Komnas HAM Pertanyakan Penyelesaian Kasus Penolakan Pabrik Semen

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Kamis, 14 April 2016 | 14:34 WIB
Komnas HAM Pertanyakan Penyelesaian Kasus Penolakan Pabrik Semen
Komisioner Komnas HAM Sandrayati Moniaga saat menemui ibu-ibu yang menyemen kakinya di depan Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (14/4/2016). [Suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Sandrayati Moniaga, mempertanyakan hasil yang diperoleh pemerintah dalam menangani kasus penolakan pendirian pabrik semen oleh masyarakat Pegunungan Kendeng, Pati, Jawa Tengah.

"Saya tahu Presiden sudah pernah mengirim staf ke sana. Saya tahu juga dari kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sudah membentuk tim, tapi kok belum ada hasil?" kata Sandra kepada Suara.com, di Jakarta, Kamis (14/4/2016).

Menurut Sandra, kedatangan masyarakat Pegunungan Kendeng ke Jakarta dan melakukan aksi menyemen kaki merupakan peringatan kepada pihak terkait agar segera menyelesaikan persoalan yang ada.

"Mereka (Warga Kendeng), sampai aksi ke sini kan sebenarnya mengingatkan, bahwa persoalan perlu segera diselesaikan," tegasnya.

Ia juga mengajak para pihak terkait untuk duduk bersama membicarakan persoalan tersebut secara baik-baik.

"Marilah kita duduk bersama semua pihak, pihak pengusaha, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk melihat lagi. Kalau memang ada yang salah, meskipun mungkin benar secara hukum, mungkin ya," tuturnya.

"Harusnya semua tetap bisa mawas diri yang menuntut juga. Mungkin bisa ngasi kelonggaran sedikitlah. Sehingga bisa dicari titik temu untuk kepentingan jangka panjang," tutupnya.

Selasa (12/4/2016) dan Rabu (13/4/2016) kemarin, 9 ibu-ibu melakukan aksi menyemen kaki di seberang Istana Merdeka. Aksi itu dilakukan lantaran penolakan masyarakat Kendeng, Pati, Jawa Tengah, terhadap pendirian pabrik semen di daerah mereka. (Dian Rosmala)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Komnas HAM: Aksi Ibu-ibu Pegunungan Kendeng Cermin Masalah Serupa

Komnas HAM: Aksi Ibu-ibu Pegunungan Kendeng Cermin Masalah Serupa

News | Kamis, 14 April 2016 | 12:57 WIB

Komnas HAM Kecam Aksi Semen Kaki Ibu-ibu Pegunungan Kendeng

Komnas HAM Kecam Aksi Semen Kaki Ibu-ibu Pegunungan Kendeng

News | Kamis, 14 April 2016 | 12:49 WIB

Komnas Ham Dukung Simposium Nasional Usut Tuntas Tragedi 1965

Komnas Ham Dukung Simposium Nasional Usut Tuntas Tragedi 1965

News | Rabu, 13 April 2016 | 19:40 WIB

Aksi Semen Kaki Sembilan Perempuan

Aksi Semen Kaki Sembilan Perempuan

Foto | Selasa, 12 April 2016 | 17:11 WIB

Komnas HAM Ungkap Segepok Uang dari Densus untuk Istri Siyono

Komnas HAM Ungkap Segepok Uang dari Densus untuk Istri Siyono

News | Senin, 11 April 2016 | 15:31 WIB

Hasil Autopsi, Siyono Tewas karena Dipukul

Hasil Autopsi, Siyono Tewas karena Dipukul

News | Senin, 11 April 2016 | 13:42 WIB

Kalah Telak 1-6, Persis Akui Kehebatan Semen Padang

Kalah Telak 1-6, Persis Akui Kehebatan Semen Padang

Bola | Minggu, 10 April 2016 | 22:00 WIB

Hadapi ISC, Semen Padang Berencana Tambah Empat Pemain Asing

Hadapi ISC, Semen Padang Berencana Tambah Empat Pemain Asing

Bola | Kamis, 31 Maret 2016 | 09:01 WIB

Produksi Semen Nasional Kini Over Suplai

Produksi Semen Nasional Kini Over Suplai

Bisnis | Rabu, 30 Maret 2016 | 17:03 WIB

Target Produksi Semen Indonesia 2016

Target Produksi Semen Indonesia 2016

Foto | Selasa, 29 Maret 2016 | 17:32 WIB

Terkini

Lokasi SPBE Cimuning Dekat Pemukiman Warga Jadi Sorotan, Wawako Bekasi: Ini Pelajaran Mahal

Lokasi SPBE Cimuning Dekat Pemukiman Warga Jadi Sorotan, Wawako Bekasi: Ini Pelajaran Mahal

News | Kamis, 02 April 2026 | 13:05 WIB

Dua Pemotor Jadi Korban Ledakan SPBE Cimuning, Motor Tiba-tiba Mogok di Lokasi

Dua Pemotor Jadi Korban Ledakan SPBE Cimuning, Motor Tiba-tiba Mogok di Lokasi

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:53 WIB

Inggris Bergerak, 35 Negara Bahas Pembukaan Selat Hormuz Usai Konflik Iran

Inggris Bergerak, 35 Negara Bahas Pembukaan Selat Hormuz Usai Konflik Iran

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:48 WIB

Setelah Karni Ilyas, Kini Giliran Aiman Witjaksono Dipanggil Polisi Soal Ijazah Palsu Jokowi

Setelah Karni Ilyas, Kini Giliran Aiman Witjaksono Dipanggil Polisi Soal Ijazah Palsu Jokowi

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:45 WIB

Indonesia WFA, Korea Selatan Pakai Cara Ini Bikin Karyawan Hemat BBM Meski Kerja Full WFO

Indonesia WFA, Korea Selatan Pakai Cara Ini Bikin Karyawan Hemat BBM Meski Kerja Full WFO

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:39 WIB

Diplomasi Unik Prabowo di Korea: Hadiah Keris hingga Baju Anjing untuk Presiden Lee Jae Myung

Diplomasi Unik Prabowo di Korea: Hadiah Keris hingga Baju Anjing untuk Presiden Lee Jae Myung

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:34 WIB

Dewan Keamanan PBB Kutuk Keras Insiden yang Menewaskan Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Dewan Keamanan PBB Kutuk Keras Insiden yang Menewaskan Tiga Prajurit TNI di Lebanon

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:29 WIB

Ngaku 'Allah Kedua' dan Ancaman Hamil Gaib, Dukun Cabul di Magetan Diringkus Polisi

Ngaku 'Allah Kedua' dan Ancaman Hamil Gaib, Dukun Cabul di Magetan Diringkus Polisi

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:25 WIB

Nuklir Iran Jadi Incaran Trump Lewat Operasi Militer Rahasia Pentagon

Nuklir Iran Jadi Incaran Trump Lewat Operasi Militer Rahasia Pentagon

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:18 WIB

WALHI Temukan 1.351 Titik Api Karhutla Terdeteksi di Konsesi Perusahaan: Mengapa Terjadi?

WALHI Temukan 1.351 Titik Api Karhutla Terdeteksi di Konsesi Perusahaan: Mengapa Terjadi?

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:15 WIB