Sanusi Ditangkap KPK, Djarot: Ini Bukti Korupsi Masih Merajalela

Siswanto, Bagus Santosa

Jum'at, 01 April 2016 | 11:43 WIB
Sanusi Ditangkap KPK, Djarot: Ini Bukti Korupsi Masih Merajalela
Wakil Gubernur Jakarta Djarot Saiful Hidayat [suara.com/Welly Hidayat]

Suara.com - Semalam, Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra Mohamad Sanusi ditangkap KPK dalam operasi tangkap tangan.

Wakil Gubernur Jakarta Djarot Saiful Hidayat menilai peristiwa ini menjadi bukti korupsi masih merajalela di negeri ini. Itu sebabnya, politisi PDI Perjuangan itu mendukung KPK melakukan pemberantasan korupsi secara menyeluruh.

"Ini buktinya bahwa sebetulnya korupsi masih merajalela. Harus kita dukung dong. Saya sangat mendukung KPK," kata Djarot di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (1/4/2016).

Djarot menegaskan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan kooperatif membantu penyidik KPK untuk menuntaskan kasus Sanusi, termasuk kalau ternyata nanti melibatkan pejabat di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Bagi Djarot sekaranglah waktunya bersih-bersih dari lingkaran atas.

‎"Makanya kita terbuka, jangan KPK, PPATK, juga. Bagus itu. Sangat kita dukung. Sekalian bersih-bersih. Paling bagus bersih-bersih itu dari atas," ujarnya.

PDI Perjuangan, katanya, memerintahkan kader yang berada di lingkaran eksekutif dan legislasi untuk mendukung gerakan antikorupsi. Kalau masih bandel, akan langsung dipecat.

"Ketua Umum menekankan bolak-balik, awas gitu ya, langsung pecat nggak nunggu lama. Mudah-mudahan teman-teman sadar betul ya. Di PDIP ada dua yang ditekankan, satu korupsi, dua narkoba, pasti habis, langsung dipecat. Kalau di PDIP lho ya," ‎katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sanusi Ditangkap, DPRD DKI Siapkan Apapun yang Dibutuhkan KPK

Sanusi Ditangkap, DPRD DKI Siapkan Apapun yang Dibutuhkan KPK

News | Jum'at, 01 April 2016 | 11:33 WIB

Ruang Kerja Sanusi, Taufik, dan Area CCTV di DPRD DKI Disegel KPK

Ruang Kerja Sanusi, Taufik, dan Area CCTV di DPRD DKI Disegel KPK

News | Jum'at, 01 April 2016 | 11:20 WIB

Ahok: Hidup Mohamad Sanusi Mewah

Ahok: Hidup Mohamad Sanusi Mewah

News | Jum'at, 01 April 2016 | 10:22 WIB

Gerindra: Hampir Bisa Dipastikan, Sanusi Ditangkap KPK

Gerindra: Hampir Bisa Dipastikan, Sanusi Ditangkap KPK

News | Jum'at, 01 April 2016 | 10:06 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×