Pemerintah Kebut Penyelerasan Aturan Proyek Reklamasi

Dythia Novianty, Agung Sandy Lesmana

Minggu, 24 April 2016 | 16:17 WIB
Pemerintah Kebut Penyelerasan Aturan Proyek Reklamasi
Nelayan segel pulau G hasil reklamasi. (Suara.com)

Suara.com - Pemerintah pusat dan Pemprov DKI Jakarta terus menyelaraskan aturan-aturan yang masih tumpang tindih dalam pelaksanaan proyek reklamasi Teluk Jakarta. Langkah ini dilakukan setelah adanya kesepakatan untuk melakukan moratorium proyek tersebut.

"Seperti diketahui, ada masing-masing kementerian ada dua dirjen termasuk juga Deputi Gubernur DKI, Kepala Bappeda, dan mereka sekarang sedang evaluasi mana-mana kebijakan yang harus diselaraskan," ungkap Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli saat mendatangi rapat koordinasi bidang kemaritiman PDIP di Grand Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Minggu (24/4/2016).

Meski belum bisa memastikan kapan keluarnya hasil keputusan dari komite gabungan yang dibentuk pemerintah. Namun, mantan Menteri Perekonomian itu memastikan, akan mengebut masalah aturan yang tumpang tidih dalam proyek reklmasi 17 pulau di pesisir Jakarta tersebut.

"Minggu depan mereka akan bertemu lagi. Jadi setiap minggu kita akan uber proses ini," katanya.

Dikatakan Rizal, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, juga terus melakukan kajian unfuk menganalisa mengenai dampak lingkungan dalam reklamasi tersebut.

"Nanti anak buahnya Ibu Siti yang akan melakukan evaluasi, melakukan audit yang pelanggaran dari pada peraturan UU yang berlaku," kata dia.

Sebelumnya, pemerintah sepakat untuk menghentikan sementara proyek reklamasi Teluk Jakarta hingga semua persyaratan pembangunan dipenuhi.

Guna mempercepat penyelesaian persoalan reklamasi Teluk Jakarta, Menko Kemaritiman Rizal Ramli memutuskan untuk membentuk joint committee untuk menyelesaikan permasalahan reklamasi.

Tim terdiri dari perwakilan masing-masing kementerian terkait plus Pemprov DKI Jakarta. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan diwakili dua dirjen dan dua direktur, Kementerian Kelautan dan Perikanan diwakili dua dirjen dan dua direktur, Kemendagri diwakili dua dirjen, dan perwakilan dari Sekretaris Kabinet.

Sementara, Kemenko Maritim dan Sumber Daya diwakili dua deputi. Provinsi DKI paling banyak wakilnya, meliputi deputi gubernur, asisten pembangunan, sekretaris daerah, dinas kelautan dan tim dari gubernur DKI.

"Tim ini akan mulai rapat Kamis mendatang. Merapatkan apa yang harus diselaraskan, melakukan audit aturan yang ada, apa yang bolong," pungkasnya.




Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Masukan PDIP Soal Proyek Reklamasi Teluk Jakarta

Ini Masukan PDIP Soal Proyek Reklamasi Teluk Jakarta

News | Minggu, 24 April 2016 | 16:05 WIB

PDIP Minta Pemerintah Libatkan Nelayan

PDIP Minta Pemerintah Libatkan Nelayan

News | Minggu, 24 April 2016 | 15:22 WIB

Soal Reklamasi, Staf Khusus Menteri PUPR Bela Ahok

Soal Reklamasi, Staf Khusus Menteri PUPR Bela Ahok

News | Sabtu, 23 April 2016 | 15:39 WIB

Jika Reklamasi Tak Dikaji, Perekonomian Pulau Jawa akan Hancur

Jika Reklamasi Tak Dikaji, Perekonomian Pulau Jawa akan Hancur

News | Sabtu, 23 April 2016 | 14:26 WIB

KLHK: Moratorium Reklamasi untuk Lihat Hal yang Kurang

KLHK: Moratorium Reklamasi untuk Lihat Hal yang Kurang

News | Sabtu, 23 April 2016 | 13:23 WIB

Proyek Reklamasi Teluk Jakarta Dianggap Sudah Menyimpang

Proyek Reklamasi Teluk Jakarta Dianggap Sudah Menyimpang

News | Sabtu, 23 April 2016 | 11:39 WIB

Terkait Kasus Suap Reklamasi, KPK Periksa Bupati Tangerang

Terkait Kasus Suap Reklamasi, KPK Periksa Bupati Tangerang

News | Jum'at, 22 April 2016 | 11:18 WIB

Nelayan Muara Angke Sebut PT MWS Masih Beroperasi di Pulau G

Nelayan Muara Angke Sebut PT MWS Masih Beroperasi di Pulau G

News | Kamis, 21 April 2016 | 18:12 WIB

Pengembang Pulau G Klaim Telah Penuhi Izin Reklamasi

Pengembang Pulau G Klaim Telah Penuhi Izin Reklamasi

Bisnis | Kamis, 21 April 2016 | 14:14 WIB

PT MWS Klaim Telah Hentikan Kegiatan Reklamasi Pulau G

PT MWS Klaim Telah Hentikan Kegiatan Reklamasi Pulau G

Bisnis | Kamis, 21 April 2016 | 13:27 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×