Polisi Cari DNA Pembunuh di Jasad Perempuan Korban Mutilasi

Liberty Jemadu | Suara.com

Senin, 18 April 2016 | 15:27 WIB
Polisi Cari DNA Pembunuh di Jasad Perempuan Korban Mutilasi
Ilustrasi mencari jejak DNA (Shutterstock).

Suara.com - Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Musyafak, mengatakan telah mengautopsi potongan-potongan tubuh yang diduga milik seorang perempuan yang ditemukan tewas dalam kondisi termutilasi di Cikupa, Tangerang, Banten.

Musyafak, di Jakarta, Senin (18/4/2016), mengatakan bahwa otopsi yang dilakukan di RSUD Tangerang itu dilakukan untuk mencari sampel DNA pelaku yang diduga tertinggal pada tubuh korban.

"Tim dokter forensik telah lakukan pengambilan sample," kata Musyafak.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa pengambilan sampel itu langsung dilakukan pada Jumat (15/4/2016). Dalam upaya itu polisi berusaha menganalisis DNA untuk mencocokan potongan-potongan tubuh dan mencari DNA lain, yang akan mengantarkan mereka kepada tersangka dalam kasus pembunuhan keji tersebut.

"Kami cari tahu apakah potongan tangan dan kaki yang ditemukan di lokasi berbeda, adalah benar milik korban yang sama," kata Musyafak, "Kami ambil sampel di kuku, dengan harapan di situ ada dua DNA. Kalau dua DNA, berarti yang satu pelaku. Ini salah satu tujuan kita mengambil sampel."

Sebelumnya Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Krishna Murti mengatakan sudah mengetahui siapa pelaku pembunuhan sadis tersebut.

"Kami sudah punya keterangan dari salah satu saksi kunci," kata Krishna di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, pekan lalu.

Krishna menambahkan Tim penyidik sudah menemukan identitas terduga pelaku pembunuhan sadis tersebut.

"Anggota masih terus di lapangan, diduga pelaku atas nama AG. Kita tahu dari keterangan saksi kunci. Kami akan sebarkan foto, untuk masuk daftar pencarian orang," beber Krishna.

Sebelumnya, diberitakan bahwa pada Rabu (13/4/2016) telah ditemukan potongan-potongan tubuh di sebuah kontrakan di Telaga Sari, RT 12 RW 01, Cikupa Kabupaten Tanggerang, Banten.

Potongan tubuh yang diduga milik seorang perempuan itu ditemukan sudah membusuk di dalam kantung plastik hitam. Identitas perempuan itu belum diketahui, meski polisi mengatakan ia dalam kondisi hamil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Temukan Saksi Kunci Pembunuhan Mutilasi di Cikupa

Polisi Temukan Saksi Kunci Pembunuhan Mutilasi di Cikupa

News | Jum'at, 15 April 2016 | 18:15 WIB

Perempuan Ini Mutilasi Lengan Suami dan Memberikannya pada Anjing

Perempuan Ini Mutilasi Lengan Suami dan Memberikannya pada Anjing

News | Selasa, 05 April 2016 | 20:34 WIB

Terkini

Reshuffle Kabinet Makin Dekat? Sekjen Demokrat Tegaskan Nasib Menteri di Tangan Prabowo

Reshuffle Kabinet Makin Dekat? Sekjen Demokrat Tegaskan Nasib Menteri di Tangan Prabowo

News | Kamis, 16 April 2026 | 17:08 WIB

Isu Reshuffle Kabinet Mencuat, Bahlil Bakal Jadi Menko? Begini Respons Sekjen Golkar

Isu Reshuffle Kabinet Mencuat, Bahlil Bakal Jadi Menko? Begini Respons Sekjen Golkar

News | Kamis, 16 April 2026 | 17:01 WIB

Kronologi Kasus Korupsi Nikel, Ketua Ombudsman Hery Susanto Diduga Terima Suap Rp1,5 Miliar

Kronologi Kasus Korupsi Nikel, Ketua Ombudsman Hery Susanto Diduga Terima Suap Rp1,5 Miliar

News | Kamis, 16 April 2026 | 16:58 WIB

Terima Penghargaan KWP Award 2026, Rizki Faisal: Jarak Geografis Tak Boleh Halangi Hak Hukum Warga

Terima Penghargaan KWP Award 2026, Rizki Faisal: Jarak Geografis Tak Boleh Halangi Hak Hukum Warga

News | Kamis, 16 April 2026 | 16:48 WIB

Jakarta Waspada Ledakan Kasus ISPA, Gubernur Pramono: El Nino Mengancam hingga September!

Jakarta Waspada Ledakan Kasus ISPA, Gubernur Pramono: El Nino Mengancam hingga September!

News | Kamis, 16 April 2026 | 16:47 WIB

Dukung Iran, Organisasi Houthi Siap Blokir Jalur Minyak Laut Merah

Dukung Iran, Organisasi Houthi Siap Blokir Jalur Minyak Laut Merah

News | Kamis, 16 April 2026 | 16:27 WIB

Apa Itu OSD HMT ITB? Mengenal Tradisi Musik Mahasiswa Tambang yang Sarat Lirik Mesum

Apa Itu OSD HMT ITB? Mengenal Tradisi Musik Mahasiswa Tambang yang Sarat Lirik Mesum

News | Kamis, 16 April 2026 | 16:21 WIB

Golkar Desak RUU Pemilu Segera Dibahas Jika Ingin Ada Perubahan: Akhir Tahun Tahapan Dimulai!

Golkar Desak RUU Pemilu Segera Dibahas Jika Ingin Ada Perubahan: Akhir Tahun Tahapan Dimulai!

News | Kamis, 16 April 2026 | 16:19 WIB

Analis Beberkan Dampak Mengerikan Bagi Asia Jika Iran Tutup Laut Merah

Analis Beberkan Dampak Mengerikan Bagi Asia Jika Iran Tutup Laut Merah

News | Kamis, 16 April 2026 | 16:13 WIB

Kata Nelayan Ciliwung Soal Ikan Sapu-sapu: Jadi Hama Sekaligus Bahan Baku Cilok

Kata Nelayan Ciliwung Soal Ikan Sapu-sapu: Jadi Hama Sekaligus Bahan Baku Cilok

News | Kamis, 16 April 2026 | 16:06 WIB