Soal Muktamar Islah, Kubu Djan Berencana Segera Surati Presiden

Arsito Hidayatullah

Senin, 04 April 2016 | 06:31 WIB
Soal Muktamar Islah, Kubu Djan Berencana Segera Surati Presiden
Sidang gugatan PPP kepada pemerintah. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kubu Djan Faridz menyatakan akan segera menyurati Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenai ketidakhadiran kubu tersebut di dalam Muktamar Islah yang digelar kepengurusan Muktamar Bandung.

Hal tersebut sbagaimana disampaikan oleh Ketua Bidang Hukum PPP versi Muktamar Jakarta, Triana Dewi Seroja, melalui pesan elektronik, di Jakarta, Minggu (3/4/2016).

"DPP solid semua. Terbukti pada saat Mukernas II kemarin, tanggal 29 sampai 30 Maret 2016, yang salah satu rekomendasinya yaitu menolak Muktamar Islah," kata Triana.

 
Triana mengatakan, muktamar yang digelar tersebut adalah muktamar melawan hukum. Oleh sebab itu, pihaknya tidak pernah memberikan rekomendasi atau mandat kepada pengurus Muktamar Jakarta untuk hadir pada acara tersebut.

Pada dasarnya, Triana pun menyebut bahwa pihaknya menganggap wajar adanya perbedaan pendapat, terlebih dalam dunia politik yang penuh dinamika ini.

Hanya saja, dia tak setuju jika ada pihak yang mengatasnamakan pengurus Muktamar Jakarta, tapi hadir dalam perhelatan Muktamar Islah, karena sikap kubunya sudah jelas menolak Muktamar Islah.

"Sepanjang AD-ART PPP, dari zaman berdiri sampai sekarang, tidak pernah ada istilah Muktamar Islah," kata Triana.

Soalnya pula, kata Triana, Muktamar VIII partai berlambang Kabah itu sudah dilakukan pada tanggal 30 Oktober 2014, di Hotel Sahid di Jakarta, dengan kepengurusan yang dipimpin Djan Faridz.

"Dan untuk perselisihan internal PPP sendiri, secara hukum telah selesai dengan adanya putusan MA RI No.601 yang telah menolak permohonan penggugat yang memohon untuk kembali ke Muktamar Bandung, dan Majelis Hakim memutuskan kepengurusan Muktamar Jakarta adalah kepengurusan PPP yang sah. Dengan demikian, kenapa ada muktamar lagi? Bukankah itu melawan hukum, karena bertentangan dengan putusan MA RI No.601?," kata dia. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Djan Faridz Salahkan Menteri Agama Bawa Kubu Romi ke Istana

Djan Faridz Salahkan Menteri Agama Bawa Kubu Romi ke Istana

News | Minggu, 03 April 2016 | 17:18 WIB

Kubu Djan Faridz Sebut Muktamar Kubu Romahurmuziy sebagai Zombie

Kubu Djan Faridz Sebut Muktamar Kubu Romahurmuziy sebagai Zombie

News | Minggu, 03 April 2016 | 15:21 WIB

Presiden Jokowi Akan Hadiri Muktamar PPP

Presiden Jokowi Akan Hadiri Muktamar PPP

News | Jum'at, 01 April 2016 | 18:33 WIB

Terkini

Ketergantungan Daihatsu pada Mobil Komersial Murah di Tengah Tantangan Pasar Nasional

Ketergantungan Daihatsu pada Mobil Komersial Murah di Tengah Tantangan Pasar Nasional

Otomotif | Rabu, 04 November 2026 | 14:15 WIB

Piala Asia 2027 Resmi Diundur, Untung atau Buntung bagi Timnas Indonesia?

Piala Asia 2027 Resmi Diundur, Untung atau Buntung bagi Timnas Indonesia?

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 14:15 WIB

Bahlil Pertimbangkan Stop Izin Smelter Produk Setengah Jadi

Bahlil Pertimbangkan Stop Izin Smelter Produk Setengah Jadi

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 14:14 WIB

Eko Hadi Santoso Akpol Tahun Berapa? Ini Perjalanan Kariernya Sebelum Jadi Tersangka Penyadapan

Eko Hadi Santoso Akpol Tahun Berapa? Ini Perjalanan Kariernya Sebelum Jadi Tersangka Penyadapan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 14:14 WIB

Beda Reaksi SBY, Jokowi dan Prabowo saat Disadap

Beda Reaksi SBY, Jokowi dan Prabowo saat Disadap

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:13 WIB

Geger Mahasiswa Gadungan di Acara Sumpah Pemuda, Polisi Janji Usut: Siapa Terlibat Bakal Disanksi

Geger Mahasiswa Gadungan di Acara Sumpah Pemuda, Polisi Janji Usut: Siapa Terlibat Bakal Disanksi

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:13 WIB

Beda Moisturizer Skintific Biru vs Pink vs Hijau, Mana yang Paling Cocok untuk Kulitmu?

Beda Moisturizer Skintific Biru vs Pink vs Hijau, Mana yang Paling Cocok untuk Kulitmu?

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 14:12 WIB

Cara Lapor ke SAFEnet Jika Jadi Korban Penyadapan, Ini Syarat dan Langkah-langkahnya

Cara Lapor ke SAFEnet Jika Jadi Korban Penyadapan, Ini Syarat dan Langkah-langkahnya

Tekno | Rabu, 04 November 2026 | 14:10 WIB

Calvin Verdonk Dinobatkan sebagai Pemain Terbaik, Pelatih Lille Ungkap Penyesalan

Calvin Verdonk Dinobatkan sebagai Pemain Terbaik, Pelatih Lille Ungkap Penyesalan

Bola | Rabu, 04 November 2026 | 14:09 WIB

Siapa Kepala KSP Sekarang? Listyo Sigit Dicopot, Prabowo Tunjuk Pengganti

Siapa Kepala KSP Sekarang? Listyo Sigit Dicopot, Prabowo Tunjuk Pengganti

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:08 WIB

×