Satu Lagi Helikopter Rusia Dikirim Tangani Karhutla di Riau

Arsito Hidayatullah

Senin, 04 April 2016 | 02:31 WIB
Satu Lagi Helikopter Rusia Dikirim Tangani Karhutla di Riau
Kebakaran lahan dan hutan di Riau, Maret 2016. [Antara]

Suara.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengirim satu unit helikopter jenis MI-8 asal Rusia untuk memaksimalkan penanggulangan kebakaran lahan dan hutan di Riau.

"Hari ini helikopter tersebut telah tiba di Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin. Secara keseluruhan, kita memiliki dua unit heli jenis yang sama untuk penanggulangan bencana kebakaran lahan dan hutan," kata Kepala BPBD Riau, Edwar Sanger, di Pekanbaru, Minggu (3/4/2016).

Dengan datangnya satu unit helikopter multifungsi asal Rusia itu, Edwar berharap penanggulangan kebakaran lahan dan hutan (karlahut) Riau yang cukup marak beberapa hari terakhir, dapat dimaksimalkan.

 
Secara khusus, Edwar memberikan apresiasi kepada BNPB yang mendukung penuh upaya Satgas Karlahut Riau menangani bencana menahun tersebut. "Selain itu, saya juga mengucapkan terima kasih kepada Komandan Lanud yang memberikan fasilitas apron helikopter," katanya.

Edwar mengatakan, helikopter yang diterbangkan langsung oleh pilot asal Rusia itu akan berada di Riau hingga Juni 2016 mendatang. Dia pun berharap sinergitas yang baik setiap bidang yang tergabung dalam Satgas Karlahut dapat mencegah terulangnya kebakaran yang terjadi seperti tahun-tahun sebelumnya.

Sebelumnya, Riau kedatangan satu unit helikopter jenis yang sama pada akhir Maret 2016 lalu. Selama ini, helikopter MI-8 yang tiba terlebih dahulu dimaksimalkan untuk melakukan pengeboman air di wilayah pesisir Riau yang cukup marak kebakaran lahan.

"Hasilnya cukup bagus. Personel TNI, Polri, BPBD dan Manggala Agni serta MPA melakukan pemadaman jalur darat diperkuat water bombing, dapat mencegah kebakaran terus meluas," katanya. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BMKG Minta Waspadai Muncul Titik Kebakaran Hutan di Febuari 2016

BMKG Minta Waspadai Muncul Titik Kebakaran Hutan di Febuari 2016

News | Sabtu, 23 Januari 2016 | 02:03 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×