Jepang Pantau Pembangkit Nuklir Pascagempa Dahsyat

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Senin, 18 April 2016 | 09:47 WIB
Jepang Pantau Pembangkit Nuklir Pascagempa Dahsyat
Korban gempa di Kota Mashiki, Kumamoto tengah menyelamatkan diri. (Reuters)

Suara.com - Regulator atom Jepang menyatakan mulai memantau aktivitas pembangkit nulir setelah terjadi gempa dahsyat beberapa waktu lalu di barat daya Pulau Kyushu, Kamis pekan lalu. Sebab banyak infrastruktur rusak parah, 40 orang pun tewas.

Akibat gempa pasar saham Jepang jatuh 3 persen, Senin (18/4/2016) hari ini pasca gempa 7,3 SR. Ini karena gempa mengguncang pusat manufaktur selatan.

"Masih ada orang hilang. Kami ingin melakukan upaya lebih lanjut untuk menyelamatkan dan menyelamatkan orang-orang dan memprioritaskan kehidupan manusia," kata Perdana Menteri Shinzo Abe, Senin pagi.

Indeks saham Nikkei turun 3,2 persen karena para investor menimbang dampak dari gempa bumi pada rantai pasokan produsen dan asuransi. Pabrik untuk produsen utama termasuk Toyota, Sony dan Honda ditutup. Ini menyebabkan gangguan rantai pasokan di seluruh negeri.

Sementara tiga pembangkit nuklir di wilayah tersebut tidak terpengaruh oleh gempa. Semua penerbangan komersial ke bandara Kumamoto rusak dan banyak penerbangan yang dibatalkan. Bahkan kereta peluru Jepang ke wilayah tersebut juga ditangguhkan.

Wilayah Kumamoto merupakan pusat manufaktur penting di Jepang. Toyota mengatakan akan menghentikan produksi di pabrik di Jepang setelah gempa terganggu rantai pasokan. Begitu juga dengan raksasa elektronik Sony. Sementara itu, Honda mengatakan produksi di pabrik sepeda motor di selatan Jepang akan tetap ditangguhkan sampai Jumat. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jepang Kucurkan Anggaran Tambahan Atasi Gempa Dahsyat

Jepang Kucurkan Anggaran Tambahan Atasi Gempa Dahsyat

News | Senin, 18 April 2016 | 08:58 WIB

Pencarian Korban Gempa Jepang, Puluhan Orang Diduga Terjebak

Pencarian Korban Gempa Jepang, Puluhan Orang Diduga Terjebak

News | Minggu, 17 April 2016 | 14:43 WIB

Gempa Kedua Guncang Kumamoto, Korban Jiwa Kini Jadi 40 Orang

Gempa Kedua Guncang Kumamoto, Korban Jiwa Kini Jadi 40 Orang

News | Minggu, 17 April 2016 | 01:08 WIB

Kumamoto Diguncang 130 Gempa Susulan, Ribuan Rumah Tanpa Listrik

Kumamoto Diguncang 130 Gempa Susulan, Ribuan Rumah Tanpa Listrik

News | Jum'at, 15 April 2016 | 14:40 WIB

Gempa Kumamoto, Sebagian WNI Mengungsi di Kampus dan Masjid

Gempa Kumamoto, Sebagian WNI Mengungsi di Kampus dan Masjid

News | Jum'at, 15 April 2016 | 14:29 WIB

Dampak Gempa Jepang

Dampak Gempa Jepang

Foto | Jum'at, 15 April 2016 | 07:54 WIB

Korban Tewas Gempa Jepang Jadi 9 Orang, Ratusan Lainnya Luka-luka

Korban Tewas Gempa Jepang Jadi 9 Orang, Ratusan Lainnya Luka-luka

News | Jum'at, 15 April 2016 | 07:33 WIB

Gempa 6,4 SR Guncang Jepang Barat Daya, Tiga Orang Tewas

Gempa 6,4 SR Guncang Jepang Barat Daya, Tiga Orang Tewas

News | Jum'at, 15 April 2016 | 01:46 WIB

Gempa 5,9 SR Guncang Jepang

Gempa 5,9 SR Guncang Jepang

News | Minggu, 15 November 2015 | 04:03 WIB

Gempa 6,4 Skala Richter Guncang Jepang Pagi Ini

Gempa 6,4 Skala Richter Guncang Jepang Pagi Ini

News | Minggu, 31 Mei 2015 | 07:25 WIB

Terkini

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:05 WIB

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 22:10 WIB

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:53 WIB

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:42 WIB

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:15 WIB

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:31 WIB

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:30 WIB

Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat

Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:25 WIB

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:19 WIB

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:16 WIB