OTT Korupsi Masih Marak, Ketua KPK Amat Prihatin

Adhitya Himawan, Nikolaus Tolen

Jum'at, 01 April 2016 | 13:40 WIB
OTT Korupsi Masih Marak, Ketua KPK Amat Prihatin
Ketua KPK Agus Rahardjo bersama Jamintel Kejaksaan Agung Adi Toegarisman memberikan keterangan mengenai operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan suap Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (1/4). [suara.com/Oke Atmaja]
Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyampaikan rasa sangat prihatin yang teramat besar karena terus terjadinya tindak pidana korupsi di Indonesia. Hal itu disampaikan  oleh Pimpinan KPK usai melakukan operasi gabungan antara  Tim Satuan Tugas Penyidik KPK bersama denagan Pihak Kejaksaan Agung yang berujung pada terjadinya operasi tangkap tangan terhadap tiga orang pada Kamis(31/3/2016) kemarin.
 
"Dengan penuh rasa keprihatinan kami terpaksa umumkan hal-hal yang masih banyak terjadi di negara kita," kata Ketua KPK, Agus Rahardjo mengawali konferensi pers penetapan tersangka terhadap tiga orang yang di-OTT di Gedung KPK Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat(1/4/2016).
 
Rasa prihatin yang disampaikan oleh Pimpinan KPK karena ditengah pemerintah dan pihaknya terus berjuang untuk memberantas korupsi, justru terus terjadi kasus korupsi, apalagi hal tersebut terjaring dalam OTT. Karenanya, dia berharap agar, kedepannya dapat terwujud segala perjuangan tersebut, dengan berkurangnya perkara pidana korupsi.
 
"Saya sangat berharap hal-hal seperti  ini tidak diulangi terus. Mudah-mudahan di waktu yang akan datang segera bisa berkurang dengan cepat," kata Agus sembari berharap.
 
Seperti diketahui, KPK melakukan OTT terhadap tiga orang yang diduga melakukan transaksi suap untuk menghentikan sebuah kasus yang masih berjalan di Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Ketiga orang tersebut adalah, Direktur Keuangan Perusahaan Badan Usaha Milik Negara, PT. Brantas Abipraya, Sudi Wantoko dan Senior manager PT. Brantas, Dandung Pamularno, dan seorang dari pihak swasta, Marudut.
 
Dalam operasi tersebut KPK menyita uang dalam pecahan dolar Amerika Serikat dengan jumlahnya 148, 835. Dan hingga saat ini, KPK sudah memeriksa dua orang saksi yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut. Mereka adalah, Kapala Kejaksaan Tinggi DKI, Sudung Situmorang dan Asisten Pidana Khusus, Tomo Sitepu.
 
Untuk  ketiga tersangka tersebut, diduga melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a, Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999,  tentang pemberantasan  tindak pidana korupsi segaimana telah diubah dengan Undang-undang  nomor 20 Tahun 2001 tentang  perubahan Undang-undang nomor 1 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi  juncto Pasal 55 ayat 1 kesatu KUHP atau  Pasal 5  ayat 1 huruf a Undang-undang  nomor 1 tahun 1999 sebagamaian telah  diubah dengan Undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-undang  nomor 1 juncto pasal 55 ayat 1 kesatu juncto pasal 53 ayat 1 KUHP.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Beralasan Sakit, Dedi Congor Mangkir dari Panggilan KPK

Beralasan Sakit, Dedi Congor Mangkir dari Panggilan KPK

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 20:04 WIB

Skandal Suap ATR/BPN Harus Jadi Momentum Berantas Mafia Tanah

Skandal Suap ATR/BPN Harus Jadi Momentum Berantas Mafia Tanah

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 19:57 WIB

Kasus Korupsi Bea Cukai: Dedi Congor Batal Diperiksa KPK, Kembali Berdalih Sakit

Kasus Korupsi Bea Cukai: Dedi Congor Batal Diperiksa KPK, Kembali Berdalih Sakit

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:56 WIB

KPK Sita Uang Jutaan Rupiah Diduga Hasil Pungli di BPN Bogor

KPK Sita Uang Jutaan Rupiah Diduga Hasil Pungli di BPN Bogor

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:17 WIB

KPK Bongkar Siasat Buka Blokir Lahan Summarecon, Saksi Dicecar Permintaan Uang Kakantah Bogor

