Menlu: Tiga WNI yang Sempat Disandera Dalam Keadaan Baik

Pebriansyah Ariefana | Erick Tanjung | Suara.com

Senin, 04 April 2016 | 15:19 WIB
Menlu: Tiga WNI yang Sempat Disandera Dalam Keadaan Baik
Menlu Retno LP Marsudi dan Menlu Bulgaria Daniel Mitov melangsungkan pertemuan bilateral di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Rabu (30/3). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Menteri Luar Negeri, Retno LP Marsudi memastikan bahwa tiga warga negara Indonesia (WNI) yang sempat disandera ketika perompakan dan penculikan ABK terhadap kapal berbendera Malaysia di perairan Ligitan beberapa waktu lalu sudah di bebaskan oleh perompak dan dalam kondisi selamat.

Kini mereka masih menjalani proses pemeriksaan oleh otoritas keamanan Malaysia untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

"Saya sudah melaporkan kepada Presiden mengenai status tiga WNI kita tersebut, mereka selamat," kata Retno kepada wartawan di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (4/4/2016).

Selain itu, lanjut Retno, dirinya telah menghubungi Konsulat Jenderal RI yang berada di Tawau, Sabah-Malaysia mengenai kondisi tiga WNI tersebut. Konsulat RI juga telah bertemu dengan ketiganya, kini mereka masih diperiksa untuk pendalaman penyelidikan perampokan dan penculikan ABK kapal Malaysia tersebut.

"Saya sudah melakukan kontak dengan Konsulat RI yang ada di Tawau, Sabah bahwa tiga WNI tersebut dalam kondisi selamat. Konsulat RI di Tawau sudah mendapatkan akses dan bertemu denga ketiga ‎WNI tersebut, pendalaman oleh Polisi Malaysia saat ini sedang dilakukan," ujar dia.

Selain itu, Retno juga memastikan kondisi kesehatan ketiga WNI tersebut. Kemudian hal-hal mereka dari perusahaan kapal milik Malaysia itu harus dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.

"Dan kami ingin memastikan bahwa kesehatan WNI kita dan juga hak-hak kelanjutan yang terkait perusahan pemilik kapal tersebut juga akan diberikan sesuai aturannya," jelas dia.

Diberitakan sebelumnya, ‎tiga WNI yang sempat disandera dalam perampokan dan penculikan ABK terhadap kapal Tug Boat, Malaysia MASSIVE 6 Highline Shipping Sdn Bhd diperairan Ligitan tersebut sudah dibebaskan. Di dalam kapal itu terdapat sembilan ABK, diantara empat warga negara Malaysia, dua warga negara Myanmar dan tiga WNI.

Dari sembilan ABK, hanya empat orang yang diculik dan disandera yaitu warga Malaysia. Sedangkan tiga WNI dan dua warga negara Myanmar dibebas‎kan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menlu Lapor ke Jokowi, Sandera WNI Belum Berhasil Dibebaskan

Menlu Lapor ke Jokowi, Sandera WNI Belum Berhasil Dibebaskan

News | Senin, 04 April 2016 | 14:40 WIB

Bebaskan 10 WNI, Panglima Filipina Terjun Langsung ke Mindanao

Bebaskan 10 WNI, Panglima Filipina Terjun Langsung ke Mindanao

News | Rabu, 30 Maret 2016 | 12:13 WIB

Kemenlu Koordinasi dengan Polri dan TNI Tangkap Penyandera 10 WNI

Kemenlu Koordinasi dengan Polri dan TNI Tangkap Penyandera 10 WNI

News | Selasa, 29 Maret 2016 | 12:56 WIB

Ingin Terbang, Lelaki Mabuk Peluk Kembang Api  dan Tewas Meledak

Ingin Terbang, Lelaki Mabuk Peluk Kembang Api dan Tewas Meledak

News | Jum'at, 01 Januari 2016 | 16:02 WIB

Singgung Miss Filipina, Miss Jerman Akhirnya Minta Maaf

Singgung Miss Filipina, Miss Jerman Akhirnya Minta Maaf

News | Rabu, 23 Desember 2015 | 06:31 WIB

Militan Filipina Minta Tebusan Rp238 Miliar per Kepala Sandera

Militan Filipina Minta Tebusan Rp238 Miliar per Kepala Sandera

News | Rabu, 04 November 2015 | 14:52 WIB

Topan Koppu Tewaskan 10 Orang di Filipina

Topan Koppu Tewaskan 10 Orang di Filipina

News | Selasa, 20 Oktober 2015 | 08:46 WIB

Anak Ferdinand Marcos Akan Ramaikan Pilpres Filipina

Anak Ferdinand Marcos Akan Ramaikan Pilpres Filipina

News | Rabu, 07 Oktober 2015 | 08:44 WIB

Tiga Turis Asing Diculik Kelompok Tak Dikenal di Filipina

Tiga Turis Asing Diculik Kelompok Tak Dikenal di Filipina

News | Selasa, 22 September 2015 | 11:33 WIB

Kemenkes Filipina Telusuri Ratusan Orang Terduga MERS

Kemenkes Filipina Telusuri Ratusan Orang Terduga MERS

News | Senin, 06 Juli 2015 | 13:25 WIB

Terkini

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB