Panglima TNI: Filipina Janji Bebaskan Sandera 10 WNI

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 02 April 2016 | 18:15 WIB
Panglima TNI: Filipina Janji Bebaskan Sandera 10 WNI
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo memimpin apel gelar pasukan Komando Operasi Pengamanan KTT OKI di Silang Monas, Jakarta, Selasa (1/3). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan penanganan 10 anak buah kapal (ABK) asal Indonesia yang disandera kelompok Teroris Abu Sayyaf di Filipina agar sepenuhnya dipercayakan kepada pemerintah.

"Kami berharap kepada pihak keluarga untuk berdoa dan bersabar, percayakan pada pemerintah," kata Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dalam kunjungannya ke Lombok Tengah, Sabtu (2/4/2016).

Menurut informasi yang diperoleh dari intelijen dari Filipina, seluruh korban sandera hingga kini dikatakan masih dalam keadaan sehat.

"Kondisinya masih sehat dan berada di Filipina, itu kabar yang didapat dari Intelijen Filipina," ujarnya.

Terkait dengan upaya penyelamatan, Pemerintah Indonesia dikatakannya masih belum mendapat izin untuk melakukan operasi penyelamatan di Filipina. Melainkan, Pemerintah Indonesia diminta untuk mempercayakan persoalan ini kepada pihak Pemerintah Filipina.

"Mereka berjanji dengan berbagai cara untuk membebaskan para sandera. Untuk itu kita harus yakin dengan niat baik dari Pemerintah Filipina," ucapnya.

Untuk itu, kata dia, pihak TNI dalam hal ini yang menangani masalah pertahanan dan keamanan negara di Indonesia hanya mampu menunggu kabar dari Menteri Luar Negeri RI.

Namun, bukan berarti Pemerintah Indonesia tidak berupaya melaksanakan operasi penyelamatan para sandera. Gatot Nurmantyo menegaskan bahwa dalam persoalan ini sikap saling menghormati dan menghargai harus tetap dijunjung tinggi.

"Sama saja kalau ada pembajakan di negara kita, negara lain tidak boleh masuk tanpa seizin pemerintah kita. Kita juga sama, harus saling menghargai, karena itu teritori dari negara mereka," kata pria yang pernah menjabat sebagai Kepala Staf TNI AD itu.

Sepuluh WNI yang merupakan ABK dari kapal tunda Brahma 12 dan kapal tongkang Anand 12 dibajak di sekitar perairan Filipina pada 26 Maret 2016. Penyanderaan dua kapal berbendera Indonesia yang mengangkut tujuh ribu ton batu bara itu terjadi saat dalam perjalanan dari Sungai Puting, Kalimantan Selatan menuju Batangas, Filipina Selatan. Kondisi terakhir, kapal tunda Brahma 12 telah dilepaskan dan sudah berada di bawah penanganan Pemerintah Filipina. Sedangkan, untuk kapal Anand 12 yang diketahui masih terdapat 10 ABK itu masih di bawah kendali kelompok teroris Abu Sayyaf. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Keadaan Terakhir 10 WNI Sepekan Disandera Abu Sayyaf

