Ini Masukan PDIP Soal Proyek Reklamasi Teluk Jakarta

Dythia Novianty | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Minggu, 24 April 2016 | 16:05 WIB
Ini Masukan PDIP Soal Proyek Reklamasi Teluk Jakarta
PDIP gelar Rakor Kemaritiman di Jakarta, Minggu (24/4/2016). (Suara.com/Kurniawan Mas'ud)

Suara.com - Pemerintah telah sepakat memoratorium proyek reklamasi teluk Jakarta sampai segala persyaratan pembangunan dipenuhi. Supaya proyek reklamasi itu dilanjutkan, pemerintah telah membentuk komite gabungan yang dikoordinatori Menteri Kemaritiman Rizal Ramli.

Terkait hal tersebut, PDI Perjuangan memberikan beberapa masukan kepada pemerintah agar pemerintah bersama pengembang bisa memberikan jaminan hidup kepada para nelayan yang menjadi korban proyek reklmasi tersebut.

"Misalnya keputusannya lanjut, maka nelayan dan masyarakat pesisir harus diutamakan. Dalam tiga hal, terutama diberikan pemukiman yang lebih baik. Kedua, diberi peningkatan kapasitasnya, pelatihan untuk usaha lain. Ketiga, nelayan dan masyarakat lokal harus diberikan saham," kata Ketua DPP PDIP Bidang Maritim dan Perikanan Rokhim Dahuri di sela rapat koordinasi kemaritiman di Grand Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Pusat, Minggu (24/4/2016).

Menurutnya, apabila nantinya proyek reklamasi itu tetap dilanjutkan, maka hasil dari proyek tersebut harus juga bisa dirasakan oleh para masyarakat bawah terutama nelayan.

"Setiap pengembang yang punya hotel, apartemen, kawasan bisnis seperti di Taiwan. Jadi kemajuan ekonomi itu akan dinikmati juga oleh rakyat kecil. Ini mungkin trobosan baru PDI Perjuangan. Mudah2 bisa diterima pemerintah. Modernisasi ke depan bisa mensejahterakan wong cilik," kata dia.

Dikatakan Rokhim, pemerintah dan pengembang juga harus memikirkan munculnya pencemaran lingkungan dari dampak reklamasi tersebut. Kerusakan-kerusakan tersebut, kata dia, harus segara dibereskan.

"Dampak-dampak lingkungan yang sudah nampak, misalkan kerusakan terumbu karang, abrasi, erosi dan pencemaran. itu harus segera diperbaiki, harus segara direstorasi," ujarnya.

Terkait adanya moratorim proyek reklamasi tersebut. PDIP, kata dia, meminta pemerintah melibatkan para nelayan yang merasa dirugikan dari pembangunan 17 pulau buatan tersebut.

Lebih lanjut, Rokhim juga meminta semua pihak legowo terhadap keputusan pemerintah apakah proyek tersebut dihentikan atau dilanjutkan.

"Saran kami apapun keputusannya, apakah proyek reklamasi Jakarta ini terus atau distop semua pihak harus legowo. Enggak ada lagi kisruh karena negara ini butuh ketentraman. Perlu stabilitas agar investasi bisa masuk dan bisa membuka lapangan kerja," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PDIP Minta Pemerintah Libatkan Nelayan

PDIP Minta Pemerintah Libatkan Nelayan

News | Minggu, 24 April 2016 | 15:22 WIB

PDIP Ngomongin Ahok di Pertemuan 'Akbar'

PDIP Ngomongin Ahok di Pertemuan 'Akbar'

News | Minggu, 24 April 2016 | 14:30 WIB

Kebiasaan PDIP Akan Suruh Kandidat Cagub DKI Daftar Seleksi

Kebiasaan PDIP Akan Suruh Kandidat Cagub DKI Daftar Seleksi

News | Minggu, 24 April 2016 | 12:56 WIB

Puan Gantikan Megawati Buka Rakor Kemaritiman PDIP

Puan Gantikan Megawati Buka Rakor Kemaritiman PDIP

News | Minggu, 24 April 2016 | 10:47 WIB

Soal Reklamasi, Staf Khusus Menteri PUPR Bela Ahok

Soal Reklamasi, Staf Khusus Menteri PUPR Bela Ahok

News | Sabtu, 23 April 2016 | 15:39 WIB

Jika Reklamasi Tak Dikaji, Perekonomian Pulau Jawa akan Hancur

Jika Reklamasi Tak Dikaji, Perekonomian Pulau Jawa akan Hancur

News | Sabtu, 23 April 2016 | 14:26 WIB

KLHK: Moratorium Reklamasi untuk Lihat Hal yang Kurang

KLHK: Moratorium Reklamasi untuk Lihat Hal yang Kurang

News | Sabtu, 23 April 2016 | 13:23 WIB

Proyek Reklamasi Teluk Jakarta Dianggap Sudah Menyimpang

Proyek Reklamasi Teluk Jakarta Dianggap Sudah Menyimpang

News | Sabtu, 23 April 2016 | 11:39 WIB

Terkait Kasus Suap Reklamasi, KPK Periksa Bupati Tangerang

Terkait Kasus Suap Reklamasi, KPK Periksa Bupati Tangerang

News | Jum'at, 22 April 2016 | 11:18 WIB

Nelayan Muara Angke Sebut PT MWS Masih Beroperasi di Pulau G

Nelayan Muara Angke Sebut PT MWS Masih Beroperasi di Pulau G

News | Kamis, 21 April 2016 | 18:12 WIB

Terkini

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB