Belasan Penyidik KPK Geledah Sejumlah Ruangan di DPRD DKI

Arsito Hidayatullah, Ummi Hadyah Saleh

Jum'at, 01 April 2016 | 23:11 WIB
Belasan Penyidik KPK Geledah Sejumlah Ruangan di DPRD DKI
Penyidik KPK, Novel Baswedan. [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Belasan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendatangi Gedung DPRD DKI Jakarta. Kedatangan mereka adalah untuk menggeledah ruangan-ruangan di DPRD, termasuk ruangan Ketua Komisi D, Mohammad Sanusi, yang terlibat dugaan suap dalam kasus pembahasan Raperda Rencana Zonasi dan Wilayah Pesisir Pantai Utara serta revisi Perda Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pelaksanaan Reklamasi dan Rencana Tata Ruang Pantura Jakarta.

Para penyidik menggeledah sejumlah ruangan di DPRD, antara lain ruang CCTV di lantai 1, serta ruang kerja Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohammad Taufik di lantai 9.

 
Menurut pengamatan Suara.com, salah seorang penyidik KPK, Novel Baswedan, tampak keluar membawa berkas dari ruang Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Mohammad Taufik, sekitar pukul 22.30 WIB. Selain itu, Novel dan penyidik KPK lainnya pun menggeledah ruangan Komisi D.

Novel sendiri mengaku belum bisa memberikan keterangan terkait penggeledahan tersebut.

"Nanti kita lihat. Saya belum bisa sampaikan. Nanti kalau sudah selesai, Humas KPK yang sampaikan," ujar Novel, di DPRD DKI Jakarta, Jumat (1/4/2016).

Hingga berita ini ditulis, menjelang pukul 23.00 WIB, penggeledahan di Gedung DPRD masih berlangsung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bos Agung Podomoro Land Serahkan Diri

Bos Agung Podomoro Land Serahkan Diri

Foto | Jum'at, 01 April 2016 | 22:58 WIB

Ruang M Sanusi Disegel KPK

Ruang M Sanusi Disegel KPK

Foto | Jum'at, 01 April 2016 | 15:16 WIB

OTT Korupsi Masih Marak, Ketua KPK Amat Prihatin

OTT Korupsi Masih Marak, Ketua KPK Amat Prihatin

News | Jum'at, 01 April 2016 | 13:40 WIB

Sanusi Ditangkap KPK, Lulung: Yuk Kembali Pada Sumpah Kita

Sanusi Ditangkap KPK, Lulung: Yuk Kembali Pada Sumpah Kita

News | Jum'at, 01 April 2016 | 12:20 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×