Ini Keadaan Terakhir 10 WNI Sepekan Disandera Abu Sayyaf

News | Sabtu, 02 April 2016 | 17:59 WIB

Ini Harapan Keluarga Rinaldi, ABK WNI yang Disandera Abu Sayyaf

Ini Harapan Keluarga Rinaldi, ABK WNI yang Disandera Abu Sayyaf

News | Kamis, 31 Maret 2016 | 23:57 WIB

10 WNI Disandera Milisi, Jokowi Telepon Presiden Filipina

10 WNI Disandera Milisi, Jokowi Telepon Presiden Filipina

News | Kamis, 31 Maret 2016 | 19:07 WIB

Selain 10 WNI, 11 WNA Juga Disandera Kelompok Abu Sayyaf

Selain 10 WNI, 11 WNA Juga Disandera Kelompok Abu Sayyaf

News | Kamis, 31 Maret 2016 | 15:00 WIB

10 WNI Masih Disandera, Ini Info Terakhir yang Didapat BIN

10 WNI Masih Disandera, Ini Info Terakhir yang Didapat BIN

News | Kamis, 31 Maret 2016 | 14:40 WIB

10 WNI Disandera, Menag: Urusan Keamanan, Jangan Tanyakan ke Saya

10 WNI Disandera, Menag: Urusan Keamanan, Jangan Tanyakan ke Saya

News | Kamis, 31 Maret 2016 | 13:31 WIB

Cegah Penyanderaan Terulang, Keamanan Maritim Harus Diperkuat

Cegah Penyanderaan Terulang, Keamanan Maritim Harus Diperkuat

News | Kamis, 31 Maret 2016 | 04:00 WIB

Suami Disandera Abu Sayyaf, Halimatus Terkejut dan Menangis

Suami Disandera Abu Sayyaf, Halimatus Terkejut dan Menangis

News | Kamis, 31 Maret 2016 | 03:00 WIB

Bantu Bebaskan WNI yang Disandera Abu Sayyaf, TNI Siapkan Kapal

Bantu Bebaskan WNI yang Disandera Abu Sayyaf, TNI Siapkan Kapal

News | Kamis, 31 Maret 2016 | 02:00 WIB

Jalur Lobi Diyakini Bisa Bebaskan 10 WNI yang Disandera

Jalur Lobi Diyakini Bisa Bebaskan 10 WNI yang Disandera

News | Rabu, 30 Maret 2016 | 18:25 WIB

Terkini

Minyak Zaitun Mustika Ratu Bisa untuk Bersihkan Makeup? Kenali Manfaatnya

Minyak Zaitun Mustika Ratu Bisa untuk Bersihkan Makeup? Kenali Manfaatnya

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 11:07 WIB

PPP Memanas! Taj Yasin Dicopot dari Sekjen dan Agus dari Waketum, Mardiono Beberkan Pemicunya

PPP Memanas! Taj Yasin Dicopot dari Sekjen dan Agus dari Waketum, Mardiono Beberkan Pemicunya

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:06 WIB

Kisah Rahman Sopir Bengkel Asal Kalimantan Ketiban Rezeki Miliarder Yamaha 2026

Kisah Rahman Sopir Bengkel Asal Kalimantan Ketiban Rezeki Miliarder Yamaha 2026

Otomotif | Selasa, 03 November 2026 | 11:05 WIB

6 Rekomendasi Mobil Bekas 4 Silinder Terbaik di Bawah Rp100 Juta, Lebih Bertenaga

6 Rekomendasi Mobil Bekas 4 Silinder Terbaik di Bawah Rp100 Juta, Lebih Bertenaga

Otomotif | Selasa, 03 November 2026 | 11:03 WIB

Tropis vs Ruangan AC: Pilih Pelembap Kulit yang Tepat Sesuai Aktivitas Harianmu

Tropis vs Ruangan AC: Pilih Pelembap Kulit yang Tepat Sesuai Aktivitas Harianmu

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 11:00 WIB

Kinerja Operasional Positif, PHE Bukukan Produksi Migas 945.000 Barel Setara Minyak per Hari

Kinerja Operasional Positif, PHE Bukukan Produksi Migas 945.000 Barel Setara Minyak per Hari

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 11:00 WIB

You Do You: Belajar Mengenali Diri dan Menentukan Arah Hidup

You Do You: Belajar Mengenali Diri dan Menentukan Arah Hidup

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 11:00 WIB

Ekspor Naik, Neraca Dagang RI Surplus US$3,36 Miliar

Ekspor Naik, Neraca Dagang RI Surplus US$3,36 Miliar

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 11:00 WIB

Publik Kembali Ungkit Adik Prabowo Pernah Punya Masalah Pajak di Swiss

Publik Kembali Ungkit Adik Prabowo Pernah Punya Masalah Pajak di Swiss

News | Selasa, 03 November 2026 | 10:54 WIB

Di Balik Lembaran Suket Gibran, PDIP Ungkap Keanehan Alibi Tanggalnya

Di Balik Lembaran Suket Gibran, PDIP Ungkap Keanehan Alibi Tanggalnya

News | Selasa, 03 November 2026 | 10:51 WIB

×