Konflik Afghanistan Utara Telah Menewaskan 15 Orang

Adhitya Himawan | Suara.com

Sabtu, 02 April 2016 | 23:30 WIB
Konflik Afghanistan Utara Telah Menewaskan 15 Orang
Sejumlah warga desa mengusung jenazah bocah yang tewas dalam ledakan di Provinsi Herat, Afghanistan. (Reuters/Mohammad Shoib)

Suara.com - Konflik yang berkecamuk dan aksi gerilyawan telah menewaskan 15 gerilyawan di Afghanistan Utara sementara 15 pembersih ranjau telah diculik di Provinsi Herat, bagian barat negeri tersebut, selama 24 jam belakangan. Informasi tersebut dikemukakan oleh beberapa pejabat Afghanistan pada Sabtu (2/4/2016).

Menurut  seorang juru bicara di provinsi tersebut, Nasratullah Jamshidi,  pasukan keamanan yang melakukan penindasan terhadap gerilyawan di Provinsi Kunduz, Afghanistan Utara, menewaskan delapan gerilyawan bersenjata.

"Delapan gerilyawan Taliban telah tewas dan 10 orang lagi cedera saat pasukan pemerintah menyerang tempat persembunyian Taliban di beberapa bagian Provinsi Kunduz di Afghanistan Utara pada Sabtu," kata Jamshidi kepada Xinhua.

Operasi itu, menurut pejabat tersebut sebagaimana diberitakan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Sabtu malam, telah mencakup Daerah Alchin dan Taloki diluar Ibu Kota Provinsi tersebut, Kunduz, dan akan berlangsung selama beberapa hari.

Sementara itu, Zabihullah Mujahid --yang mengaku berbicara buat Taliban, mengkonfirmasi pertempuran dengan pasukan keamanan di Daerah Taloki di luar Kota Kunduz. Ia menyatakan gerilyawan "menghancurkan dua tank tempur" pada Jumat (1/4/2016), dan menewaskan beberapa prajurit pemerintah.

Namun, Jamshidi membantah pernyataan Taliban dan mengatakan tak ada personel keamanan yang jadi korban di daerah tersebut selama dua hari belakangan.

Dalam peristiwa serupa, pasukan keamanan telah menewaskan tujuh petempur Taliban dan melukai 10 orang lagi di Kabupaten Dawlatabad di Provinsi Faryab, Afghanistan Utara, dan merebut kembali dua pos pemeriksaan dari kelompok gerilyawan selama 24 jam belakangan, kata Kepala Polisi Provinsi tersebut Sayed Agha Andarabi kepada media setempat pada Sabtu.

Sementara itu, beberapa pria bersenjata, yang dipastikan sebagai anggota Taliban, menculik 15 pembersih ranjau di Provinsi Herat, Afghanistan Barat, kata Juru Bicara Pemerintah Provinsi tersebut Jilani Farhad, Sabtu.

"Sebanyak 15 personel satu lembaga pembersih ranjau sedang dalam perjalanan ke Kabupaten Kohsan pada Jumat, ketika satu kelompok orang tak dikenal yang bersenjata menculik mereka di Jalan Islam Qala dan membawa mereka ke lokasi yang tak diketahui," kata Farhad kepada Xinhua.

Namun tanpa mengidentifikasi lembaga pembersih ranjau itu, pejabat tersebut menuduh gerilyawan Taliban atas penculikan itu. Gerilyawan Taliban belum mengeluarkan komentar. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

76 Tahun AS Berperang: Triliunan Dolar Habis, Jutaan Nyawa Melayang, Perang Iran yang Termahal

76 Tahun AS Berperang: Triliunan Dolar Habis, Jutaan Nyawa Melayang, Perang Iran yang Termahal

News | Rabu, 29 April 2026 | 08:38 WIB

Update Perang Pakistan vs Afghanistan: BBM Langka, 160 Ribu Warga Terancam Kelaparan

Update Perang Pakistan vs Afghanistan: BBM Langka, 160 Ribu Warga Terancam Kelaparan

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 20:01 WIB

Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?

Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?

News | Sabtu, 28 Februari 2026 | 21:49 WIB

Kenapa Pakistan Deklarasikan Perang ke Afghanistan? Ini 5 Faktanya

Kenapa Pakistan Deklarasikan Perang ke Afghanistan? Ini 5 Faktanya

News | Sabtu, 28 Februari 2026 | 16:43 WIB

Pakistan Bombardir Kabul, Konflik dengan Afghanistan Memasuki Fase Perang Terbuka

Pakistan Bombardir Kabul, Konflik dengan Afghanistan Memasuki Fase Perang Terbuka

News | Jum'at, 27 Februari 2026 | 15:04 WIB

Perang! Pakistan Klaim Serangannya Menewaskan 133 Tentara Afghanistan

Perang! Pakistan Klaim Serangannya Menewaskan 133 Tentara Afghanistan

News | Jum'at, 27 Februari 2026 | 12:53 WIB

Pesawat Pakistan Serang Afghanistan, Taliban Siapkan Serangan Balasan

Pesawat Pakistan Serang Afghanistan, Taliban Siapkan Serangan Balasan

News | Senin, 23 Februari 2026 | 12:08 WIB

Serangan Udara Picu Eskalasi Konflik Afghanistan-Pakistan: Puluhan Tewas, Rusia Merespon!

Serangan Udara Picu Eskalasi Konflik Afghanistan-Pakistan: Puluhan Tewas, Rusia Merespon!

News | Selasa, 14 Oktober 2025 | 16:46 WIB

Afghanistan Pulihkan Akses Internet 48 Jam Setelah Penutupan Taliban

Afghanistan Pulihkan Akses Internet 48 Jam Setelah Penutupan Taliban

News | Rabu, 08 Oktober 2025 | 17:45 WIB

5 Fakta Gempa Afghanistan Magnitudo 6: Jalan Putus, Lebih 250 Orang Tewas!

5 Fakta Gempa Afghanistan Magnitudo 6: Jalan Putus, Lebih 250 Orang Tewas!

News | Senin, 01 September 2025 | 13:02 WIB

Terkini

TB Hasanuddin: Kritik Pemerintah Bukan Ekstremisme, Perpres 8/2026 Rawan Multitafsir

TB Hasanuddin: Kritik Pemerintah Bukan Ekstremisme, Perpres 8/2026 Rawan Multitafsir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:33 WIB

Siasat Licin Kiai AS Hindari Polisi, Kabur ke Wonogiri Naik Travel Demi Tak Terlacak

Siasat Licin Kiai AS Hindari Polisi, Kabur ke Wonogiri Naik Travel Demi Tak Terlacak

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:28 WIB

Soal Homeless Media jadi Mitra Bakom, Indonesia New Media Forum Buka Suara

Soal Homeless Media jadi Mitra Bakom, Indonesia New Media Forum Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:23 WIB

Kapolri Minta Jajaran Polri Perkuat Sinergi dengan APH Hadapi Dinamika Global

Kapolri Minta Jajaran Polri Perkuat Sinergi dengan APH Hadapi Dinamika Global

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:10 WIB

Viral Aksi Bejat Pria Rekam Rok Penumpang dari Kolong Peron Stasiun Kebayoran, Polisi Buru Pelaku

Viral Aksi Bejat Pria Rekam Rok Penumpang dari Kolong Peron Stasiun Kebayoran, Polisi Buru Pelaku

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:09 WIB

Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK

Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:57 WIB

Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut

Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:51 WIB

Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP

Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:48 WIB

Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan

Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:35 WIB

Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus

Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:28 WIB