Jika Reklamasi Tak Dikaji, Perekonomian Pulau Jawa akan Hancur

Adhitya Himawan | Nikolaus Tolen | Suara.com

Sabtu, 23 April 2016 | 14:26 WIB
Jika Reklamasi Tak Dikaji, Perekonomian Pulau Jawa akan Hancur
Nelayan segel pulau G hasil reklamasi Teluk Jakarta. [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]
Guru Besar Manajemen Pembangunan Pesisir dan Lautan Institut Pertanian Bogor, Rokhmin Dahuri mengatakan bahwa kalau kebijakan untuk reklamasi saat ini tidak dikaji lagi maka perekonomian di Pulau Jawa akan hancur. Dengan hancurnya perekonomian, maka kehancuran ekologi juga akan menyusul.
 
"Kalimantan, Sulawesi, NTB(Nusa Tenggara Barat, NTT(Nusa Tenggara Timur), Bali, Maluku, dann Papua itu 85 persen wiayah Indonesia, tapi  sumbangannya hanya 15%,kalau ini tidak segera dikoreksi, ekonomi di Jawa akan hancur," kata Rokhmin di Warung Daun Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu(23/4/2016).
 
Lebih lajut dia menjelaskan bahwa apabila hal tersebut terus berlangsung, maka dikhawatirkan sumber daya dan pembangunan di wilayah di luar Jawa akan diambil oleh pihak asing. Dengan demikian, maka masalah yang hadir kedepannya adalah urbanisasi akan terus terjadi ke wilayah Jawa.
 
"Itu kan hancur dua-duanya, Jawa hancur luar Jawa mubazir. Kemudian ongkos logistik pun mahal sekali itu yang membuat menrut saya harus segera dikoreksi," katanya.
 
Dia pun mengatakan bahwa salah satu solusi praktisnya saat ini adalah dengan mengembangkan pembangunan di luar Pulau Jawa. Karena saat ini Pulau Jawa apalagi Jakarta sudah dipenuhi oleh banyak jiwa.
 
"Tingkatakan pembangunan di luar Jawa sehingga penduduk akan mengikuti gula-gula pembangunan, kalau infrastruktur kawasan industri, sekolah yang bagus dibangun diluar Jawa, maka orang akan mengikuti kesana, tidak perlu ada transmigrasi pun orang akan alamiah mengikuti keluar Jawa," kata Rokhmin.
 
Namun, dia juga mengaku kalau proyek reklamasi yang sudah berlangsung di Pantai Utara tersebut benar-benar dihentikan maka akan mecoreng nama Indonesia. Terlebih, kata dia di mata para investor.
 
"Karena sudah terlanjur, dan karena kalau tidak diteruskan pun iklim investasi di Indonesia akan semakin buruk. Di mata investor ini kan bukan hanya mendengar orang Indonesia tapi dunia, kalau di Indonesia proyek yang sudah berjalan bertahun-tahun tiba-tiba ada gejolak mendadak dihentikan, pasti rugi triliunan," kata Rokhmin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Askrindo dan IFG Sediakan Ribuan Tiket Mudik Gratis dari Pulau Jawa Hingga Sumatra

Askrindo dan IFG Sediakan Ribuan Tiket Mudik Gratis dari Pulau Jawa Hingga Sumatra

Bisnis | Rabu, 18 Februari 2026 | 10:03 WIB

Luka Menahun di Nadi Utara Jawa: Bukan Sekadar Bencana Alam, Apa yang Harus Dilakukan?

Luka Menahun di Nadi Utara Jawa: Bukan Sekadar Bencana Alam, Apa yang Harus Dilakukan?

