KPK: Kasus Reklamasi Teluk Jakarta Termasuk Korupsi Besar

Pebriansyah Ariefana, Nikolaus Tolen

Jum'at, 01 April 2016 | 18:22 WIB
KPK: Kasus Reklamasi Teluk Jakarta Termasuk Korupsi Besar
Ketua KPU Husni Kamil Manik (kanan) memimpin rapat koordinasi dengan Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif (kedua kanan) bersama perwakilan BNN dan IDI di Gedung KPU, Jakarta, Senin (21/3). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebutkan kasus korupsi izin reklamasi teluk Jakarta termasuk korupsi besar. Sebab ini melibatkan perusahaan swasta dengan skala besar.

Dalam korupsi ini, KPK menangkap anggota DPRD DKI Jakarta Mohamad Sanusi dan pengusha PT Agung Podomoro Land (APL) berisial GER. Penangkapan dilakukan Kamis (31/3/2016) malam kemarin.

Selain itu KPK juga menangkap BER yang diduga sebagai perantara aksi penyuapan. Dalam penangkapan, KPK menyita uang yang sudah diberikan ke Sanusi sebanyak Rp 1,140 miliar. Ini setoran kedua yang sebelumnya, juga diberikan sebanyak Rp 1 miliar.

"Ini termasuk grand corruption, karena kami menyasar korupsi besar yang melibatkan pihak swasta. Yang paling penting lagi, ini contoh paripurna, bagaimana korporasi mempengaruhi kebijakan publik. Bisa dibayangkan kebijakan publik dibuat tidak berdasarkan kepentingan rakyat, tapi kepentingan korporasi," kata Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif di Gedung KPK, Jumat (1/4/2016).

Menurut Syarif, proyek reklamasi Jakarta itu juga sudah janggal. Sebab menabrak undang-undang di atasnya. Salah satunya UU lingkungan hidup.

"Makanya KPK menyebut kasus ini sangat penting," kata dia.

Syarif menjelaskan sampai saat ini KPK masih memburu Presiden PT APL. KPK meminta Presiden PT APL menyerahkan diri.

"Dia sebagai pemberi suap," paparnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Komentari Sanusi Hidup Mewah, Wakil Gerindra: Ahok Berkacalah

Komentari Sanusi Hidup Mewah, Wakil Gerindra: Ahok Berkacalah

News | Jum'at, 01 April 2016 | 17:53 WIB

Banyak Anggota DPRD DKI Belum Setor LHKPN

Banyak Anggota DPRD DKI Belum Setor LHKPN

News | Jum'at, 01 April 2016 | 17:10 WIB

Sanusi Dikaitkan Reklamasi Pantai Utara, Ahok Disebut-sebut

Sanusi Dikaitkan Reklamasi Pantai Utara, Ahok Disebut-sebut

News | Jum'at, 01 April 2016 | 16:51 WIB

Taufik Bela Sanusi yang Perlente, Tapi Belum Setor LHKPN

Taufik Bela Sanusi yang Perlente, Tapi Belum Setor LHKPN

News | Jum'at, 01 April 2016 | 16:40 WIB

Ditangkap KPK, Sanusi Terancam Hilang dari Daftar Lawan Ahok

Ditangkap KPK, Sanusi Terancam Hilang dari Daftar Lawan Ahok

News | Jum'at, 01 April 2016 | 16:26 WIB

Taufik Ragu Sanusi Korupsi: Dia Pengusaha Properti Thamrin City

Taufik Ragu Sanusi Korupsi: Dia Pengusaha Properti Thamrin City

News | Jum'at, 01 April 2016 | 16:12 WIB

Kakak Kandung Sanusi, Taufik, Siap Berikan Keterangan ke KPK

Kakak Kandung Sanusi, Taufik, Siap Berikan Keterangan ke KPK

News | Jum'at, 01 April 2016 | 16:02 WIB

Waketum Gerindra Dukung KPK 'Bersihkan' Kader Partai

Waketum Gerindra Dukung KPK 'Bersihkan' Kader Partai

News | Jum'at, 01 April 2016 | 15:46 WIB

Terkini

Berawal Kenalan, Anak di Bawah Umur jadi Korban Kekerasan Seksual Pemuda di Tambora

Berawal Kenalan, Anak di Bawah Umur jadi Korban Kekerasan Seksual Pemuda di Tambora

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:00 WIB

PSI Lampung Siaga Satu Sambut Jokowi, Siapkan Agenda Besar Bareng Relawan Gibran

PSI Lampung Siaga Satu Sambut Jokowi, Siapkan Agenda Besar Bareng Relawan Gibran

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:42 WIB

Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD

Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:38 WIB

Tragedi Pantai Ampenan Berakhir Duka, Jasad Bocah 9 Tahun Ditemukan Mengapung di Perairan Bintaro

Tragedi Pantai Ampenan Berakhir Duka, Jasad Bocah 9 Tahun Ditemukan Mengapung di Perairan Bintaro

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:30 WIB

Dulu Cap PKI Sekarang 'Antek Asing', Pola Lama Bungkam Kritik dengan Wajah Baru

Dulu Cap PKI Sekarang 'Antek Asing', Pola Lama Bungkam Kritik dengan Wajah Baru

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:10 WIB

Terduga Pembunuh Wanita Muda di Hotel Kebayoran Baru Ditangkap

Terduga Pembunuh Wanita Muda di Hotel Kebayoran Baru Ditangkap

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:00 WIB

Gugur Gunung Tandang Gawe, Saat Wayang Bicara Soal Kriminalisasi dan Ketimpangan Sosial

Gugur Gunung Tandang Gawe, Saat Wayang Bicara Soal Kriminalisasi dan Ketimpangan Sosial

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:35 WIB

Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Lampung Akhir Juni, PSI Sebut Antusiasme Warga Tinggi

Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Lampung Akhir Juni, PSI Sebut Antusiasme Warga Tinggi

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:25 WIB

Buntut Aksi Anarkis Viral di Tol JORR, Sopir Taksi Online Diciduk Polisi di Ciputat

Buntut Aksi Anarkis Viral di Tol JORR, Sopir Taksi Online Diciduk Polisi di Ciputat

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:20 WIB

Skandal WO Marwah: 58 Calon Pengantin Tertipu, Total Kerugian Tembus Rp2,6 Miliar

Skandal WO Marwah: 58 Calon Pengantin Tertipu, Total Kerugian Tembus Rp2,6 Miliar

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:50 WIB