Rizieq Shihab: Ahok Harus Dilengserkan Bukan karena Cina

Siswanto, Agung Sandy Lesmana

Senin, 04 April 2016 | 14:57 WIB
Rizieq Shihab: Ahok Harus Dilengserkan Bukan karena Cina
Imam Besar Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab dan para tokoh Islam ketemu pimpinan DPRD DKI Jakarta [suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Suara.com - Imam Besar Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab menegaskan desakan untuk memenjarakan dan melengserkan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bukan lantaran Ahok berasal dari etnis Tionghoa. 

"Ahok harus dilengserkan, bukan karena Ahok Cina, tapi karena Ahok tidak bersih," kata Habib Rizieq di DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (4/4/2016).

Selain menuding Ahok terlibat kasus korupsi, seperti pengadaan tanah untuk RS Sumber Waras, kata Rizieq, selama memimpin Jakarta, Ahok dinilai melanggar undang-undang.

"Banyak undang-undang yang dilanggar, sudah semestinya Ahok dilengserkan," kata dia.

Di mata Rizieq, Ahok tidak pantas menjadi pemimpin Jakarta lantaran sikapnya juga sering arogan di hadapan masyarakat.

"Di Garut ada bupati yang tidak beretika dilengserkan. Ahok ini tidak beretika," kata dia.

Rizieq mendesak pimpinan DPRD DKI Jakarta menggelar rapat paripurna untuk memutuskan nasib Ahok.

"Kami meminta Ahok dilengserkan DPRD karena Ahok melanggar konstitusi dan UU," katanya.

Rizieq juga meminta DPRD tegas memberikan sanksi kepada pejabat pemerintah yang terbukti menyalahi aturan.

"Kedepannya kami akan meminta kepada DPRD jika ada oknum pejabat yang melanggar konstitusi melanggar undang-undang jangan Dibiarkan tanpa saksi. Apa kata masyarakat," kata Rizieq.

"DPRD jangan memberikan pelajaran berpolitik buruk kepada masyarakat, Kalau ada yang melanggar undang-undang maka lengserkan," Rizieq menambahkan.

Sebelum ke DPRD DKI Jakarta, kelompok yang mengkampanyekan usung calon gubernur muslim tersebut demo di depan gedung KPK. Ketua Majelis Tinggi Muzakarah Ulama dan Tokoh Fahrurrozi Ihzaq mengatakan akan berjuang sampai KPK menetapkan Ahok menjadi tersangka kasus dugaan penyimpangan dalam pengadaan tanah RS Sumber Waras.

"Kami datang untuk mendukung KPK, bukan melawan KPK, tetapi kalau kami tidak dilayani maka kami bersama rakyat akan terus berjuang, jangan salahkan siapa kalau terjadi apa-apa, karena kami ingin hukum ditegakkan dengan adil," kata Fahrurrozi usai bertemu pimpinan KPK.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Cara Ulama Penggagas Cagub Muslim Tekan KPK Usut Sumber Waras

Ini Cara Ulama Penggagas Cagub Muslim Tekan KPK Usut Sumber Waras

News | Senin, 04 April 2016 | 14:42 WIB

Jualan Merchandise Ahok, Sebulan Teman Ahok Bisa Raup Rp3 M

Jualan Merchandise Ahok, Sebulan Teman Ahok Bisa Raup Rp3 M

News | Senin, 04 April 2016 | 14:25 WIB

Cara Rizieq Shihab dan Para Ulama Melawan Ahok

Cara Rizieq Shihab dan Para Ulama Melawan Ahok

News | Senin, 04 April 2016 | 13:56 WIB

Istana Telisik Keanehan Izin Reklamasi Teluk Jakarta

Istana Telisik Keanehan Izin Reklamasi Teluk Jakarta

News | Senin, 04 April 2016 | 13:54 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×