang ada, hanya ada tiga partai yang dukungannya sangat rendah terhadap Ahok, dua di antaranya sama sekali tidak ingin memilih Ahok dalam pilgub nanti, yakni PBB dan Partai Idaman," kata Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya ketika merilis hasil survei bertema Indonesia Menuju Pilkada DKI Jakarta 2017: Siapa Berani Lawan Ahok di kantor Charta Politika Indonesia, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (30/3/2016).
 
Responden yang berasal dari kader PBB yang disurvei, tak satu pun yang memilih Ahok. Mereka sepenuhnya mendukung Yusril Ihza Mahendra.

"Kalau kader Partai Idaman, dari 0,3 persen kadernya, untuk dukung Ahok sama sekali tidak ada. Namun mereka juga tidak menjatuhkan pilihannya kepada nama lain yang saat ini sudah mulai tenar, artinya suara mereka masih untuk calon yang lain," kata Yunarto.

Sedangkan kader Partai Keadilan Sejahtera yang jadi responden survei hanya 16 persen yang mendukung Ahok. Kader PKS mayoritas menginginkan Hidayat Nur Wahid maju.
Sementara itu, Ahok panen dukungan dari responden yang berasal dari Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia pimpinan Sutiyoso -- mantan gubernur Jakarta yang sekarang jadi kepala Badan Intelijen Negara. Mereka seratus persen mendukung Ahok. 

"Kalau Nasdem, dari 4,8 persen kadernya, 73,7 persen mendukung Ahok, kader PDIP sebanyak 67,5 persen dari 19,3 persen kader PDIP yang disurvei, kemudian ada Partai Gerindra, yang mendukung Ahok sebesar 51,9 persen," kata Yunarto.

Ahok dan Heru Budi Hartono saat ini bersiap maju lewat jalur non partai politik. Meski maju lewat jalur perseorangan, mereka tetap menerima dukungan dari partai. Dua partai, Nasdem dan Hanura, saat ini sudah resmi mendukung mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Asal Duit Partai Zaman Dulu dan Sekarang Beda Jauh, Ini Contohnya

Asal Duit Partai Zaman Dulu dan Sekarang Beda Jauh, Ini Contohnya

News | Rabu, 30 Maret 2016 | 12:31 WIB

Mahfud MD Tak Setuju Sikap seperti Ahok Disebut Deparpolisasi

Mahfud MD Tak Setuju Sikap seperti Ahok Disebut Deparpolisasi

News | Rabu, 30 Maret 2016 | 10:57 WIB

Tak Dukung Ahmad Dhani, Gading: Dukung yang Bener Saja

Tak Dukung Ahmad Dhani, Gading: Dukung yang Bener Saja

Entertainment | Rabu, 30 Maret 2016 | 10:15 WIB

Terkini

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:20 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:14 WIB

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:58 WIB

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:56 WIB

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:19 WIB

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:13 WIB

×