KPK Bongkar Siasat Buka Blokir Lahan Summarecon, Saksi Dicecar Permintaan Uang Kakantah Bogor

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 14:54 WIB

Banding Ditolak, 2 Terdakwa Kasus DJKA Medan Tetap Dihukum 4 dan 5 Tahun Penjara

Banding Ditolak, 2 Terdakwa Kasus DJKA Medan Tetap Dihukum 4 dan 5 Tahun Penjara

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Kejagung Periksa 4 ASN Pemkot Bekasi Terkait Kasus Tata Kelola KSO Pertamina EP

Kejagung Periksa 4 ASN Pemkot Bekasi Terkait Kasus Tata Kelola KSO Pertamina EP

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 19:06 WIB

Eks Bupati Kukar Rita Widyasari Dicecar KPK Soal Aset yang Sudah Disita

Eks Bupati Kukar Rita Widyasari Dicecar KPK Soal Aset yang Sudah Disita

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:59 WIB

KPK Sentil Nusron Wahid Mangkir Pemeriksaan: Harusnya Bisa Atur Waktu!

KPK Sentil Nusron Wahid Mangkir Pemeriksaan: Harusnya Bisa Atur Waktu!

Video | Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Sebut Istana Sarang Korupsi, Rocky Gerung: Teriak Paling Enak Itu Langsung di Kuping Presiden!

Sebut Istana Sarang Korupsi, Rocky Gerung: Teriak Paling Enak Itu Langsung di Kuping Presiden!

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Terkini

Bikin Weekend Lebih Istimewa, Berikut Promo Nonton The Premiere untuk Nasabah BRI

Bikin Weekend Lebih Istimewa, Berikut Promo Nonton The Premiere untuk Nasabah BRI

Jakarta | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 21:44 WIB

Diduga Curi Motor Honda Vario di Ciseeng, Pria Bersembunyi di Kali

Diduga Curi Motor Honda Vario di Ciseeng, Pria Bersembunyi di Kali

Bogor | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 21:44 WIB

Solusi Renovasi Rumah Tanpa Beban dengan Promo Khusus Kartu Kredit BRI

Solusi Renovasi Rumah Tanpa Beban dengan Promo Khusus Kartu Kredit BRI

Bri | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Akhir Pekan Makin Berkesan, Nikmati Promo Buy 1 Get 2 Ticket The Premiere dari BRI

Akhir Pekan Makin Berkesan, Nikmati Promo Buy 1 Get 2 Ticket The Premiere dari BRI

Sumsel | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 21:41 WIB

MBG Prasmanan Tak Otomatis Kurangi Sampah Makanan, Guru Besar UGM Ungkap Alasannya

MBG Prasmanan Tak Otomatis Kurangi Sampah Makanan, Guru Besar UGM Ungkap Alasannya

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 21:41 WIB

Bobby Nasution soal Ijazah SMA Girban: Sekalian Aja Permasalahkan Gelar Sarjananya

Bobby Nasution soal Ijazah SMA Girban: Sekalian Aja Permasalahkan Gelar Sarjananya

Sumut | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 21:40 WIB

Promo Buy 1 Get 2 The Premiere Khusus Kartu Debit BRI

Promo Buy 1 Get 2 The Premiere Khusus Kartu Debit BRI

Bri | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 21:38 WIB

Trase Baru Batutulis Ditargetkan Resmi Beroperasi Awal November 2026

Trase Baru Batutulis Ditargetkan Resmi Beroperasi Awal November 2026

Bogor | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 21:36 WIB

BRI Hadirkan Tiga Reksa Dana Baru untuk Perkuat Solusi Investasi Nasabah

BRI Hadirkan Tiga Reksa Dana Baru untuk Perkuat Solusi Investasi Nasabah

Bekaci | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 21:36 WIB

Free MCU hingga Diskon Pemeriksaan Genomik, Intip Penawaran Prodia untuk Nasabah BRI

Free MCU hingga Diskon Pemeriksaan Genomik, Intip Penawaran Prodia untuk Nasabah BRI

Bali | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 21:35 WIB

×