Ahok Sering Ketemu Aguan, Kadang Makan Pempek Sebulan Sekali

Siswanto | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Senin, 11 April 2016 | 21:28 WIB
Ahok Sering Ketemu Aguan, Kadang Makan Pempek Sebulan Sekali
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok meninjau salah satu sekolah di SMA 30 Jakarta, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Cempaka Putih Timur, Jakarta Pusat. (suara.com/Ummi Hadyah)

Suara.com - Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengakui sering bertemu kalangan pengusaha, termasuk bos PT. Agung Sedayu Group Sugianto Kusuma alias Aguan. Dengan Aguan, Ahok mengaku hampir sebulan sekali bertemu.

"Gue sama Aguan dekat, kadang makan pempek tiga minggu sekali kadang sebulan sekali dari Su Chi (yayasan milik Aguan)," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (11/4/2016).

Ahok mengatakan banyak hal tentang situasi ekonomi yang dibicarakan dalam pertemuan dengan Aguan. Tapi, kata Ahok, Aguan tidak pernah berani secara langsung menyinggung proyek reklamasi Teluk Jakarta.

"Ngobrol situasi perdagangan segala macem, dia nggak pernah berani-berani nyinggung. Dia nyinggung-nyinggung jauh aja," kata dia.

Senada dengan apa yang dikatakan staf magang di Balai Kota, Sunny Tanuwidjaya, siang tadi, Ahok mengatakan jadwal pertemuannya dengan Aguan sering diatur Sunny.

"Biasa tuh kita suruh Sunny, karena ngatur jadwal kan susah," kata Ahok.

"Sun, ada yang mau ketemu nih, lo yang atur jadwal deh, kalo mau dateng ya dateng aja, deket rumah kok," Ahok menirukan apa yang sering dia sampaikan ke Sunny.

Meski kerap menemui kalangan pengusaha, Ahok mengaku tahu batas sebagai pejabat negara. Ahok tidak mau macam-macam karena tiap kali pertemuan selalu dikawal anggota polisi.

"Saya kemana-kemana selalu ditemenin sama polisi, ajudan, supir, semua. Coba tanya sama dia (ajudan) saya kemana aja dia tahu. Apakah ini pertemuan rahasia saya bawa seabrek, dua mobil pengawal dateng ajudan," kata Ahok.

Menurut Ahok pertemuan-pertemuan seperti itu tidak ada yang aneh.

"Kenapa saya nggak boleh ketemu?" kata dia.

Ahok menegaskan meski mengenal banyak pengusaha, dia tetap menindak tegas mereka kalau tak taat aturan.

"Yang penting sekarang gue tanya, ada nggak kerjaan dia, usulan mereka yang aku akomodir? Itu aja. Ada nggak, misalnya yang di Kemayoran gue bongkar rumah contohnya? Gue bongkar. Menteng View gue sikat, ketemu Aguan, Aguan nggak pernah nyinggung gue. Gue segel, segel aja, temen ya temen dong, kenal ya kenal, gue kenal lama kok," katanya.

Hubungan Ahok, Sunny, dan pengusaha belakangan ini jadi sorotan.

Kasus ini berawal dari operasi tangkap tangan KPK terhadap Sanusi yang merupakan Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra pada Kamis (31/3/3016) malam. Dia diduga menerima suap senilai Rp2 miliar dari Personal Assistant PT. Agung Podomoro Land (Tbk) Trinanda Prihantoro.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok: Istri Saja Nggak Bisa Pengaruhi Saya, Apalagi Sunny

Ahok: Istri Saja Nggak Bisa Pengaruhi Saya, Apalagi Sunny

News | Senin, 11 April 2016 | 20:54 WIB

Taufik: Nggak Mungkinlah Sanusi Terima Uang Rp5 M

Taufik: Nggak Mungkinlah Sanusi Terima Uang Rp5 M

News | Senin, 11 April 2016 | 18:59 WIB

Di KPK, Ketua DPRD DKI dari PDIP Mengaku Cuma Kenal Sanusi

Di KPK, Ketua DPRD DKI dari PDIP Mengaku Cuma Kenal Sanusi

News | Senin, 11 April 2016 | 18:39 WIB

Jadi Saksi Sanusi, KPK Tanya Ongen 16 Hal, Tapi Dirahasiakan

Jadi Saksi Sanusi, KPK Tanya Ongen 16 Hal, Tapi Dirahasiakan

News | Senin, 11 April 2016 | 18:12 WIB

Terkini

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:31 WIB

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:30 WIB

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:19 WIB

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:16 WIB

Strategi Prabowo Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen: Dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat

Strategi Prabowo Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen: Dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:12 WIB

Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda

Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:05 WIB

Karakteristik Berbeda dengan Nataru, Malioboro Mulai Dipadati Ribuan Wisatawan Mudik

Karakteristik Berbeda dengan Nataru, Malioboro Mulai Dipadati Ribuan Wisatawan Mudik

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:01 WIB

Prabowo Tegas ke AS: Investasi Boleh, Tapi Harus Ikut Aturan Indonesia

Prabowo Tegas ke AS: Investasi Boleh, Tapi Harus Ikut Aturan Indonesia

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:00 WIB

Prabowo Soal Tarif Resiprokal AS: Kepentingan Nasional Tak Bisa Ditawar-tawar

Prabowo Soal Tarif Resiprokal AS: Kepentingan Nasional Tak Bisa Ditawar-tawar

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 18:27 WIB

Presiden Prabowo Tegas! Jenderal Pun Bisa Disikat Jika Tak Sejalan Reformasi TNI-Polri

Presiden Prabowo Tegas! Jenderal Pun Bisa Disikat Jika Tak Sejalan Reformasi TNI-Polri

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 18:21 WIB