Liks | Rabu, 21 Januari 2026 | 19:56 WIB

Alarm Banjir Jawa: Prabowo Perintahkan Aksi Cepat, Zona Merah Disisir

Alarm Banjir Jawa: Prabowo Perintahkan Aksi Cepat, Zona Merah Disisir

News | Senin, 19 Januari 2026 | 19:30 WIB

7 Tempat Wisata Alam Indah yang Tersembunyi di Pulau Jawa

7 Tempat Wisata Alam Indah yang Tersembunyi di Pulau Jawa

Your Say | Jum'at, 05 Desember 2025 | 07:14 WIB

Benarkah Gunung Semeru Adalah Paku Pulau Jawa? Inilah Sejarah dan Legendanya

Benarkah Gunung Semeru Adalah Paku Pulau Jawa? Inilah Sejarah dan Legendanya

Lifestyle | Kamis, 20 November 2025 | 12:57 WIB

Pemerataan Pembangunan Infrastruktur hingga ke Wilayah Timur Indonesia

Pemerataan Pembangunan Infrastruktur hingga ke Wilayah Timur Indonesia

Bisnis | Senin, 15 September 2025 | 18:36 WIB

Jumlah Ormas di Sulawesi Selatan Lebih Banyak dari Pulau Jawa

Jumlah Ormas di Sulawesi Selatan Lebih Banyak dari Pulau Jawa

News | Kamis, 28 Agustus 2025 | 16:44 WIB

4 Mobil Bekas Rp40 Jutaan, Solusi Anti Boncos Buat Anak Muda Dinamis

4 Mobil Bekas Rp40 Jutaan, Solusi Anti Boncos Buat Anak Muda Dinamis

Otomotif | Kamis, 21 Agustus 2025 | 15:45 WIB

Anak Muda Merapat! Ini 4 Mobil Bekas Keren Rp30 Jutaan yang Siap Diajak Keliling Pulau Jawa

Anak Muda Merapat! Ini 4 Mobil Bekas Keren Rp30 Jutaan yang Siap Diajak Keliling Pulau Jawa

Otomotif | Kamis, 14 Agustus 2025 | 16:54 WIB

Kenapa Udara di Jawa Makin Dingin? Bukan Apelion, Ini Penjelasan Ilmiah BMKG

Kenapa Udara di Jawa Makin Dingin? Bukan Apelion, Ini Penjelasan Ilmiah BMKG

News | Senin, 07 Juli 2025 | 19:01 WIB

Terkini

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:21 WIB

Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!

Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:00 WIB

China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar

China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:58 WIB

China Bantah Tuduhan Suplai Senjata ke Iran: Laporan Itu Dibuat-Buat!

China Bantah Tuduhan Suplai Senjata ke Iran: Laporan Itu Dibuat-Buat!

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:55 WIB

Kerugian Iran Tembus Rp4.300 Triliun, Garda Revolusi Siapkan Serangan Balasan ke AS-Israel

Kerugian Iran Tembus Rp4.300 Triliun, Garda Revolusi Siapkan Serangan Balasan ke AS-Israel

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:43 WIB

Sekjen PBB: Sudah Saatnya Israel dan Lebanon Bekerja Sama

Sekjen PBB: Sudah Saatnya Israel dan Lebanon Bekerja Sama

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:31 WIB

Dari Paris, Prabowo Kirim Ucapan Ulang Tahun ke Titiek Soeharto

Dari Paris, Prabowo Kirim Ucapan Ulang Tahun ke Titiek Soeharto

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:11 WIB

Bayar atau Babak Belur: Mengapa Premanisme Tanah Abang Tak Pernah Benar-Benar Hilang?

Bayar atau Babak Belur: Mengapa Premanisme Tanah Abang Tak Pernah Benar-Benar Hilang?

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:00 WIB

Izin ke Amerika Serikat, Negara Tetangga Ingin Beli Lebih Banyak Minyak dari Rusia

Izin ke Amerika Serikat, Negara Tetangga Ingin Beli Lebih Banyak Minyak dari Rusia

News | Rabu, 15 April 2026 | 06:50 WIB

AS dan Iran Dikabarkan Akan Kembali ke Meja Perundingan di Pakistan Akhir Pekan Ini

AS dan Iran Dikabarkan Akan Kembali ke Meja Perundingan di Pakistan Akhir Pekan Ini

News | Rabu, 15 April 2026 | 06:47 WIB