Ahok Diserang Isu SARA Membuat Relawan Makin Militan

Siswanto

Kamis, 31 Maret 2016 | 15:01 WIB
Ahok Diserang Isu SARA Membuat Relawan Makin Militan
Masyarakat mengisi formulir dukungan untuk Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Posko Teman Ahok di salah satu pertokoan, di Jakarta, Jumat (3/11). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Relawan Teman Ahok semakin giat mengumpulkan fotokopi kartu tanda penduduk warga Jakarta untuk memperlancar jalan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Heru Budi Hartono maju ke pilkada Jakarta periode 2017-2022. Mereka merasa tertantang setelah Ahok diserang dengan berbagai isu, terutama SARA.

"Sekarang sudah ada tantangannya, nggak kayak dulu, orang-orang udah pada kampanye di masjid, di mushola, siapa yang pilih orang Kristen, berarti kafir, membangkang dan sebagainya. Tapi pelan-pelan saya hadapi, saya jelaskan baik-baik," kata Riski Lubis (37), warga kelurahan Sukabumi Selatan, Kebun Jeruk, Jakarta Barat, di posko Teman Ahok, Graha Pejaten, Jalan Pejaten Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (31/3/2016).

Riski mengaku sudah menyerahkan formulir sebanyak 230 lembar ke posko. Setelah memberikan formulir, dia akan meminta formulir kosong lagi untuk dibagikan kepada tetangga dan teman yang belum kebagian.

"Saya tadi ngumpulin 230 formulir, sudah ada isinya semua. Ini saya mau ngambil lagi, soalnya di lingkungan saya masih banyak yang nggak kebagian," kata Riski.

Upaya Riski untuk menggalang dukungan buat Ahok tak gampang. Soalnya, sebagian warga Jakarta termakan isu SARA.

"Ada beberapa yang agak susah diyakinkan, soalnya udah dapat cerita-cerita SARA, tapi saya tetap berusaha, akhirnya mereka mau," kata dia.

Posko Teman Ahok di Graha Pejaten sampai hari ini terus dibanjiri warga yang ingin mendukung Ahok.

"Hari ini yang datang sudah 70 orang, ada yang cuma mengisi formulir, tapi lebih banyak yang mengantar formulir," kata satpam bernama Sahbudin.

Menurut Sahbudin, hari ini tergolong sepi karena biasanya yang datang bisa mencapai 200 orang.

"Sebenarnya hari ini bisa dibilang sepi lho, biasanya sampai 200 orang, mungkin karena hujan kali ya? Tapi sepertinya lebih banyak yang mengumpulkan formulir," kata Sahbudin. (Dian Rosmala)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Siapa Cagub DKI yang Diusung PPP, Lukman Hakim: Jangan Tanya Saya

Siapa Cagub DKI yang Diusung PPP, Lukman Hakim: Jangan Tanya Saya

News | Kamis, 31 Maret 2016 | 13:50 WIB

PBNU: Tak Ada Fatwa Larang Pilih Pemimpin Non Muslim

PBNU: Tak Ada Fatwa Larang Pilih Pemimpin Non Muslim

News | Kamis, 31 Maret 2016 | 13:24 WIB

Satpam Malah Tak Tahu Kantornya Jadi Posko Pencari Kesalahan Ahok

Satpam Malah Tak Tahu Kantornya Jadi Posko Pencari Kesalahan Ahok

News | Kamis, 31 Maret 2016 | 16:13 WIB

Menag Ingatkan Jangan Pakai Isu SARA, Ahok Jangan Terpancing

Menag Ingatkan Jangan Pakai Isu SARA, Ahok Jangan Terpancing

News | Kamis, 31 Maret 2016 | 12:16 WIB

Posko Tim Advokasi Pencari Kesalahan Ahok Sepi

Posko Tim Advokasi Pencari Kesalahan Ahok Sepi

News | Kamis, 31 Maret 2016 | 16:14 WIB

Terkini

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

Grace Natalie Soroti Perdebatan Kunjungan Jokowi ke Palue: Fokus pada Pemulihan Warga

Grace Natalie Soroti Perdebatan Kunjungan Jokowi ke Palue: Fokus pada Pemulihan Warga

Jakarta | Sabtu, 19 September 2026 | 21:32 WIB

×