Bos Agung Sedayu Grup Kembali Diperiksa KPK

Pebriansyah Ariefana, Nikolaus Tolen

Selasa, 19 April 2016 | 11:36 WIB
Bos Agung Sedayu Grup Kembali Diperiksa KPK

Suara.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa bos PT Agung Sedayu Grup, Sugianto Kusuma alias Aguan. Ini merupakan pemeriksaan kedua Aguan terkait kasus penyuapan proyek reklamasi Teluk Jakarta..

Aguan pernah bertemu Pimpinan DPRD DKI Jakarta di Kawasan Pantai Indah Kapuk. Selasa (19/4/2016) ini, Aguan masih diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Mohamad Sanusi yang terlibat dalam kasus dugaan suap Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang reklamasi Pantai Utara Jakarta.

"Yang bersangkutan masih diperiksa sebagai saksi untuk tersangka MSN," kata Kepala Bagian Pberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha di Gedung KPK jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan.

Aguan sudah di Gedung KPK. Sama seperti saat kehadiran sebelumnya, Aguan tak sedikit pun bersedia memberikan keterangan tentang hubungan dirinya dengan kasus yang juga sudah menjerat Presiden Direktur PT. Agung Podomoro Land, Ariesman Widjaja tersebut.

Selain Aguan, KPK juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap Gamal Sinurat selakua Asisten Daerah Pembangunan dan Lingkungan Hidup Sekretariat Daerah DKI Jakarta. Dia juga kembali dipanggil KPK untuk menjadi saksi buat adik dari Mohamad Taufik, M Sanusi.

Kasus ini berawal dari operasi tangkap tangan KPK terhadap Sanusi pada Kamis (31/3/3016) malam. Ketika itu, dia masih menjabat Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra. Dia diduga menerima suap senilai Rp2 miliar dari Personal Assistant PT. Agung Podomoro Land (Tbk) Trinanda Prihantoro. Uang tersebut diduga titipan dari Presiden Direktur PT. Agung Podomoro Land Ariesman Widjaja.

Sehari setelah itu, Jumat (1/4/2016), Ariesman Widjaja menyerahkan diri ke KPK.Ketiga orang ini telah ditetapkan menjadi tersangka dan KPK terus mendalaminya.

Kasus dugaan penyuapan ini disinyalir untuk mempengaruhi proses pembahasan raperda tentang reklamasi. Ada tiga kewenangan pengembang yang diatur dalam rancangan. Yakni, keharusan menyerahkan fasilitas umum dan sosial, seperti jalan dan ruang terbuka hijau, kontribusi lima persen lahan, serta kontribusi tambahan sebesar 15 persen untuk menanggulangi dampak reklamasi.

Pengembang diduga keberatan dengan kontribusi tambahan 15 persen yang diatur di Pasal 110 Raperda Tata Ruang. Mereka pun melobi DPRD agar nilainya turun jadi lima persen.

Setelah aroma suap tercium, DPRD DKI Jakarta langsung menghentikan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anggota DPR:  Reklamasi Teluk Jakarta Terlalu Kotor

Anggota DPR: Reklamasi Teluk Jakarta Terlalu Kotor

News | Senin, 18 April 2016 | 22:23 WIB

Teman Tersangka Sanusi, Merry Hotma, Dicecar 23 Pertanyaan di KPK

Teman Tersangka Sanusi, Merry Hotma, Dicecar 23 Pertanyaan di KPK

News | Senin, 18 April 2016 | 21:59 WIB

Kontroversi Reklamasi, Menteri Rizal Minta Ahok Berkepala Dingin

Kontroversi Reklamasi, Menteri Rizal Minta Ahok Berkepala Dingin

News | Senin, 18 April 2016 | 21:48 WIB

Rizal Ramli: Nggak Ada yang Salah dengan Reklamasi Asal ...

Rizal Ramli: Nggak Ada yang Salah dengan Reklamasi Asal ...

News | Senin, 18 April 2016 | 21:28 WIB

Diperiksa KPK, Nono Sampono Bantah Ditanya Soal Reklamasi

Diperiksa KPK, Nono Sampono Bantah Ditanya Soal Reklamasi

News | Senin, 18 April 2016 | 21:26 WIB

Usai Diperiksa 9 Jam, M Taufik Bungkam Soal Rapat dengan Aguan

Usai Diperiksa 9 Jam, M Taufik Bungkam Soal Rapat dengan Aguan

News | Senin, 18 April 2016 | 20:46 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×