Menkumham Janji Hukum yang Terlibat Kerusuhan Lapas Banceuy

Pebriansyah Ariefana | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Minggu, 24 April 2016 | 13:21 WIB
Menkumham Janji Hukum yang Terlibat Kerusuhan Lapas Banceuy
Sipir Lapas Banceuy, Dedi Romadi, dicepat lantaran terlibat peredaran sabu 17 Kg di dalam lapas. (suara.com/ Agung Sandy)

Suara.com - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna H Laoly mengaku akan menindak tegas jika ada dugaan unsur pelanggaran sipir Lapas Banceuy, Bandung terkait tewas narapidana yang memicu kerusuhan di lapas tersebut pada Sabtu (24/4/2016) kemarin.

"Kalau memang adanya terlibat orang dalam, kita tindak," kata Yasonna usai menghadiri rapat koordinasi bidang kemaritiman PDIP, di Grand Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Minggu (24/4/2016).

Politikus PDIP itu mengaku bakal membela bawahannya apabila sudah bekerja dengan benar. Dia sendiri masih menyerahkan proses penyelidikan kasus kerusuhan Lapas Banceuy kepada pihak kepolisian setempat.

"Siapapun kalau mereka bertindak benar saya bela, kalau mereka tidak bertindak benar saya terdepan untuk menghukum mereka. Jadi kita serahkan ke polisi," kata Yasonna.

Terkait insiden kerusuhan di Lapas Banceuy, dia mengaku sudah beberapa kali mengimbau para petugas lapas untuk bekerja sesuai dengan norma hukum.

"Saya sudah sejak awal mengatakan jajaran jangan coba-coba bermain-main dengan cara-cara tidak benar melanggar hukum," katanya.

Siang ini, Menteri Yasonna akan mengumpulkan seluruh jajarannya untuk membahas insiden kerusuhan Lapas Banceuy hingga lapas itu ludes terbakar. Agenda pertemuan tersebut rencananya akan digelar di Kantor Kemenkumham, Jalan Rasuna Said pukul 14.00 WIB.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menkumham Bahas Insiden Lapas Banceuy Bandung

Menkumham Bahas Insiden Lapas Banceuy Bandung

News | Minggu, 24 April 2016 | 13:15 WIB

Polisi Selidiki Penyebab Kematian Napi Lapas Banceuy

Polisi Selidiki Penyebab Kematian Napi Lapas Banceuy

News | Minggu, 24 April 2016 | 06:25 WIB

Dokumen Napi Narkoba Lapas Banceuy Ludes Terbakar

Dokumen Napi Narkoba Lapas Banceuy Ludes Terbakar

News | Minggu, 24 April 2016 | 02:33 WIB

Diamankan, 3 Napi Provokator Kerusuhan Banceuy

Diamankan, 3 Napi Provokator Kerusuhan Banceuy

News | Sabtu, 23 April 2016 | 19:14 WIB

Menkumham Sayangkan Kerusuhan di Banceuy

Menkumham Sayangkan Kerusuhan di Banceuy

News | Sabtu, 23 April 2016 | 18:19 WIB

Pascarusuh, Ratusan Napi Masih Bertahan di Lapas Banceuy

Pascarusuh, Ratusan Napi Masih Bertahan di Lapas Banceuy

News | Sabtu, 23 April 2016 | 15:27 WIB

Usai Dipecat karena Sabu, Sipir Lapas Banceuy Diserahkan ke BNN

Usai Dipecat karena Sabu, Sipir Lapas Banceuy Diserahkan ke BNN

News | Senin, 01 Juni 2015 | 13:20 WIB

Menkumham Sidak di Lapas Banceuy

Menkumham Sidak di Lapas Banceuy

Foto | Sabtu, 30 Mei 2015 | 12:33 WIB

Terkini

Geger Temuan 11 Bayi di Sleman, DPR: Negara Tak Boleh Biarkan Mereka Jadi Korban

Geger Temuan 11 Bayi di Sleman, DPR: Negara Tak Boleh Biarkan Mereka Jadi Korban

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:44 WIB

Polisi Ungkap Penyebab Kematian Pimpinan BPK Haerul Saleh, Bahan Kimia Masih Diselidiki

Polisi Ungkap Penyebab Kematian Pimpinan BPK Haerul Saleh, Bahan Kimia Masih Diselidiki

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:37 WIB

Garudayaksa FC Jadi Sorotan Usai Naik Kasta, DPR: Juara Karena Kualitas, Bukan Perintah Presiden!

Garudayaksa FC Jadi Sorotan Usai Naik Kasta, DPR: Juara Karena Kualitas, Bukan Perintah Presiden!

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:26 WIB

TNI AL Siapkan Pangkalan untuk Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Target Tiba Sebelum HUT TNI

TNI AL Siapkan Pangkalan untuk Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Target Tiba Sebelum HUT TNI

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:24 WIB

Brimob Polda Metro Jaya Masih Berjaga di Markas Judi Online Hayam Wuruk Jakarta Barat

Brimob Polda Metro Jaya Masih Berjaga di Markas Judi Online Hayam Wuruk Jakarta Barat

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:22 WIB

Kemnaker Dorong Kesempatan Kerja Inklusif bagi Penyandang Disabilitas Tuli

Kemnaker Dorong Kesempatan Kerja Inklusif bagi Penyandang Disabilitas Tuli

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:19 WIB

Wow! Biaya Lahiran Normal di Negara Ini Lebih Mahal dari Rumah

Wow! Biaya Lahiran Normal di Negara Ini Lebih Mahal dari Rumah

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:07 WIB

JK Diserang Isu Miring, Aliansi Ormas Islam: Mungkin Mau Dirusak

JK Diserang Isu Miring, Aliansi Ormas Islam: Mungkin Mau Dirusak

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:02 WIB

Heboh Dugaan Jaringan Pedofilia WNA Jepang di Blok M, Polda Metro Turun Tangan

Heboh Dugaan Jaringan Pedofilia WNA Jepang di Blok M, Polda Metro Turun Tangan

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:01 WIB

PKS Usul Pemprov DKI Jakarta Blokir NIK Suami yang Tak Nafkahi Anak-Istri usai Cerai

PKS Usul Pemprov DKI Jakarta Blokir NIK Suami yang Tak Nafkahi Anak-Istri usai Cerai

News | Senin, 11 Mei 2026 | 16:50 WIB