Acara PPP di Sleman Berdarah, Simpatisan Tewas Dilempar Mercon

Siswanto

Minggu, 17 April 2016 | 20:19 WIB
Acara PPP di Sleman Berdarah, Simpatisan Tewas Dilempar Mercon
Ilustrasi garis polisi [suara.com/Nur Habibie]

Suara.com - Acara tabligh akbar Partai Persatuan Pembangunan yang diselenggarkan kelompok Djan Faridz di Jalan Kebon Agung Mlati, Sleman, Yogyakarta, Minggu (17/4/2016), diwarnai bentrokan berdarah. Akibatnya, simpatisan partai bernama Didin Bolawen, penduduk Tologoadi, Kecamatan Mlati, meninggal dunia akibat terkena lemparan mercon, sedangkan Taufan luka-luka.

"Kejadian jam 14.20 di dekat pohon beringin Kronggahan telah terjadi korban MD (meninggal dunia) atas nama Didin Bolawen dilempar mercon bantingan," kata Kepala Bidang Humas Polda Daerah Istimewa Yogyakarta AKBP Anny Pudjiastuti melalui pesan tertulis kepada Suara.com.

Anny mengatakan korban mengalami luka parah di bagian leher. Didin meninggal di tempat kejadian perkara.

Anny mengatakan pelakunya sampai sekarang belum berhasil ditangkap. Polisi masih menganalisa keterangan saksi di tempat kejadian perkara.

"Saat ini proses lidik ditangani Polres Sleman back up Polda DIY," kata Anny.

Acara tablig akbar itu digelar untuk menyikapi hasil Muktamar VIII di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Minggu, 10 April 2016.

Pembukaan yang dibuka Presiden Joko Widodo dan ditutup Wakil Presiden Jusuf Kalla itu menghasilkan ketua umum baru, Romahurmuziy, yang terpilih secara aklamasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Konflik PPP, Djan Ingin Bawa ke Pengadilan Den Haag dan OKI

Konflik PPP, Djan Ingin Bawa ke Pengadilan Den Haag dan OKI

News | Kamis, 14 April 2016 | 18:05 WIB

PPP Belum Juga Damai, Djan Faridz Menggugat ke MK Sore Ini

PPP Belum Juga Damai, Djan Faridz Menggugat ke MK Sore Ini

News | Kamis, 14 April 2016 | 16:50 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×